Danamon dan MUFG Indonesia Siap Merger, Aset Gabungan Tembus Rp 482 Triliun
Layanan digital milik Danamon dan MUFG Indonesia.(Dokumentasi Danamon)
07:04
12 Mei 2026

Danamon dan MUFG Indonesia Siap Merger, Aset Gabungan Tembus Rp 482 Triliun

- PT Bank Danamon Indonesia Tbk menjajaki penggabungan operasional dengan MUFG Bank, Ltd., Kantor Cabang Jakarta atau MUFG Indonesia.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua entitas pada Senin (11/5/2026).

Dalam keterangan tertulis, manajemen Bank Danamon menyebut, dengan integrasi ini maka perusahaan dapat menyediakan layanan finansial dengan jangkauan nasabah yang lebih luas, memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan industri jasa keuangan dan perekonomian Indonesia.

"Apabila terlaksana, integrasi tersebut akan menggabungkan kekuatan, keahlian, serta jaringan global dan nasional kedua entitas secara optimal untuk menjadi salah satu institusi finansial global terdepan di Indonesia," tulis Bank Danamon dalam keterangan tertulis, Senin.

Pada tahap awal, kedua perusahaan sepakat memulai pekerjaan persiapan dengan tujuan untuk menandatangani perjanjian yang mengikat pada tahap selanjutnya.

Baca juga: Danamon dan MUFG Indonesia Jajaki Integrasi, Target Efektif pada 2027

Perseroan menjelaskan, struktur yang diusulkan untuk integrasi tersebut nantinya akan dituangkan dalam Rancangan Integrasi yang akan diajukan kepada otoritas terkait, diumumkan kepada publik, dan dimintakan persetujuan pemegang saham sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami memperkirakan bahwa integrasi ini akan efektif dalam kurun waktu tahun 2027," ungkap Bank Danamon.

Hingga proses integrasi diselesaikan, Danamon memastikan tidak terdapat perubahan terhadap kegiatan operasional Danamon maupun MUFG Indonesia.

Nasabah kedua bank tersebut tetap dapat bertransaksi dan menggunakan produk serta layanan finansial seperti biasa tanpa perubahan terhadap produk, layanan, jam operasional, maupun jaringan kantor yang ada saat ini.

Selain itu, seluruh hubungan kontraktual antara Danamon atau MUFG Indonesia dengan para mitra usaha, termasuk vendor, kontraktor, perusahaan alih daya, dan pihak lainnya, disebut tetap berlaku dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Baca juga: MUFG dan Danantara Dorong Kolaborasi Investasi Jepang–Indonesia

Untuk diketahui, hingga 31 Desember 2025, Bank Danamon memiliki total aset konsolidasian sebesar Rp 275,7 triliun. Sementara MUFG Indonesia memiliki total aset sebesar Rp 207 triliun.

Dengan demikian, apabila proses integrasi berjalan lancar, maka entitas akan memiliki aset gabungan sebesar Rp 482,7 triliun. Itu artinya, aset perusahaan akan menyalip PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk yang memliki aset sebesar Rp 456,19 triliun pada akhir 2025.

Sebagai informasi, Danamon merupakan bank umum swasta yang berdiri sejak 1956 dan menjadi entitas anak konsolidasian MUFG Bank, Ltd. sejak 2019.

Sementara itu, MUFG Indonesia yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1968. MUFG Indonesia saat ini melayani nasabah korporasi besar yang mencakup perusahaan Indonesia, Jepang, dan multinasional yang beroperasi di Indonesia.

"Apabila integrasi nantinya telah menjadi efektif, Bank Hasil Integrasi akan tetap menjadi entitas anak konsolidasian dari MUFG Bank, Ltd," kata Bank Danamon.

Perseroan juga menyatakan intensi integrasi tersebut sejalan dengan agenda Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong konsolidasi bank umum di Indonesia.

Tag:  #danamon #mufg #indonesia #siap #merger #aset #gabungan #tembus #triliun

KOMENTAR