Ramai Gas Tawa dari Tabung Whipped Cream, Apa Risikonya bagi Tubuh?
Tabung whipped cream mengandung gas tawa nitrous oxide. Aman untuk medis, tapi berisiko memicu hipoksia dan gangguan saraf bila disalahgunakan. (freepik)
16:10
24 Januari 2026

Ramai Gas Tawa dari Tabung Whipped Cream, Apa Risikonya bagi Tubuh?

Tabung kecil yang selama ini dikenal sebagai wadah gas untuk membantu pembuatan whipped cream belakangan ramai diperbincangkan.

Tabung yang kerap disebut sebagai gas tawa diketahui berisi nitrous oxide, gas yang bila disalahgunakan dapat menimbulkan sensasi euforia sesaat.

Nitrous oxide dikenal sebagai laughing gas atau gas tawa. Zat ini memang bukan barang baru. Dalam dunia medis, gas tawa telah lama digunakan sebagai sedatif ringan dan anestesi.

Namun, penggunaan di luar konteks medis, tanpa pengawasan dan tanpa campuran oksigen, dapat membawa risiko kesehatan yang tidak sepele.

Apa itu gas tawa nitrous oxide?

Nitrous oxide adalah gas yang bekerja dengan memengaruhi sistem saraf pusat.

Dikutip dari Cleveland Clinic, gas ini dapat membantu seseorang merasa lebih rileks, mengurangi rasa cemas, dan menimbulkan sensasi ringan atau euforia.

Efeknya cepat muncul dan cepat hilang, sehingga sering dianggap “aman”.

Namun, keamanan tersebut hanya berlaku dalam penggunaan medis.

Di fasilitas kesehatan, nitrous oxide selalu diberikan dengan dosis terkontrol, dicampur oksigen, dan diawasi langsung oleh tenaga medis.

Masalahnya, ketika gas ini dihirup langsung dari tabung whipped cream atau balon, tubuh tidak mendapatkan perlindungan yang sama.

Apa bahayanya jika disalahgunakan?

Dalam penjelasannya di Instagram, dr. Dion Haryadi, PN1, CHC, AIFO-K, menyebutkan bahwa nitrous oxide dalam tabung whipped cream memang bukan obat atau suplemen.

Namun, efek sedatif ringannya dapat menimbulkan sensasi tenang, melayang, dan euforia secara akut.

Efek inilah yang membuat sebagian orang tergoda untuk menggunakannya secara rekreasional.

Sayangnya, penggunaan seperti ini sering dilakukan tanpa memahami risikonya.

“Penggunaan berulang atau rutin dapat memicu masalah kesehatan. Mulai dari gangguan syaraf seperti kesemutan, gangguan keseimbangan, kerusakan syaraf sampai ke gangguan mood, pingsan dan hipoksia atau kondisi di mana tubuh itu kekurangan oksigen,” jelas dr. Dion.

Tabung whipped cream mengandung gas tawa nitrous oxide. Aman untuk medis, tapi berisiko memicu hipoksia dan gangguan saraf bila disalahgunakan.
freepik Tabung whipped cream mengandung gas tawa nitrous oxide. Aman untuk medis, tapi berisiko memicu hipoksia dan gangguan saraf bila disalahgunakan.

Risiko hipoksia dan gangguan saraf

Salah satu risiko utama dari menghirup nitrous oxide sembarangan adalah hipoksia, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan oksigen.

Saat N?O dihirup tanpa oksigen tambahan, gas ini bisa “menggeser” oksigen di paru-paru, sehingga pasokan oksigen ke otak dan organ vital menurun.

Dampaknya bisa berupa: pusing dan sakit kepala, pingsan mendadak, gangguan pernapasan, hingga risiko cedera akibat kehilangan kesadaran.

Selain itu, laporan BBC News menyoroti bahwa penggunaan berlebihan nitrous oxide juga dapat mengganggu metabolisme vitamin B12.

Padahal, vitamin ini berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem saraf.

Jika kekurangan B12 terjadi, seseorang bisa mengalami: kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki, gangguan keseimbangan, kelemahan otot, perubahan suasana hati, hingga gangguan saraf yang bisa bersifat jangka panjang.

Dokter Dion juga menambahkan bahwa penggunaan kronis juga dapat memicu gangguan mood dan kerusakan sistem persarafan bila tidak segera dihentikan.

Berbahaya jika digunakan sembarangan

Perlu dipahami, nitrous oxide bukan zat terlarang dalam konteks medis.

Justru, gas ini banyak membantu pasien mengurangi rasa nyeri dan kecemasan, misalnya saat perawatan gigi atau persalinan.

“Kunci keamanannya ada pada pengaturan dosis, campuran oksigen, dan pemantauan medis,” ujar dr. Dion.

“Di luar itu, risikonya jauh lebih besar," tegasnya.

Karena meningkatnya penyalahgunaan, sejumlah negara mulai memperketat aturan terkait nitrous oxide.

BBC News melaporkan bahwa Inggris telah membatasi kepemilikan gas ini untuk penggunaan non-medis, menyusul lonjakan kasus gangguan kesehatan akibat penyalahgunaan.

Gas tawa dari tabung whipped cream menunjukkan bahwa sesuatu yang tampak sepele bisa menyimpan risiko serius.

Sensasi euforia yang muncul hanya berlangsung singkat, sementara dampak kesehatannya bisa bertahan jauh lebih lama.

Memahami perbedaan antara penggunaan medis dan penyalahgunaan menjadi langkah penting agar hal ini tidak berubah menjadi masalah kesehatan yang lebih besar, terutama di kalangan anak muda.

Tag:  #ramai #tawa #dari #tabung #whipped #cream #risikonya #bagi #tubuh

KOMENTAR