Bantah Rumor Hengkang, Grab: Indonesia Rumah Kami Tumbuh Bersama Masyarakat
Pengemudi Grab Indonesia bersama penumpang.(Dok. Grab Indonesia)
23:52
3 Juni 2026

Bantah Rumor Hengkang, Grab: Indonesia Rumah Kami Tumbuh Bersama Masyarakat

Grab membantah rumor di media sosial yang menyebut perusahaan berencana menghentikan operasinya atau keluar dari Indonesia.

CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menegaskan, kabar tersebut tidak benar. Ia pun menyatakan bahwa Grab tetap berkomitmen untuk tumbuh dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi digital di Indonesia.

"Grab senantiasa menghormati arahan dan kebijakan Pemerintah Indonesia serta berkomitmen untuk terus berjalan selaras dengan agenda nasional dalam memperkuat ekonomi digital kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Neneng dalam pernyataan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (3/6/2026) malam.

Neneng melanjutkan, Indonesia merupakan salah satu ekosistem penting bagi Grab. Perusahaan telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari satu dekade dan akan terus mengambil peran aktif dalam mendukung masyarakat.

Selama lebih dari 10 tahun beroperasi di Indonesia, imbuhnya, Grab telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari jutaan masyarakat. Kontribusi tersebut tecermin dari peran Grab terhadap sekitar 50 persen industri ride-hailing dan layanan pengantaran online.

Selain itu, tutur Neneng, Grab juga telah membantu menciptakan sekitar 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Perusahaan juga menjalankan program Grab untuk Indonesia dengan nilai lebih dari Rp 100 miliar yang ditujukan bagi mitra pengemudi.

Neneng menegaskan, Grab akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan berbagai pemangku kepentingan lain.

"Bagi Grab, Indonesia bukan sekadar ekosistem, melainkan rumah tempat kami tumbuh bersama masyarakat," imbuh Neneng.

Tag:  #bantah #rumor #hengkang #grab #indonesia #rumah #kami #tumbuh #bersama #masyarakat

KOMENTAR