Debu dan Sisa Makeup Bisa Picu Infeksi Mata, Ini Penjelasan Dokter
Membersihkan wajah setelah beraktivitas sering kali dianggap cukup untuk menjaga kesehatan kulit.
Namun, area mata juga membutuhkan perhatian khusus, terutama bagi mereka yang rutin menggunakan riasan mata atau sering beraktivitas di luar ruangan.
Dokter spesialis mata lulusan Universitas Padjadjaran, dr. Tri Wahyu, Sp.M, mengingatkan bahwa debu yang menempel pada bulu mata maupun sisa makeup yang tidak dibersihkan dengan baik dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mata, mulai dari mata kering hingga infeksi.
Makeup Mata Bisa Memicu Mata Kering
Menurut dr. Tri, penggunaan produk riasan mata seperti eyeliner dan maskara perlu dilakukan dengan hati-hati.
Pasalnya, produk tersebut sering diaplikasikan di area garis bulu mata yang berdekatan dengan lubang kelenjar minyak pada kelopak mata.
Kelenjar minyak ini berfungsi menghasilkan lapisan minyak yang membantu menjaga kelembapan permukaan mata.
Jika salurannya tersumbat oleh kosmetik, produksi minyak dapat terganggu dan menyebabkan mata lebih mudah kering.
"Kadang pemakaian riasan dilakukan agar mata terlihat lebih tajam. Namun, itu bisa menutup lubang saluran minyak sehingga mata menjadi lebih mudah kering," ujar dr. Tri dikutip dari ANTARA, Rabu (3/6/2026).
Mata kering dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti rasa perih, gatal, panas, mengganjal, hingga penglihatan yang terasa kurang nyaman saat beraktivitas.
Baca juga: Makeup Mata yang Tak Dibersihkan Bisa Memicu Munculnya Tungau, Ini Tandanya
Sisa Makeup dan Debu Tingkatkan Risiko Infeksi
Tak hanya menyebabkan mata kering, sisa makeup yang tertinggal juga dapat menjadi tempat menumpuknya kotoran dan bakteri.
Risiko ini semakin besar apabila seseorang sering beraktivitas di luar ruangan dan tidak membersihkan area mata setelah terpapar debu.
Partikel debu yang menempel pada bulu mata dapat memicu peradangan pada kelopak mata apabila dibiarkan dalam waktu lama.
Menurut dr. Tri, banyak orang tidak menyadari bahwa bulu mata juga dapat menjadi tempat menempelnya debu sebagaimana rambut pada bagian tubuh lainnya.
Karena itu, membersihkan area sekitar mata setelah beraktivitas di luar ruangan, berolahraga, atau menggunakan makeup menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan mata dan kelopak mata.
Waspadai Kosmetik Kedaluwarsa
Dokter Tri juga mengingatkan pentingnya memperhatikan masa penggunaan produk kosmetik, terutama produk yang digunakan di area mata.
Kosmetik yang sudah melewati masa pakai atau tidak disimpan dengan baik berisiko terkontaminasi bakteri.
Kondisi ini dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya blefaritis, yaitu peradangan pada kelopak mata yang dapat menyebabkan kemerahan, bengkak, hingga muncul bintitan.
Untuk menghindari risiko tersebut, pengguna kosmetik disarankan memeriksa simbol botol terbuka yang biasanya tercantum pada kemasan produk.
Umumnya, masa penggunaan terbaik produk kosmetik berkisar antara enam hingga 12 bulan setelah dibuka.
Cara Menjaga Kebersihan Mata
Agar kesehatan mata tetap terjaga, dr. Tri menyarankan beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap hari, yaitu:
- Membersihkan makeup mata hingga benar-benar bersih setelah digunakan.
- Mencuci wajah setelah beraktivitas di luar ruangan atau setelah berolahraga.
- Menggunakan alat pembersih yang bersih dan steril.
- Selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh area mata.
- Tidak menggunakan kosmetik yang sudah kedaluwarsa atau berubah tekstur dan aroma.
Baca juga: Dari Bella Hadid sampai Winter AESPA, Makeup Kurang Tidur Jadi Tren Baru
Pengguna Lensa Kontak Juga Harus Berhati-hati
Selain memperhatikan kebersihan makeup, pengguna lensa kontak juga perlu menjaga kebersihan mata secara optimal.
Dokter Tri menjelaskan bahwa lensa kontak yang digunakan terlalu lama atau tidak dirawat dengan benar dapat meningkatkan risiko infeksi pada kornea.
Karena itu, pengguna perlu mengikuti petunjuk penggunaan serta menjaga kebersihan tangan saat memasang maupun melepas lensa kontak.
Menurutnya, lensa kontak lunak atau soft lens umumnya digunakan selama enam hingga delapan jam per hari.
Penggunaan yang melebihi durasi tersebut dapat membuat mata terasa tidak nyaman dan meningkatkan risiko iritasi.
Ia juga mengingatkan agar lensa kontak tidak digunakan saat tidur maupun saat berenang.
Apabila mata mulai terasa tidak nyaman, perih, atau muncul tanda iritasi saat menggunakan lensa kontak, pengguna sebaiknya segera melepasnya dan menghentikan pemakaian sementara hingga kondisi mata kembali membaik.
Dengan menjaga kebersihan area mata, membersihkan makeup secara menyeluruh, serta menggunakan kosmetik dan lensa kontak dengan benar, risiko mata kering maupun infeksi dapat diminimalkan.
Tag: #debu #sisa #makeup #bisa #picu #infeksi #mata #penjelasan #dokter