Arab Saudi Kecam Serangan Iran ke Kuwait, Sebut Langgar Hukum Internasional
Asap mengepul dari area bandara internasional Kuwait setelah serangan pesawat tak berawak yang dilaporkan terjadi pada 1 April 2026. Otoritas penerbangan sipil Kuwait mengatakan bahwa bandara internasional negara Teluk itu telah menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak Iran yang menyebabkan kebakaran besar di sebuah depot bahan bakar.(AFP)
08:48
2 Juni 2026

Arab Saudi Kecam Serangan Iran ke Kuwait, Sebut Langgar Hukum Internasional

Arab Saudi pada Senin (1/6/2026) mengecam keras serangan Iran yang ditujukan ke Kuwait.

Dilansir Arab News, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam apa yang disebut sebagai "serangan Iran yang berulang dan keji" terhadap Kuwait.

Pernyataan tersebut muncul setelah sistem pertahanan udara Kuwait mencegat serangan rudal dan drone yang diarahkan ke wilayahnya.

Baca juga: Kuwait Kena Imbas, Hadapi Gempuran Drone Iran yang Serang Pangkalan AS

Dalam pernyataannya, Riyadh menegaskan penolakan mutlak terhadap serangan tersebut karena dianggap melanggar kedaulatan Kuwait serta bertentangan dengan hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Kerajaan menegaskan penolakan kategorisnya terhadap serangan-serangan ini, yang melanggar kedaulatan Negara Kuwait dan merupakan pelanggaran yang jelas terhadap hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Arab Saudi juga memperingatkan bahwa tindakan tersebut dapat mengganggu berbagai upaya internasional untuk memulihkan keamanan dan stabilitas kawasan.

"Pelanggaran-pelanggaran ini merusak upaya internasional yang bertujuan memulihkan keamanan dan stabilitas di kawasan," lanjut pernyataan itu.

Riyadh tegaskan solidaritas untuk Kuwait

Arab Saudi kembali menegaskan solidaritasnya kepada pemerintah dan rakyat Kuwait. Riyadh menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh langkah yang diambil Kuwait untuk melindungi kedaulatan, keamanan, stabilitas, dan rakyatnya.

"Kerajaan juga menyampaikan solidaritasnya kepada Negara Kuwait, pemerintah dan rakyatnya, serta menegaskan kembali dukungan penuhnya terhadap semua langkah yang diambil Kuwait untuk menjaga kedaulatan, keamanan, stabilitas, dan rakyatnya yang bersaudara," kata Kementerian Luar Negeri Saudi.

Serangan terjadi di tengah ketegangan AS-Iran

Sementara itu, The National melaporkan bahwa Kuwait berada di bawah serangan pada Senin ketika Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan aksi militer di tengah gencatan senjata yang rapuh.

Baca juga: Iran Serang Sektor Air dan Energi Teluk, UEA-Bahrain-Kuwait Kena

Militer Kuwait menyatakan, sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat "rudal dan drone musuh" pada Senin pagi.

Ledakan yang terdengar disebut berasal dari upaya pertahanan udara menghadapi proyektil yang masuk. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan yang telah dikonfirmasi.

Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) juga menyatakan, telah mencegat dua rudal balistik Iran yang menargetkan pasukan AS di Kuwait sekitar pukul 07.00 waktu setempat.

"Rudal-rudal ini segera berhasil digagalkan dan tidak ada personel Amerika yang terluka," kata Centcom.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeklaim serangan tersebut merupakan respons terhadap operasi militer AS yang sebelumnya menghantam dua pusat komando dan kendali Iran di sekitar Selat Hormuz.

Negara-negara Teluk ikut mengecam

Gedung tertinggi di dunia Burj Khalifa di Dubai. Tinggi gedung ini lebih dari 800 meterPIXABAY/Hans-Jürgen Schmidt Gedung tertinggi di dunia Burj Khalifa di Dubai. Tinggi gedung ini lebih dari 800 meter

Selain Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) juga mengecam serangan tersebut.

Sekretaris Jenderal GCC Jasem Al Budaiwi menyebut serangan Iran ke Kuwait sebagai "eskalasi berbahaya dan tidak dapat diterima".

Kementerian Luar Negeri Kuwait sendiri menyebut serangan terbaru itu sebagai "eskalasi berbahaya dan serangan langsung terhadap keamanan dan stabilitas Negara Kuwait".

Pemerintah Kuwait menegaskan serangan tersebut melanggar hukum internasional, mengancam warga sipil serta infrastruktur penting, dan memperingatkan bahwa Kuwait berhak mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk mempertahankan keamanan dan wilayahnya.

Baca juga: Kebakaran Besar Landa Bandara Kuwait Usai Serangan Drone

Tag:  #arab #saudi #kecam #serangan #iran #kuwait #sebut #langgar #hukum #internasional

KOMENTAR