Obesitas Jadi Sorotan, BUMN Farmasi Buka Layanan Baru
Peluncuran layanan manajemen obesitas di Klinik Kimia Farma Kebayoran Lama, Jakarta.(DOK. KIMIA FARMA)
10:28
15 Februari 2026

Obesitas Jadi Sorotan, BUMN Farmasi Buka Layanan Baru

– Obesitas kian diposisikan sebagai persoalan kesehatan serius yang berdampak pada produktivitas dan biaya ekonomi rumah tangga. Di tengah tren tersebut, PT Kimia Farma Apotek (KFA) bersama PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) dan PT Novo Nordisk Indonesia meluncurkan layanan manajemen obesitas berbasis medis.

Layanan bertajuk Weight Management Program itu diperkenalkan dalam soft launching pada 13 Februari 2026 di Klinik Kimia Farma Kebayoran Lama, Jakarta. Program ini dirancang sebagai layanan terintegrasi, mulai dari skrining kesehatan, pemeriksaan diagnostik, konsultasi medis, hingga terapi berbasis bukti ilmiah.

Direktur Utama KFD Arie Genipa mengatakan, penguatan layanan kesehatan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam merespons kebutuhan masyarakat.

“Peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat Indonesia adalah komitmen utama Kimia Farma Diagnostika. Dengan hadirnya layanan Weight Management Program yang berkolaborasi dengan Kimia Farma Apotek dan Novo Nordisk, kami menghadirkan solusi terintegrasi dan berbasis bukti ilmiah untuk membantu masyarakat mengatasi obesitas secara sehat, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Arie dalam keterangan tertulis, Minggu (15/2/2026).

Baca juga: Cukupkah Cukai Minuman Berpemanis Mengatasi Diabetes dan Obesitas?

Layanan Terintegrasi di 10 Klinik

Pelaksana Tugas Direktur Utama KFA Junus Koswara menegaskan, obesitas tidak lagi sekadar isu berat badan, melainkan faktor risiko berbagai penyakit kronis yang dapat meningkatkan beban pembiayaan kesehatan.

“Obesitas bukan sekadar isu berat badan, tetapi faktor risiko berbagai penyakit kronis. Melalui kolaborasi ini, Kimia Farma Apotek ingin mempermudah masyarakat mendapatkan layanan manajemen berat badan yang komprehensif dalam satu ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi. Kami berharap program ini membantu masyarakat mengambil langkah nyata menuju hidup yang lebih sehat dan berkualitas,” kata Junus.

Layanan ini dibuka oleh Direktur Operasional KFD drg. Purwanti Amingsih, MARS., MPM., Ph.D. dan saat ini tersedia di 10 titik Klinik Kimia Farma.

Kolaborasi tersebut memperkuat sinergi antara entitas holding BUMN farmasi dan mitra farmasi global dalam menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya kuratif, tetapi juga preventif dan edukatif.

Baca juga: Obesitas dan Diabetes, Alasan Perlunya Cukai Kopi Susu Sachet dkk

Transformasi Layanan Kesehatan

Manajemen menyebut, program ini juga menjadi bagian dari transformasi strategis KFD dalam memperluas peran sebagai mitra kesehatan yang proaktif.

Dengan pendekatan holistik, layanan manajemen obesitas diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menekan angka obesitas serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai informasi, PT Kimia Farma Apotek tercatat memiliki lebih dari 1.000 outlet di seluruh Indonesia. Sementara PT Kimia Farma Diagnostika merupakan bagian dari Holding BUMN Farmasi yang fokus pada layanan diagnostik terintegrasi dan penerapan Good Laboratory Practice (GLP).

Baca juga: Holding BUMN Farmasi Mau Dirombak, Kimia Farma Lepas dari Bio Farma

Tag:  #obesitas #jadi #sorotan #bumn #farmasi #buka #layanan #baru

KOMENTAR