Aksesori Fashion 80-an yang Tren Lagi di 2026, Sudah Punya?
- Tren fashion akan selalu berputar. Apa yang populer di masa lalu kerap kembali menjadi sorotan, termasuk gaya khas era 1980-an yang kini kembali digandrungi pada 2026.
Tidak hanya pakaian, aksesori dari dekade tersebut juga kembali muncul di berbagai runway hingga street style. Mulai dari scrunchie yang playful hingga anting besar yang mencolok, semuanya kembali menjadi statement dalam berbusana.
Menurut image stylist bersertifikat dan pendiri Elizabeth Kosich Styling, Elizabeth Kosich, tren ini kembali karena menawarkan sentuhan fun sekaligus praktis. Berikut deretan aksesori fashion tahun 80-an yang kembali populer di 2026.
Baca juga: Demi Moore Debut Rambut Bob di Milan Fashion Week, Perubahan Fisik Ikut Disorot
6 Aksesoris fashion tahun 80-an yang tren di 2026
1. Scrunchie
Scrunchie menjadi salah satu aksesori yang paling mudah dikenali dari era 80-an. Kini, item ini kembali populer karena sifatnya yang praktis sekaligus stylish.
Tidak hanya berfungsi mengikat rambut, scrunchie juga menjadi aksen tambahan yang mempercantik tampilan. Materialnya pun beragam, mulai dari katun untuk siang hari hingga satin atau velvet untuk tampilan malam.
“Scrunchie adalah aksesori yang memberikan kejutan menyenangkan, seperti sentuhan fun yang muncul di tempat tak terduga,” jelas Kosich, disadur Best Life, Sabtu (4/4/2026).
Ia juga menambahkan, tren ini murah, ceria, dan mudah dirawat, sehingga penggunanya bisa memiliki banyak pilihan warna dan gaya.
Baca juga: Gaya Rambut Curtain Fringe Kembali Tren, Bikin Wajah Terlihat Lebih Muda
2. Fanny pack
Fanny pack atau tas pinggang kembali naik daun, meski kini sering disebut sebagai belt bag agar terdengar lebih modern.
Aksesori ini digemari karena memberikan kebebasan bergerak tanpa harus membawa tas besar. Selain itu, desainnya kini lebih beragam, mulai dari sporty hingga versi mewah dari brand ternama.
“Semua orang menyukai kebebasan tangan, itulah mengapa tren ini kembali populer,” ujar Kosich.
Fanny pack juga fleksibel dipakai dengan berbagai cara, seperti diselempangkan di dada atau dikenakan di pinggang untuk menonjolkan siluet tubuh.
Baca juga: Tren Sewa Tas Branded dan iPhone Meningkat Jelang Lebaran 2026
Tas pinggang termasuk tren lama yang muncul kembali.
3. Corset belt
Aksesori lain yang kembali tren adalah corset belt. Item ini berfungsi untuk menegaskan bentuk pinggang sekaligus memberikan sentuhan dramatis pada outfit.
Corset belt bisa dipadukan dengan berbagai gaya, dari kasual hingga formal. Misalnya, dipakai di atas kemeja longgar atau dress untuk menciptakan tampilan lebih berstruktur.
Menurut Kosich, corset belt bisa digunakan untuk tampilan santai seperti tank top dan jeans, atau mempercantik gaun pesta.
Hal ini membuat corset belt menjadi salah satu aksesori versatile yang cocok untuk berbagai kesempatan.
Baca juga: 4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4. Aksesori punk
Gaya punk yang identik dengan rantai, studs, dan spike juga kembali menjadi tren. Aksesori ini memberikan kesan edgy dan berani pada penampilan.
Di era modern, aksesori punk tidak selalu dipakai secara ekstrem. Banyak orang menggunakannya sebagai aksen kecil untuk memperkaya gaya, seperti gelang rantai atau tas dengan detail metalik.
Aksesori ini cocok bagi mereka yang ingin tampil lebih ekspresif dan berbeda, tanpa harus mengubah keseluruhan gaya berpakaian.
5. Anting besar
Anting besar atau statement earrings menjadi salah satu ciri khas fashion 80-an yang kini kembali populer.
Aksesori ini mampu langsung mengubah tampilan sederhana menjadi lebih menarik. Namun, pemilihannya tetap harus disesuaikan dengan bentuk wajah.
“Meskipun anting statement selalu stylish, penting untuk mempertimbangkan proporsi wajah terlebih dahulu,” terang Kosich.
Ia menambahkan, wajah kecil lebih cocok dengan ukuran sedang, sementara wajah bulat atau persegi bisa tampil maksimal dengan ukuran besar.
Baca juga: Tampilan Hari Raya Lebih Istimewa dengan Aksesoris yang Elegan
6. Leg warmers
Leg warmers awalnya digunakan oleh penari untuk menjaga otot tetap hangat. Namun, pada era 80-an, aksesori ini menjadi bagian dari gaya sehari-hari.
Kini, leg warmers kembali populer, terutama dengan tren athleisure dan balletcore. Warna yang digunakan pun lebih beragam, dari netral hingga cerah.
Selain memberi kehangatan, leg warmers juga menambah dimensi pada outfit, terutama saat dipadukan dengan sneakers atau sepatu flat.
Kembalinya aksesori fashion 80-an di 2026 menunjukkan bahwa gaya klasik selalu memiliki tempat di dunia mode.
Dengan sentuhan modern, aksesori ini tidak hanya menghadirkan nostalgia, tetapi juga memberikan cara baru untuk berekspresi.
Baca juga: Gaya Ikonik Elizabeth Taylor Hidup Lagi di Video Musik Taylor Swift
Tag: #aksesori #fashion #yang #tren #lagi #2026 #sudah #punya