Bahlil Jamin Stok Minyak dan Gas Elpiji di Atas Standar Minimum Nasional
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat ditemui di Istana, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)
10:44
13 Mei 2026

Bahlil Jamin Stok Minyak dan Gas Elpiji di Atas Standar Minimum Nasional

- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjamin stok minyak dan Elpiji di atas standar minimum nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Hal ini, ia sampaikan langsung kepada Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Selasa (12/5/2026).

"Tadi saya melaporkan pada presiden kaitannya dengan kesiapaan BBM kita sampai dengan hari ini, maupun LPG maupun crude (minyak mentah) semua diatas standar minimun nasional. jadi insya Allah tidak ada masalah," jelas Bahlil dikutip dari Kontan.

Baca juga: Bahlil Buka Peluang Penyesuaian Mandatori B50 Bila Uji Teknis Terkendala

Meski berada di atas standar minimum, Bahlil terus memantau cadangan energi nasional secara berkala.

Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi bila munculnya gangguan.

Ketika bertemu Prabowo, ia juga membahas soal izin usaha pertambangan (IUP) terkhusus bila operasionalnya di kawasan hutan.

Baca juga: Apa Alasan Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang?

Pemerintah segera mengevaluasi IUP yang dinilai tak sesuai ketentuan.

"Ini sudah presiden menginstruksikan sejak dua bulan lalu kalau enggak salah untuk dilakukan evaluasi dan saya melaporkan perkembangan-perkembangan itu," jelas Bahlil.

Baca juga: Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang setelah Diprotes Pengusaha

Tunda kenaikan royalti

Menyoal penerapan royalti tambang untuk komoditas tembaga, timah, nikel, emas, dan perak, pemerintah menundanya.

Kementerian ESDM tengah menyusun formulasi baru supaya seimbang antara negara dan pelaku usaha.

"Setelah mendengar masukan dari publik dan teman-teman pengusaha, maka ini saya akan pending untuk membangun formulasi yang baik, yang saling menguntungkan," jelas Bahlil.

Baca juga: Bahlil Bahas Interkoneksi Listrik Bersama Negara ASEAN

Formulasi baru nantinya menguntungkan negara tapi tanpa membebani pengusaha.

Pada Juni 2026, formulasi baru diharapkan sudah kelar dan bisa diterapkan.

"(Target Juni) masih kami pikirkan lagi. Andaikan pun itu harus mencari formulasi yang ideal, yang tidak boleh merugikan pengusaha tetapi juga pendapatan negara juga bisa kita optimalkan," katanya.

Baca juga: CNG Bakal Gantikan LPG 3 Kg, Bahlil: Lagi Diuji Coba

Artikel ini pernah tayang di Kontan dengan judul "Bahlil Lapor kepada Prabowo, Pasokan LPG hingga Minyak Mentah Aman" dan "Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang setelah Diprotes Pengusaha"

Tag:  #bahlil #jamin #stok #minyak #elpiji #atas #standar #minimum #nasional

KOMENTAR