Jadi Single di Antara Teman Berpasangan? Ini 7 Cara Berdamai dengan Situasi
- Menjadi satu-satunya yang masih single di tengah lingkaran pertemanan yang sudah berpasangan bisa terasa tidak nyaman.
Undangan pernikahan, unggahan romantis di media sosial, hingga obrolan soal hubungan sering kali membuat seseorang merasa tertinggal. Psikolog klinis Jayne Miller, PsyD, menyebut kondisi ini memang tidak mudah.
“Merasa seperti orang luar atau berbeda dari yang lain memang selalu menjadi tantangan,” ungkapnya, dikutip dari SELF Magazine, Kamis (9/4/2026).
Baca juga: Cara Merespons Pertanyaan Mengenai Status Single dengan Bijak
Namun, status single bukan berarti harus merasa rendah diri atau kesepian. Kamu tetap bisa menikmati hidup dan menjaga hubungan pertemanan tetap sehat. Berikut tujuh cara menghadapi situasi tersebut.
7 Cara menerima status single saat teman sudah punya pasangan
1. Sadari bahwa kamu tidak sendiri dalam kondisi ini
Ketika dikelilingi teman-teman yang sudah memiliki pasangan, mudah sekali untuk merasa bahwa semua orang sudah “melangkah maju” sementara Anda tertinggal. Pikiran seperti ini sering memicu rasa tidak percaya diri.
Psikolog Jenny Taitz, PsyD mengingatkan, persepsi tersebut belum tentu benar.
“Mudah sekali menjadi ‘pengkritik diri sendiri’ dan menganggap hidup orang lain sudah berjalan maju sementara hidup kita tidak,” ujarnya.
Ia menambahkan, penting untuk melawan pikiran negatif tersebut dengan cara yang lebih realistis.
“Daripada terjebak dalam pola pikir itu, penting untuk menantangnya dengan sikap lebih baik pada diri sendiri,” jelasnya.
Mengembangkan sudut pandang yang lebih luas, bahwa banyak orang lain juga masih single, dapat membantu mengurangi rasa terisolasi.
2. Nikmati sisi positif dari kehidupan single
Menjadi single bukanlah sesuatu yang harus selalu dipandang negatif. Justru, fase ini bisa menjadi waktu terbaik untuk fokus pada diri sendiri.
Baca juga: Single Meetup Cindo Match, Cara Seru Para Jomblo Cari Pasangan secara Langsung
“Kadang kita terlalu fokus ingin punya hubungan sampai lupa bahwa menjadi single adalah waktu untuk fokus pada diri sendiri dan kebahagiaan kita,” kata Terapis hubungan Patrice Le Goy, LMFT.
Tanpa komitmen pasangan, kamu memiliki kebebasan lebih untuk mencoba hal baru, mengejar karier, atau sekadar menikmati waktu sendiri tanpa kompromi.
Bahkan, kamu juga bisa menghindari drama hubungan yang mungkin dialami orang lain.
3. Ubah cara pandang tentang third wheel
Banyak orang merasa canggung saat harus menjadi orang ketiga dalam pertemuan bersama pasangan. Padahal, situasi ini bisa diubah menjadi lebih nyaman dengan memilih aktivitas yang tepat.
Alih-alih ikut makan malam romantis yang intim, kamu bisa mengusulkan kegiatan kelompok seperti permainan, olahraga ringan, atau acara santai bersama.
Menurut Le Goy, aktivitas yang melibatkan semua orang secara setara dapat mengubah suasana.
Hal ini membuat kamu tidak lagi merasa sebagai tambahan, melainkan bagian dari kelompok yang sama.
4. Siapkan strategi untuk acara yang berbau romantis
Momen seperti Hari Valentine atau pernikahan sering menjadi pemicu rasa kesepian bagi sebagian orang yang masih single.
Oleh karena itu, penting untuk memiliki rencana agar tidak terjebak dalam perasaan negatif.
Le Goy menyarankan untuk tetap sibuk atau menciptakan kegiatan alternatif. Dengan memiliki rencana, kamu bisa merasa lebih siap secara emosional dan tidak terlalu terbebani oleh suasana sekitar.
5. Hadapi pertanyaan soal jodoh dengan bijak
Pertanyaan seperti “Kapan punya pasangan?” sering kali membuat tidak nyaman. Namun, kamu tidak harus menjawabnya secara defensif.
Miller menyarankan untuk mengalihkan pembicaraan secara halus. Misalnya dengan membahas pencapaian atau hal lain dalam hidup kamu.
Cara ini bukan hanya menghindari tekanan, tetapi juga mengingatkan bahwa nilai diri seseorang tidak ditentukan oleh status hubungan.
Baca juga: Perempuan Single Mandiri Menata Masa Depan Mulai dari Punya Rumah
6. Jujur pada perasaan
Merasa cemburu atau tersisih dalam situasi tertentu adalah hal yang wajar. Namun, penting untuk mengomunikasikan perasaan tersebut dengan cara yang sehat.
Taitz menyarankan untuk menyampaikan perasaan secara jujur tanpa menyalahkan orang lain.
“Saya senang untukmu, tapi saya sedang lelah dengan topik hubungan akhir-akhir ini. Bisakah kita membicarakan hal lain?,” adalah contoh yang ia berikan.
Menetapkan batasan bukan berarti merusak hubungan pertemanan, melainkan menjaga kenyamanan bersama.
7. Tetap percaya diri dengan status kamu
Menjadi single bukanlah kekurangan. Ini hanyalah fase kehidupan yang berbeda dari orang lain.
Dengan pola pikir yang tepat, kamu tetap bisa merasa utuh, bahagia, dan percaya diri tanpa harus terburu-buru mencari pasangan.
Fokuslah pada diri sendiri dan hubungan yang sehat dengan orang-orang di sekitar kamu.
Tag: #jadi #single #antara #teman #berpasangan #cara #berdamai #dengan #situasi