Seabank Indonesia Catat Lonjakan Laba Bersih hingga 288 Persen di Kuartal I 2026
Ilustrasi aplikasi SeaBank(Dok. SeaBank)
12:24
27 Mei 2026

Seabank Indonesia Catat Lonjakan Laba Bersih hingga 288 Persen di Kuartal I 2026

- PT Bank Seabank Indonesia mencatatkan laba bersih sebesar Rp 375,6 miliar sepanjang Kuartal I 2026. Capaian ini meningkat 288 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp 96,7 miliar.

Direktur Utama Sasmaya Tuhuleley mengatakan, kinerja positif tersebut ditopang oleh peningkatan efisiensi operasional dan optimalisasi aset, seiring pertumbuhan bisnis perseraon.

"Angka pertumbuhan ini adalah cerminan dari solusi nyata yang kami tawarkan. SeaBank telah menjadi rekan yang membantu masyarakat bertransaksi dengan lebih mudah dan cepat," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (27/5/2026).

Baca juga: SeaBank Cetak Laba Bersih Rp 678,4 Miliar, Penyaluran Kredit Tembus Rp 32,1 Triliun Per 2025

Dari sisi profitabilitas, tingkat pengembalian aset atau Return on Assets (ROA) SeaBank meningkat menjadi 4,01 persen.

Hal ini menunjukkan bahwa bank semakin efisien dalam mengelola risiko, dan mendiversifikasi sumber pendapatan seiring meningkatnya integrasi produk digital dalam aktivitas harian nasabah.

Hingga Maret 2026, total aset SeaBank tercatat mencapai Rp 49,7 triliun atau tumbuh 33 persen secara tahunan dibandingkan posisi Kuartal I 2025 sebesar Rp 37,4 triliun.

Dia mengungkapkan, pertumbuhan aset ditopang oleh ekspansi kredit dan penempatan likuiditas pada instrumen yang aman.

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) SeaBank tumbuh 44,58 persen year on year menjadi Rp 39,1 triliun hingga akhir Maret 2026. Pada periode yang sama tahun lalu, DPK SeaBank tercatat sebesar Rp 27 triliun.

Porsi dana murah (Current Account Saving Account/CASA) juga mendominasi sebesar 69,10 persen dari total DPK. Menurutnya, tingginya CASA menunjukkan semakin besarnya kepercayaan nasabah yang menjadikan SeaBank sebagai rekening utama transaksi harian.

"Kami akan terus menjaga momentum ini dengan menghadirkan teknologi layanan keuangan, demi menciptakan akses yang lebih luas bagi setiap lapisan masyarakat," ucapnya.

Baca juga: SeaBank Pilih Fokus Benahi Layanan, Wacana IPO Masih Ditahan

Sementara itu, penyaluran kredit SeaBank meningkat 40,83 persen secara tahunan menjadi Rp3 4,8 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 24,71 triliun.

Kredit difokuskan pada segmen ritel individu melalui direct lending dan kerja sama dengan multifinance serta mitra lending partner.

Di tengah ekspansi kredit tersebut, kualitas aset tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) gross sebesar 1,56 persen. SeaBank juga menjaga kecukupan modal dengan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 21,88 persen pada akhir Kuartal I 2026.

"Kinerja SeaBank di awal 2026 adalah bukti nyata bahwa bank digital dapat tumbuh pesat sekaligus tetap pruden," tuturnya.

Dari sisi pengguna, SeaBank mengungkapkan jumlah nasabah telah melampaui 30 juta hingga akhir Maret 2026. Adapun rata-rata transaksi harian mencapai lebih dari 13 juta transaksi dengan perputaran uang lebih dari Rp 6 triliun per hari pada Maret 2026.

Tag:  #seabank #indonesia #catat #lonjakan #laba #bersih #hingga #persen #kuartal #2026

KOMENTAR