Kementan Cari Cara Simpan Kelebihan Stok Pangan Nasional, Ada Beras, Jagung, dan Daging Ayam
Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog di wilayah Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026).(Dokumentasi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
05:36
21 April 2026

Kementan Cari Cara Simpan Kelebihan Stok Pangan Nasional, Ada Beras, Jagung, dan Daging Ayam

- Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pemerintah, Sam Herodian, menjelaskan stok pangan nasional 2025 meningkat pesat.

Saat ini stok beras nasional mencapai 4,07 juta ton, memastikan ketahanan pangan aman.

Kementerian Pertanian (Kementan) tak puas begitu saja dengan capaian ini, produktivitas akan digenjot lagi agar mencapai 10 ton per hektare agar stok beras nasional melimpah.

Baca juga: Bulog Jajaki Beli Kantong Beras dari Malaysia

"Produktivitas kita masih di kisaran 4,5 ton–4,7 ton per hektar, sementara negara lain sudah bisa 10 ton per hektar. Ini yang belum kita kejar," jelas Sam dikutip dari Kompas.com, Senin (20/4/2026).

Di samping beras, pemerintah berusaha meningkatkan produk pangan lainnya seperti jagung menjadi 10,2 juta ton, bawang merah 2,18 juta ton dan cabai di angka 1,72 juta ton.

Baca juga: Cadangan Beras Pemerintah 4,9 Juta Ton, Bulog Sebut Rekor Tertinggi

Daging ayam juga mengalami kenaikan tercatat di angka 4,06 juta ton dan telur 631.000 ton.

Kini, ketersediaan pangan melimpah, tantangan berikutnya ialah menyimpan kelebihan stok.

"Sekarang ini bukan soal kekurangan bahan, melainkan bagaimana menyimpan dan mengelola kelebihan produksi," beber Sam.

Baca juga: Stok Beras Bulog 4,88 Juta Ton, Gudang Penuh di Seluruh Indonesia

9 komoditas surplus

Hal senada diungkap oleh Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, I Gusti Ketut Astawa yang menjelaskan Indonesia sudah surplus beras, jagung, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras, telur ayam ras, serta minyak goreng.

Walhasil kelebihan stok harus dijaga dan disimpan dengan baik agar tak menekan harga pasar.

"Artinya produksi kita melebihi kebutuhan. Ada ketersediaan, cadangan, dan carry over stock," jelas I Gusti Ketut dikutip dari Kontan.

Baca juga: Bulog Kejar Target Stok Beras Nasional Agar Capai 5 Juta Ton

Secara tahunan stok beras ditargetkan mencapai sekitar 16 juta ton hingga akhir 2026, dengan kebutuhan konsumsi nasional sekitar 2,8 juta ton per bulan. 

Hingga Juni 2026, stok beras masih berada di kisaran 15,8 juta ton, ini angka yang relatif aman.

“Sampai bulan Juni kita masih punya 15,8 juta ton. Ini sangat aman,” jelasnya.

Pemerintah saat ini menilai fokus kebijakan kini perlu bergeser ke penguatan kapasitas penyimpanan dan distribusi agar kelebihan pasokan tidak menekan harga pangan di pasaran.

Baca juga: Dirut Bulog Sebut Malaysia Mau Impor Beras dari RI 200.000 Ton

Artikel ini pernah tayang di Kontan dengan judul "Produksi Beras Naik 13,29%, Kementan: 9 Komoditas Surplus Jadi Tantangan Penyimpanan" dan "Stok Beras Melimpah, Stafsus Mentan: Kita Kesulitan Menyimpan..."

Tag:  #kementan #cari #cara #simpan #kelebihan #stok #pangan #nasional #beras #jagung #daging #ayam

KOMENTAR