Trump Ingin Keluar dari Perang Iran, Teheran Tak Mau Lepas Begitu Saja
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menonton pertandingan UFC 327 di Kaseya Center pada 11 April 2026 di Miami, Florida.(GETTY IMAGES/TASOS KATOPODIS via AFP)
08:30
23 April 2026

Trump Ingin Keluar dari Perang Iran, Teheran Tak Mau Lepas Begitu Saja

- Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tengah mencari celah untuk keluar dari perang yang menguras biaya besar setelah secara sepihak memperpanjang masa gencatan senjata.

Sayangnya, Teheran mungkin enggan memberikan "kemenangan" begitu saja bagi Washington.

Persoalan utama terletak pada blokade angkatan laut yang masih dipertahankan Trump. Bagi Iran, blokade tersebut merupakan harga mati yang harus diakhiri sebelum mereka bersedia mempertimbangkan kesepakatan damai apa pun untuk mengakhiri konflik.

Meskipun Trump menaruh harapan besar pada putaran kedua perundingan di Pakistan dengan menyiapkan Wakil Presiden JD Vance untuk berangkat, pihak Iran secara tegas menolak menghadiri negosiasi lanjutan tersebut.

Baca juga: Gedung Putih Pastikan Gencatan Senjata Tetap Berlaku meski Iran Serang 3 Kapal

Dilema politik Trump

Keputusan Trump memperpanjang gencatan senjata didasari asumsi bahwa kepemimpinan di Iran tengah terbelah dan membutuhkan waktu untuk menyusun proposal. 

Namun, para analis melihat langkah ini lebih sebagai upaya Trump untuk berhenti memperburuk keadaan.

"Dia sebenarnya bisa saja semakin nekat dan terlibat dalam aksi militer yang lebih gegabah. Tetapi sejauh ini dia telah berhenti menggali lubang yang lebih dalam untuk dirinya sendiri," kata Alex Vatanka, seorang peneliti senior di Middle East Institute yang mempelajari Iran, dikutip dari AFP, Kamis (23/4/2026).

Bagi Trump, perang ini telah menjadi bencana politik. Sebagai presiden yang berkampanye dengan janji menghindari intervensi militer, ia kini menghadapi penentangan bahkan dari basis pendukung Partai Republik sendiri.

Di sisi lain, Iran membalas serangan AS dengan memperkuat kontrol di Selat Hormuz, yang berdampak langsung pada lonjakan harga BBM di AS menjelang pemilihan kongres.

Baca juga: Trump Hanya Punya Waktu Seminggu untuk Putuskan Nasib Perang Iran

Iran tak berada di ambang kehancuran

Seorang wanita Iran berjalan melewati mural anti-AS dan anti-Israel di Teheran pada 21 April 2026, di tengah gencatan senjata di wilayah tersebut.ATTA KENARE Seorang wanita Iran berjalan melewati mural anti-AS dan anti-Israel di Teheran pada 21 April 2026, di tengah gencatan senjata di wilayah tersebut.

Peneliti di Institut Studi Keamanan Nasional Universitas Tel Aviv dan Atlantic Council yang berbasis di Washington, Danny Citrinowicz mengatakan, Iran tidak berada di ambang keruntuhan dan tak akan menyerah.

"Trump tidak menginginkan eskalasi. Saya tidak mengatakan tidak akan ada eskalasi, tetapi dia mencoba untuk benar-benar menghabiskan semua opsi politik yang ada," katanya.

"Saya pikir Trump sudah muak dengan perang ini dan lebih dari itu, dia mengerti, terlepas dari apa yang dia katakan, bahwa harga yang harus dibayar hanya akan semakin mahal. Harganya tidak akan turun," sambungnya.

Namun, para pemimpin Iran sangat mencurigai keputusan perpanjangan gencatan senjata Trump.

Baca juga: AS Klaim Tahu Siapa Pihak Iran yang Akan Sepakat Akhiri Perang

Sebab, AS kerap melancarkan serangan saar para negosiatornya membahas kesepakan, sebuah pola yang juga terlihat tahun lalu.

Baik Trump maupun penguasa Iran, keduanya sama-sama sensitif terhadap anggapan apa pun tentang mundur dari tuntutan mereka.

Dengan mendeklarasikan blokade angkatan laut selama gencatan senjata, Trump telah memaksa Iran untuk merespons.

Sebagai salah satu jalan keluar yang mungkin, Vatanka menilai AS dapat mempertahankan blokade tersebut tetapi tidak dapat menegakkannya secara ketat.

"Pihak Iran akan tahu jika aturan itu tidak ditegakkan karena itu mudah diukur," jelas Vatanka.

"Iran bisa saja menyebutnya sebagai kemenangan, tetapi jika mereka bersikeras untuk membuka diri sepenuhnya, itu menunjukkan kepada saya bahwa mereka lebih tertarik pada citra publik daripada benar-benar mencapai kesepakatan. Itu akan menjadi kesalahan di pihak mereka," lanjutnya.

Tag:  #trump #ingin #keluar #dari #perang #iran #teheran #lepas #begitu #saja

KOMENTAR