Sakit Gigi Bisa Berdampak pada Kehamilan, Jangan Anggap Sepele
Ilustrasi ibu hamil.(Freepik/freepic.diller)
20:20
24 Januari 2026

Sakit Gigi Bisa Berdampak pada Kehamilan, Jangan Anggap Sepele

- Selama kehamilan, perhatian ibu hamil kerap terfokus pada pemeriksaan kandungan, asupan nutrisi, serta perkembangan janin. Namun, satu hal yang sering luput diperhatikan adalah kesehatan gigi dan mulut.

Padahal, masalah gigi saat hamil bukan sekadar soal nyeri atau rasa tidak nyaman. Infeksi pada gigi dan gusi dapat memicu peradangan yang berdampak pada kondisi kehamilan.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Gorga Udjung, Sp.OG., yang menegaskan bahwa pemeriksaan gigi merupakan bagian penting dari perawatan kehamilan yang tidak boleh diabaikan.

“Kalau gigi ada masalah, seperti berlubang, itu penting (diperiksa) karena infeksi peradangan dari gigi itu bisa menyebar,” ujar dr. Gorga dalam acara Newborn & Breastfeeding Class Blackmores Lacta Well di Jakarta Pusat, Sabtu (24/1/2026).

Infeksi gigi bisa berdampak pada kehamilan

Menurut dr. Gorga, infeksi gigi dapat menjadi sumber peradangan yang memicu berbagai keluhan selama kehamilan. Peradangan ini tidak hanya terbatas di area mulut, tetapi dapat menyebar ke bagian tubuh lain melalui aliran darah.

Kondisi tersebut membuat ibu hamil berisiko mengalami gangguan kehamilan yang tidak langsung dikaitkan dengan masalah gigi, seperti kontraksi ringan, kram perut, hingga munculnya flek.

Dalam praktiknya, dr. Gorga kerap menemukan kasus ibu hamil dengan keluhan yang tidak kunjung membaik meski sudah diberikan obat.

“Kadang-kadang pasien saya datang kontraksi, sering flek, kram-kram terus. Kita kasih antikontraksi kok masih juga. Rupanya inflamasinya, radangnya dari gigi,” jelas dr. Gorga.

Ia menjelaskan bahwa gigi berlubang atau infeksi gusi yang tidak ditangani dapat menjadi sumber peradangan tersembunyi. Selama sumber infeksi tersebut masih ada, keluhan kehamilan pun berisiko terus berulang.

Oleh sebab itu, ibu hamil disarankan untuk tidak menunda pemeriksaan gigi apabila mengalami nyeri, ngilu berkepanjangan, atau masalah gigi lainnya.

“Tetap periksa kalau memang ada masalah gigi, sakit, nyeri, atau berlubang. Itu penting karena infeksinya bisa dari sana,” tegas dr. Gorga.

Trimester kedua jadi waktu paling ideal cek gigi

Dokter Spesialis Obgyn, dr. Gorga Udjung, Sp.OG. dalam acara Newborn & Breastfeeding Class Blackmores Lacta Well, di Jakarta Pusat, Sabtu (24/1/2026).KOMPAS.com/Aliyah Shifa Rifai Dokter Spesialis Obgyn, dr. Gorga Udjung, Sp.OG. dalam acara Newborn & Breastfeeding Class Blackmores Lacta Well, di Jakarta Pusat, Sabtu (24/1/2026).

Dr. Gorga juga menegaskan bahwa waktu pemeriksaan perlu diperhatikan demi kenyamanan dan keamanan ibu.

Menurutnya, trimester kedua merupakan fase yang paling ideal untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan gigi, karena kondisi tubuh ibu relatif lebih stabil dibandingkan trimester lainnya.

“Nah, kenapa trimester dua? Karena trimester satu mungkin masih mual, masih susah untuk makan, jadi enggak nyaman,” ujarnya.

Kenapa bukan trimester pertama dan ketiga?

Pada trimester pertama, ibu hamil umumnya masih beradaptasi dengan lonjakan hormon yang memicu mual dan muntah. Kondisi ini membuat pemeriksaan gigi mungkin terasa kurang nyaman.

Sementara itu, pada trimester ketiga, ukuran perut yang semakin membesar dapat menimbulkan kendala saat pemeriksaan, terutama jika ibu harus duduk dalam waktu lama.

“Di trimester tiga juga begitu, karena sudah gede kehamilan, akan susah, takut kontraksi, posisi duduknya pemeriksaan juga nanti sudah mengganggu,” kata dr. Gorga.

Dengan mempertimbangkan faktor kenyamanan dan risiko, pemeriksaan gigi di trimester kedua dinilai paling optimal untuk ibu hamil.

Jangan tunda pemeriksaan jika ada keluhan

Dr. Gorga menegaskan bahwa pemeriksaan gigi sebaiknya tidak ditunda, terutama bila ibu hamil memiliki keluhan yang berpotensi menjadi sumber infeksi.

“Jadi sebaiknya di trimester dua itu sudah mulai dicek juga,” tutupnya.

Dengan pemeriksaan gigi yang tepat waktu, risiko infeksi dan komplikasi kehamilan dapat ditekan. 

Perawatan kehamilan pun menjadi lebih menyeluruh, tidak hanya berfokus pada janin, tetapi juga pada kesehatan ibu secara keseluruhan.

Tag:  #sakit #gigi #bisa #berdampak #pada #kehamilan #jangan #anggap #sepele

KOMENTAR