6 Tips Merawat Alat Masak Stainless Steel agar Awet dan Tidak Mudah Berkarat
Ilustrasi Peralatan Masak dari Stainless Steel / Sumber : Freepik
06:42
22 Januari 2024

6 Tips Merawat Alat Masak Stainless Steel agar Awet dan Tidak Mudah Berkarat

 

 – Alat masak stainless steel dianggap sebagai salah satu peralatan terbaik yang dapat dibeli, baik oleh koki profesional maupun koki rumahan.

Hal ini dikarenakan alat memasak jenis  stainless steel ini ringan, kokoh, dan sangat tahan lama.

Peralatan masak stainless steel, umumnya dibuat dengan beberapa lapisan logam seperti aluminium dan paduan aluminium, yang disebut ‘ply’.

Lapisan-lapisan ini kemudian diakhiri dengan lapisan stainless steel yang berfungsi sebagai permukaan memasak.

Hal ini menciptakan panci dengan konduktivitas panas dan sirkulasi yang sangat baik, serta daya tahan yang luar biasa terhadap goresan dan perubahan bentuk. Alat ini tidak memerlukan perawatan khusus yang rumit.

Dilansir dari laman Made in Cookware, berikut ini panduan tentang cara merawat alat masak stainless steel agar awet dan tidak mudah berkarat.

  1. Rutinitas pembersihan harian

Cuci panci dengan air hangat, sedikit sabun cuci piring, dan spons lembut untuk mengatasi kotoran sehari-hari seperti sisa makanan dan sisa minyak. Tambahkan sedikit minyak siku untuk mengatasi kotoran yang lebih membandel.

  1. Hilangkan sisa masakan yang membandel

Gunakan Pembersih Baja Tahan Karat dan spons lembut untuk menghilangkan kotoran. Lalu, bilas dengan air hangat dan keringkan.

Bisa juga membersihkan dengan soda kue dan cuka. Taburkan soda kue gosok dengan spons, tambahkan cuka putih untuk membantu menghilangkan residu, dan bilas hingga bersih.

Air hangat dalam panci juga bisa membersihkan sisa masakan, gunakan alat non-abrasif untuk mengikis bagian bawah panci.

Jika perlu, gunakan campuran cuka dan air untuk kikis sisa makanan yang membandel, bilas dan keringkan.

  1. Teknik pemanasan yang tepat

Meskipun stainless steel tidak anti lengket seperti peralatan masak non-stick atau carbon steel, Anda dapat mencegah hal itu dengan selalu memanaskan panci sebelum menambahkan makanan.

Sebelum menambahkan minyak, panaskan panci di atas api sedang hingga sedikit panas, kemudian periksa apakah sudah cukup panas dengan menyemprotkan tetesan air ke permukaan.

Jika tetesan air membentuk butiran dan bergulir (tidak berserakan) di permukaan. Setelah itu, tambahkan minyak dan tunggu sebentar sebelum menambahkan bahan makanan.

  1. Memasak dengan alat masak yang tepat

Meskipun peralatan masak stainless steel tidak memiliki lapisan sehalus peralatan non-stick atau panci enameled cast iron, sebaiknya tetap berhati-hati terhadap alat masak yang bersifat abrasif seperti spatula, sendok, atau penjepit logam.

Meskipun hal itu tidak akan menyebabkan kerusakan serius, alat-alat ini dapat menyebabkan goresan permukaan panci.

Disarankan untuk menggunakan alat masak yang terbuat dari kayu, silikon, atau nilon. Alat-alat ini tahan lama namun cukup lembut untuk menghindari goresan pada panci.

  1. Gunakan temperatur memasak yang disarankan

Stainless steel sangat tahan terhadap panas. Produk Stainless Clad dapat digunakan di dalam oven hingga suhu 800°F, yang memungkinkan untuk memindahkan steak ke dalam oven setelah disear.

Meskipun risiko terjadi perubahan warna pada suhu tinggi, risiko perubahan bentuk atau kerusakan serius biasanya tidak perlu dikhawatirkan, terutama pada panci yang dilapisi penuh. Pastikan selalu menyesuaikan suhu bahan makanan dan memanaskan panci sebelum memasak.

  1. Simpan alat masak stainless steel dengan baik

Setelah membersihkan panci dari lemak, kotoran, dan noda yang sulit. Pastikan panci benar-benar kering sebelum disimpan untuk mencegah deposit kalsium pada tempat-tempat di mana air mengering.

Simpan dengan menggantung atau menumpuk panci. Jika menumpuk, letakkan pengaman seperti alas panci atau handuk di dalam dan di bawah panci untuk melindungi dari goresan.

***

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #tips #merawat #alat #masak #stainless #steel #agar #awet #tidak #mudah #berkarat

KOMENTAR