Rusuh di Leipzig, Polisi Jerman Pulangkan 60 Penggemar Crystal Palace
Kiper Crystal Palace, Dean Henderson, dan bek Chris Richards merayakan kemenangan setelah pertandingan leg kedua semifinal UEFA Conference League antara Crystal Palace dan Shakhtar Donetsk di Selhurst Park, London, pada 7 Mei 2026. Crystal Palace memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.(AFP/GLYN KIRK)
16:41
27 Mei 2026

Rusuh di Leipzig, Polisi Jerman Pulangkan 60 Penggemar Crystal Palace

Sejumlah suporter yang diduga berasal dari kubu Crystal Palace melakukan aksi yang merugikan saat berada di Leipzig jelang final Liga Konferensi Eropa 2025-2026.

Pertandingan Crystal Palace vs Rayo Vallecano dijadwalkan berlangsung di Stadion Red Bull Arena, Leipzig, Kamis (28/5/2026) pukul 02.00 WIB.

Ribuan penggemar telah tiba di Leipzig untuk menyaksikan laga final paling bersejarah bagi kedua tim.

Baca juga: Jadwal Crystal Palace Vs Rayo Vallecano di Final Liga Konferensi Eropa

Sebanyak 60 penggemar Crystal Palace diduga melakukan onar dan sempat terlibat kericuhan dengan suporter Rayo Vallecano.

Akibatnya, polisi setempat meminta agar para pendukung Crystal Palace untuk meninggalkan pusat kota Leipzig.

Polisi Bertindak Tegas

Setelah video bentrokan antar penggemar rival di kota Jerman pada hari Selasa muncul secara online, Kepolisian Negara Bagian Sachsen mengonfirmasi bahwa dua orang telah ditangkap.

Selain itu, semua individu yang terlibat dalam kerusuhan tersebut diperintahkan untuk meninggalkan area tersebut.

Akibat kerusuhan, dua petugas, satu dari Kepolisian Federal dan satu dari Kepolisian Negara Bagian, mengalami luka ringan selama bentrokan dengan kedua kelompok penggemar.

Baca juga: Prakiraan Line Up Crystal Palace Vs Rayo Vallecano di Conference League

"Sekitar pukul 20:00, sekitar 300 penggemar Rayo Vallecano, yang dianggap berisiko tinggi melakukan hooliganisme, berkumpul di pusat kota," demikian bunyi pernyataan dari Kepolisian Negara Bagian Sachsen.

Menurut BBC, polisi mengatakan bentrokan "tiba-tiba pecah" dengan para penggemar Palace yang duduk di teras luar Leo's Brasserie dan Dhillons.

"Botol, gelas bir, dan perabot pub dilemparkan satu sama lain. Perkelahian fisik juga terjadi," tambah pernyataan polisi.

Baca juga: Hasil Crystal Palace vs Arsenal 1-2: Akhir Sempurna Sang Juara

Daichi Kamada (tengah) merayakan gol dengan rekan satu timnya dalam pertandingan sepak bola leg pertama semifinal Liga Konferensi UEFA antara FC Shakhtar Donetsk vs Crystal Palace FC di Krakow, Polandia pada 30 April 2026. (Foto oleh Wojtek RADWANSKI / AFP)AFP/WOJTEK RADWANSKI Daichi Kamada (tengah) merayakan gol dengan rekan satu timnya dalam pertandingan sepak bola leg pertama semifinal Liga Konferensi UEFA antara FC Shakhtar Donetsk vs Crystal Palace FC di Krakow, Polandia pada 30 April 2026. (Foto oleh Wojtek RADWANSKI / AFP)

Provokasi dari Suporter Crystal Palace

Mencegah kericuhan meluas, kepolisian memisahkan kedua kubu dan melakukan pemeriksaan kepada para penggemar.

"Petugas di lokasi kejadian segera turun tangan dan memisahkan kedua kelompok penggemar, memeriksa identitas lebih dari 300 orang, dan mengeluarkan perintah pembubaran," jelasnya.

Para perusuh melakukan aksi provokatif kepada pendukung dari Spanyol saat melawati kawasan tersebut.

Baca juga: Hasil Conference League: Crystal Palace Menang, Rekor Gol 21 Detik

"Para pembuat onar yang dikenal dari Crystal Palace pindah ke area Penguin Ice Bar dan sekitar 60 orang memprovokasi para penggemar Spanyol yang lewat dan dikepung oleh polisi federal," sambungnya.

Operasi kepolisian selesai sekitar pukul 03.15 WIB pada Rabu dini hari dan melibatkan lebih dari 320 suporter.

Pihak kepolisian setempat menyebutkan bahwa “festival suporter” yang digelar di kawasan pasar Leipzig berlangsung aman dan tertib, dengan kehadiran sekitar 2.000 pendukung dari kedua tim.

Tag:  #rusuh #leipzig #polisi #jerman #pulangkan #penggemar #crystal #palace

KOMENTAR