Bolehkah melakukan Diet Sebelum Ramadhan? Ini 4 Pertimbangan yang Perlu Kamu Tahu
Ilustrasi seseorang yang melakukan diet sebelum Ramadhan. (Freepik)
23:28
12 Januari 2026

Bolehkah melakukan Diet Sebelum Ramadhan? Ini 4 Pertimbangan yang Perlu Kamu Tahu

- Memasuki bulan suci Ramadhan, banyak orang mulai melakukan berbagai persiapan. Bukan hanya secara spiritual, tetapi juga dari sisi gaya hidup dan kesehatan. Termasuk melakukan diet sebelum Ramadhan.

saat Ramadhan, pola makan, jam tidur, hingga kebiasaan harian perlahan disesuaikan. namun, salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah "bolehkah diet sebelum Ramadhan?"

Pertanyaan soal diet sebelum Ramadhan ini wajar, mengingat puasa identik dengan perubahan pola makan yang cukup signifikan.

Diet sebelum Ramadhan sebenarnya tidak dilarang. Namun, ada sejumlah pertimbangan penting agar niat menjaga tubuh tetap bugar justru tidak berujung pada kelelahan atau gangguan kesehatan saat puasa dimulai.

Berikut empat hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan diet menjelang Ramadhan:

1. Tujuan Diet Harus Jelas dan Berorientasi Kesehatan

Diet sebelum Ramadhan sebaiknya memiliki tujuan yang realistis dan sehat, bukan sekadar untuk menurunkan berat badan secara cepat.

Jika tujuannya untuk memperbaiki pola makan, mengontrol porsi, atau menyiapkan tubuh agar lebih siap berpuasa, diet bisa menjadi langkah awal yang positif.

Pendekatan diet yang ideal adalah tetap memenuhi kebutuhan gizi harian, seperti karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral.

Tubuh membutuhkan cadangan energi dan nutrisi yang cukup untuk menghadapi perubahan jadwal makan saat sahur dan berbuka.

Diet ekstrem yang mengurangi asupan secara drastis justru berisiko membuat tubuh lemas di awal Ramadhan.

2. Adaptasi Pola Makan Lebih Penting daripada Diet Ketat

Menjelang Ramadhan, fokus utama sebaiknya bukan pada pembatasan makan berlebihan, melainkan pada pembiasaan pola makan yang lebih seimbang.

Mengurangi konsumsi gorengan, makanan tinggi gula, serta makanan olahan sejak sebelum puasa akan membantu tubuh beradaptasi lebih halus terhadap jadwal makan yang berubah.

Kebiasaan makan sehat sebelum Ramadhan juga membantu mengurangi risiko gangguan pencernaan, rasa lemas, dan dehidrasi yang sering muncul di hari-hari awal puasa.

Dengan kata lain, membangun rutinitas makan yang baik jauh lebih bermanfaat daripada menjalani diet ketat dalam waktu singkat.

3. Diet Berlebihan Justru Bisa Mengganggu Kondisi Tubuh

Diet yang terlalu ketat menjelang Ramadhan dapat membuat tubuh “kaget” ketika harus berpuasa.

Asupan energi yang terlalu rendah sebelum puasa berpotensi menurunkan stamina, memicu sakit kepala, hingga mengganggu metabolisme tubuh.

Perubahan pola makan yang dilakukan secara bertahap dinilai lebih aman dan nyaman. Tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri, terutama karena saat Ramadhan frekuensi makan berkurang menjadi dua kali sehari.

Menjaga kualitas makanan dan pola makan yang stabil jauh lebih penting dibandingkan menurunkan angka timbangan secara cepat.

4. Konsultasi dengan Tenaga Medis Sangat Dianjurkan

Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes, gangguan lambung, atau riwayat penyakit lainnya, diet sebelum Ramadhan sebaiknya tidak dilakukan sembarangan.

Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi membantu memastikan perubahan pola makan tetap aman dan sesuai kebutuhan tubuh.

Dengan pendampingan profesional, kamu bisa mendapatkan saran diet yang tepat, sekaligus memastikan tubuh siap menjalani puasa tanpa risiko kesehatan yang tidak diinginkan.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan untuk melakukan diet sebelum puasa Ramadhan.

Pada dasarnya boleh dilakukan, asalkan dijalani dengan cara yang sehat dan penuh pertimbangan.

Alih-alih mengejar hasil instan, persiapan terbaik menjelang puasa adalah membangun pola makan seimbang, menjaga hidrasi, dan menyesuaikan kebiasaan hidup secara bertahap. 

 

Editor: Bayu Putra

Tag:  #bolehkah #melakukan #diet #sebelum #ramadhan #pertimbangan #yang #perlu #kamu #tahu

KOMENTAR