Hal yang Dikhawatirkan Terjadi, Inikah Awal Perang AS-Venezuela?
Api kebakaran di kompleks militer Fuerte Tiuna, setelah serangkaian ledakan mengguncang Caracas, Venezuela, Sabtu (3/1/2026). Amerika Serikat disebut telah memulai serangan darat di Venezuela.(AFP/LUIS JAIMES)
15:54
3 Januari 2026

Hal yang Dikhawatirkan Terjadi, Inikah Awal Perang AS-Venezuela?

- Serangkaian ledakan di Ibu Kota Caracas pada Sabtu (3/1/2026) dini hari membuat hal yang dikhawatirkan kini terjadi, yaitu serangan Amerika Serikat (AS) ke Venezuela.

Media-media "Negeri Paman Sam" menyebut serangan tersebut merupakan operasi militer yang diperintahkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro segera menetapkan status darurat di Caracas dan menyebut serangan itu bentuk agresi militer yang serius.

“Venezuela di hadapan komunitas internasional menolak, menyangkal, dan mengecam agresi militer sangat serius yang dilakukan Pemerintah Amerika Serikat saat ini terhadap wilayah dan rakyat Venezuela,” demikian pernyataan resmi Pemerintah Venezuela, dikutip dari AFP.

Ledakan terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat atau 13.00 WIB. Jurnalis AFP melaporkan suara dentuman keras dan deru pesawat terbang rendah terdengar di sejumlah titik ibu kota.

Panik di Caracas

Hubungan AS-Venezuela memanas setelah Presiden Donald Trump mengerahkan kapal perang ke Karibia dan menuduh Preisden Nicolas Maduro memimpin jaringan narkoba.AFP/JIM WATSON Hubungan AS-Venezuela memanas setelah Presiden Donald Trump mengerahkan kapal perang ke Karibia dan menuduh Preisden Nicolas Maduro memimpin jaringan narkoba.Kepanikan melanda warga Caracas. Banyak yang berhamburan keluar rumah ketika suara ledakan mulai terdengar.

“Seluruh daratan bergetar. Ini mengerikan. Kami mendengar ledakan dan pesawat di kejauhan,” kata Carmen Hidalgo, pegawai kantoran berusia 21 tahun, kepada The Guardian.

Asap terlihat membubung dari dua fasilitas militer utama di kota tersebut, yakni Pangkalan Udara La Carlota di pusat kota dan kompleks militer Fuerte Tiuna, salah satu tempat tinggal Presiden Maduro. Bandara Higuerote di bagian timur Caracas juga dilaporkan menjadi target.

Media AS seperti CBS News dan Fox News mengutip sumber anonim dari pemerintahan Trump yang menyatakan, militer AS terlibat langsung dalam operasi tersebut.

Target serangan disebut mencakup sejumlah instalasi militer strategis Venezuela.

Hingga berita ini diunggah, Gedung Putih dan Pentagon belum memberikan pernyataan resmi.

Jet tempur F-16 Venezuela buatan Amerika Serikat terbang saat pameran industri penerbangan di Pangkalan Udara Libertador, Maracay, Negara Bagian Aragua, Venezuela, 29 November 2025.AFP/FEDERICO PARRA Jet tempur F-16 Venezuela buatan Amerika Serikat terbang saat pameran industri penerbangan di Pangkalan Udara Libertador, Maracay, Negara Bagian Aragua, Venezuela, 29 November 2025.Sementara itu, Presiden Kolombia Gustavo Petro juga menyebut bahwa serangan AS telah terjadi.

Dalam unggahannya di media sosial X, Petro menulis, “Saat ini mereka membombardir Caracas... Membomnya dengan rudal.”

Ia juga menyerukan agar Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera menggelar sidang darurat.

Serangan ini menambah panjang daftar konflik antara AS dan Venezuela. Hubungan kedua negara telah lama memburuk akibat sanksi ekonomi Washington dan tuduhan pelanggaran hak asasi manusia yang ditujukan kepada pemerintahan Maduro.

Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti jumlah korban jiwa atau kerusakan akibat serangan tersebut.

Namun, situasi di Caracas masih belum stabil, dan Pemerintah Venezuela terus menyerukan kecaman terhadap aksi militer tersebut di hadapan komunitas internasional.

Tag:  #yang #dikhawatirkan #terjadi #inikah #awal #perang #venezuela

KOMENTAR