Kejar Target Rp 22 Triliun pada 2026, PTPP Andalkan Proyek Pemerintah dan BUMN
Kantor PTPP(Dok. PTPP)
16:32
7 April 2026

Kejar Target Rp 22 Triliun pada 2026, PTPP Andalkan Proyek Pemerintah dan BUMN

PT PP (Persero) Tbk menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 22 triliun sepanjang 2026. Target ini ditopang proyek pemerintah berbasis APBN, proyek BUMN, serta proyek swasta.

Direktur Utama PT PP Novel Arsyad mengatakan, hingga April 2026 perusahaan telah mengantongi kontrak baru senilai Rp 4,5 triliun. Perusahaan masih memiliki waktu delapan bulan untuk mengejar target.

"Tentunya kita masih punya delapan bulan ke depan, di mana target kita di tahun 2026 ini sebesar Rp 22 triliun. Insyaallah masih di dalam koridor yang menjadi target kita ke depan," ujarnya dalam acara Earnings Call tahun buku 2025 secara daring, Selasa (7/4/2026).

Baca juga: Konsolidasi BUMN Karya, PT PP Susun Kerangka Merger dengan Adhi Karya

Sejumlah proyek strategis telah diperoleh. Proyek tersebut antara lain pembangunan RSU Adhyaksa Daerah Khusus Jakarta senilai Rp 266,5 miliar dan penanganan bencana Sumatera Utara ruas Sibolga-Barus sebesar Rp 263,7 miliar.

Proyek lain mencakup jetty dan prasarana pantai Lamongan senilai Rp 234 miliar. Ada juga penanganan bencana Aceh ruas Bireuen-Takengon Rp 148,3 miliar serta RS PHTC Tulang Bawang senilai Rp 112,7 miliar.

Novel menyebut perusahaan akan lebih selektif dalam memilih proyek. Fokus diarahkan pada proyek berbasis APBN.

"Dalam hal ini proyek-proyek Asta Cita di pemerintah menjadi fokus kita ke depan, karena semakin besar jumlahnya dan tersebar di seluruh Indonesia," kata dia.

Baca juga: PTPP Lepas Saham Dua Anak Usaha, Divestasi Ditargetkan Rampung Kuartal I-2026

Perusahaan juga membidik proyek BUMN dan swasta. Proyek swasta akan melalui evaluasi manajemen risiko yang ketat.

"Untuk proyek swasta, dalam hal ini lebih selektif dari sisi manajemen risiko yang sudah kita evaluasi dengan baik, supaya tidak mengulang permasalahan-permasalahan sebelumnya," ucapnya.

Sepanjang 2025, PT PP mencatatkan kontrak baru sebesar Rp 24,9 triliun. Pendapatan tercatat Rp 16,2 triliun.

"Jadi ini masih menunjukkan bagaimana dari pemberi tugas masih memberikan kepercayaan ke kita dalam menjalankan proyek-proyek ke depan," kata Novel.

Tag:  #kejar #target #triliun #pada #2026 #ptpp #andalkan #proyek #pemerintah #bumn

KOMENTAR