Kenapa Trump Malah Bela Agen ICE yang Tembak Mati Ibu di Minneapolis?
Warga Minneapolis membuat tanda untuk mengenang tewasnya Renee Nicole Good, ibu berusia 37 tahun yang ditembak petugas Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) di Kota Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, Amerika Serikat, Kamis (8/1/2026).(AFP/CHARLY TRIBALLEAU)
20:06
9 Januari 2026

Kenapa Trump Malah Bela Agen ICE yang Tembak Mati Ibu di Minneapolis?

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela tindakan agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) yang menembak mati seorang ibu berusia 37 tahun, Renee Nicole Good, di Minneapolis, Minnesota.

Dalam wawancara bersama New York Times, Trump menegaskan bahwa penembakan itu terjadi karena agen ICE membela diri setelah Good diduga mencoba menabrak petugas dengan mobilnya.

“Saya ingin melihat tidak ada yang ditembak,” kata Trump saat mengundang wartawan ke Ruang Oval, Gedung Putih, Kamis (8/1/2026).

“Tapi saya juga ingin melihat tidak ada orang yang berteriak dan mencoba menabrak polisi,” lanjutnya, dikutip dari Newsweek.

Trump bahkan meminta ajudannya memutar ulang rekaman insiden dalam mode gerak lambat melalui laptop untuk memperkuat argumennya.

Presiden ke-47 AS itu menyebut peristiwa itu sebagai situasi yang mengerikan.

“Itu situasi mengerikan yang terjadi,” ujarnya, mengulang klaim pejabat federal bahwa Good berusaha menabrak agen ICE saat kejadian.

Sejalan dengan Trump, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem dan Wakil Presiden JD Vance juga menyatakan bahwa agen ICE bertindak untuk menyelamatkan nyawa.

Noem menyebut Good berusaha menghalangi petugas dan menguntit mereka menggunakan kendaraan.

“Agen tersebut menggunakan pelatihannya untuk menyelamatkan nyawanya sendiri dan rekan-rekannya,” tegas Noem.

Penolakan dari pejabat lokal

Potret Renee Nicole Good, ibu yang tewas ditembak Agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE), ditempel di tiang lampu jalan saat demo penembakannya pecah di Kota Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, AS, Kamis (8/1/2026),GETTY IMAGES NORTH AMERICA/STEPHEN MATUREN via AFP Potret Renee Nicole Good, ibu yang tewas ditembak Agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE), ditempel di tiang lampu jalan saat demo penembakannya pecah di Kota Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, AS, Kamis (8/1/2026),Namun, narasi pemerintah federal menuai bantahan dari pejabat lokal Minnesota.

Wali Kota Minneapolis Jacob Frey secara terbuka menyebut kronologi versi ICE sebagai tidak benar.

“Deskripsi (pemerintah) federal itu sampah,” kata Frey.

Wartawan New York Times yang menyaksikan langsung rekaman insiden di Ruang Oval juga mencatat bahwa tidak terlihat jelas momen saat petugas ditabrak.

Ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Trump sempat tampak ragu.

“Yah, menurut saya... Itu adegan yang mengerikan. Saya pikir itu mengerikan untuk ditonton. Tidak, saya benci melihatnya,” ujar Trump.

Gubernur Minnesota Tim Walz menyerukan agar penyelidikan negara bagian dilibatkan secara penuh.

Menurut dia, investigasi tidak boleh hanya dilakukan oleh otoritas federal.

“Warga mungkin tidak akan memercayai temuan federal, setelah pejabat tinggi termasuk presiden dan wakil presiden, secara terbuka memberikan pendapat mereka sebelum penyelidikan selesai,” kata Walz.

Kepala Biro Penangkapan Kriminal (BCA) Minnesota, Drew Evans, menyebut pihaknya kesulitan karena otoritas federal menghalangi akses terhadap bukti penting.

Hal ini menghambat penyelidikan independen yang seharusnya bisa dilakukan bersama FBI.

Di sisi lain, Noem menegaskan bahwa negara bagian tidak memiliki yurisdiksi atas kasus tersebut karena melibatkan agen federal di bawah kementerian yang ia pimpin.

Seorang pedemo meneriaki agen federal di luar gedung Whipple, Kota Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, Amerika Serikat, Kamis (8/1/2026). Amarah publik AS meluap setelah agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) menembak mati ibu berusia 37 tahun, Renee Nicole Good.GETTY IMAGES NORTH AMERICE/SCOTT OLSON via AFP Seorang pedemo meneriaki agen federal di luar gedung Whipple, Kota Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, Amerika Serikat, Kamis (8/1/2026). Amarah publik AS meluap setelah agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) menembak mati ibu berusia 37 tahun, Renee Nicole Good.Penembakan Renee Nicole Good menambah ketegangan antara pemerintah pusat dan negara bagian, terutama di tengah kebijakan keras Trump terhadap imigrasi dan kriminalitas.

Kebijakan tersebut menjadi bagian inti dari kampanye masa jabatan kedua Trump, dan tetap dijalankan meski terus menuai kritik dari para pejabat lokal yang menyebutnya provokatif.

Tag:  #kenapa #trump #malah #bela #agen #yang #tembak #mati #minneapolis

KOMENTAR