Perkuat TKDN, SKK Migas Dorong Penggunaan Pompa Industri Lokal
Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri di sektor hulu migas.
Salah satunya pemanfaatan pompa industri lokal yang memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) tinggi.
SKK Migas bersama PT Sucofindo (Persero) pun melakukan kunjungan ke kantor pusat sekaligus pabrik PT Duraquipt Cemerlang di Depok, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026).
Baca juga: Tips Sederhana Bagi Masyarakat Hemat Penggunaan Energi dari SKK Migas
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) meninjau proses upgrading dan docking FSO Pertamina Abherka pada Jumat (9/6/2023).
Kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan industri domestik dalam menyuplai kebutuhan barang dan jasa sektor hulu migas nasional.
Duraquipt merupakan produsen pompa industri dalam negeri yang telah menyuplai kebutuhan sejumlah perusahaan migas atau Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).
Sekretaris SKK Migas Luky Agung Yusgiantoro mengatakan, dukungan terhadap industri dalam negeri merupakan bagian dari Pedoman Tata Kerja (PTK) SKK Migas.
Menurutnya, manufaktur dalam negeri memiliki kualitas yang bersaing dengan produk global.
Baca juga: SKK Migas Sebut Bisnis Asuransi Hulu Migas Masih Menguntungkan
"SKK Migas dan Sucofindo harus menyuarakan kepada publik bahwa manufaktur dalam negeri bisa bersaing dengan industri luar negeri, khususnya pompa industri," ujar Luky dalam kunjungannya, Kamis (30/4/2026).
Menurut dia, keberadaan manufaktur lokal seperti Duraquipt menunjukan industri nasional mampu menghasilkan produk yang kompetitif dan memenuhi standar internasional.
Duraquipt diketahui memproduksi pompa proses kimia sesuai standar ANSI/ASME B73.1, pompa sentrifugal API 610, pompa reciprocating API 674, hingga pompa pemadam kebakaran standar NFPA 20.
Luky menilai penguatan industri penunjang migas nasional tidak hanya bergantung pada aset dan teknologi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia (SDM).
Baca juga: SKK Migas Targetkan Keputusan Investasi Akhir Proyek Gas Masela Rampung Desember 2026
“SKK Migas terus mendukung TKDN untuk kepentingan kegiatan hulu migas. Ini merupakan pesan yang harus terus disampaikan terus-menerus bahwa industri dalam negeri perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah sekaligus dukungan profesionalisme dari SDM perusahaan," paparnya.
Sementara itu, CEO Duraquipt Cemerlang Steven Sutanto mengatakan, pasar pompa industri dalam negeri akan terus tumbuh seiring potensi proyek baru sektor hulu migas.
Maka dari itu, perusahaan akan mengoptimalkan peluang yang ada dengan menjaga standar kualitas internasional seperti API 610, API 674 dan NFPA 20, serta menjaga tingkat kandungan lokal berkisar 40-50 persen.
Selain menyuplai kebutuhan sektor migas, perusahaan juga menyediakan layanan pemeliharaan dan perbaikan berbagai jenis pompa industri untuk sektor petrokimia, pupuk, pembangkit listrik, pertambangan, hingga industri kertas.
Baca juga: SKK Migas Ngeluh Sumur Rakyat Jual Minyak Ke Kilang Ilegal
"Kami menjadi pelopor dalam konten lokal atau TKDN untuk pompa API, pompa ANSI/ASME, dan pompa pemadam kebakaran. Sertifikasi konten lokal atau TKDN kami dapat mencapai hingga 40-50 persen," kata Steven.
Vice President Strategic Business Unit Trade, Industry & Marine Sucofindo Aditya Rahman Aziz menambahkan, perusahaan mendukung penguatan penggunaan produk dalam negeri di sektor hulu migas.
Sucofindo akan terus menjalankan testing, inspection, and certification pada sektor migas.
"Kami berharap kolaborasi strategis dengan SKK Migas dan Duraquipt dapat terus berkembang untuk memperkuat kemandirian sektor hulu migas," pungkas Aditya.
Tag: #perkuat #tkdn #migas #dorong #penggunaan #pompa #industri #lokal