Apakah Harga Emas Akan Terus Naik Sepanjang 2026?
Ilustrasi emas. Harga emas dunia dan domestik melonjak tajam di awal 2026. Apakah tren kenaikan harga emas ini akan terus berlanjut?(Freepik)
08:04
30 Januari 2026

Apakah Harga Emas Akan Terus Naik Sepanjang 2026?

– Harga emas dunia dan domestik mencatat lonjakan signifikan pada awal 2026. Hal ini memunculkan pertanyaan mengenai harga emas apakah akan naik terus sepanjang tahun?

Pada Kamis (29/1/2026), harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencetak rekor tertinggi, menembus level Rp 3.168.000 per gram, atau naik Rp 165.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara itu, harga emas dunia di pasar spot juga melonjak ke level sekitar 5.550 dollar AS per troy ons, naik hampir 100 persen secara tahunan.

Baca juga: Harga Emas Terus Menanjak, Geopolitik Jadi Penentu Arah

Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas dunia dapat meroket hingga 6.500 dollar AS per troy ons tahun ini, sementara harga emas Antam berpotensi menyentuh Rp 4,2 juta per gram.

"Kini proyeksi tersebut saya naikkan menjadi Rp 4,2 juta per gram di tahun 2026," ujar Ibrahim, Kamis (29/1/2026), dikutip dari Kontan.co.id.

Faktor Pendukung Kenaikan Harga Emas

Penguatan harga emas didorong oleh sejumlah faktor global, antara lain ketegangan geopolitik yang meningkat di Timur Tengah, konflik Rusia-Ukraina, dan ketegangan di Asia Timur.

Kondisi ini membuat emas semakin diminati sebagai aset lindung nilai (safe haven) oleh investor global.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian 30 Januari 2026: Rp 3,48 Juta per Gram

Selain itu, perang dagang yang kembali memanas antara Amerika Serikat (AS) dengan Uni Eropa, Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang ikut menekan nilai dolar AS.

Pelemahan dolar AS, yang saat ini berada di level terendah dalam hampir empat tahun terakhir, menjadikan emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sehingga mendorong permintaan global.

Di sisi lain, perubahan kepemimpinan di Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat pada 2026 juga membuka peluang penurunan suku bunga acuan yang lebih agresif.

Penurunan suku bunga dan melemahnya dolar AS menjadi katalis positif bagi harga emas, karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga sehingga harga cenderung naik saat suku bunga rendah.

Ilustrasi emas. DOK. Pixabay/Global_Intergold. Ilustrasi emas.

“Penurunan suku bunga dan melemahnya dolar akan menjadi alasan kuat bagi investor untuk meningkatkan eksposur ke emas,” tambahnya.

Tak hanya investor, bank-bank sentral global juga aktif menambah cadangan emas mereka sebagai upaya diversifikasi dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Negara-negara seperti Tiongkok, Rusia, India, dan beberapa negara Eropa dan Amerika Latin tercatat memborong emas dalam jumlah besar.

Baca juga: Harga Emas Melonjak hingga Rp 3 Juta Per Gram, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membeli?

Prospek Harga Emas di Dalam Negeri

Kondisi domestik juga mendukung prospek harga emas yang cerah.

Pasokan emas batangan yang terbatas akibat ekspor bijih emas dan produksi domestik yang belum optimal menjadi faktor yang berkontribusi pada kenaikan harga emas di pasar Indonesia.

Kombinasi faktor global dan domestik ini membuat emas tetap menarik sebagai instrumen investasi di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik sepanjang tahun ini.

Apakah Reli Harga Emas Akan Terus Berlanjut?

Lonjakan harga emas pada awal tahun 2026 merupakan salah satu pergerakan terbesar dalam sejarah perdagangan logam mulia. Reli ini hampir tanpa jeda, dengan minat beli tetap kuat meski terjadi koreksi kecil.

Menurut Peter Grant, ahli strategi logam di Zaner Metals, reli harga emas ini didorong oleh kombinasi faktor fundamental dan sentimen pasar yang kuat terhadap aset safe haven.

Baca juga: Robert Kiyosaki Prediksi Harga Emas Tembus 27.000 Dollar AS

Namun, investor tetap perlu mencermati risiko yang mungkin muncul, seperti perubahan kebijakan moneter global yang tidak terduga, perbaikan kondisi geopolitik, atau kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan.

Meski demikian, dengan latar belakang ketidakpastian ekonomi dan politik global, serta dukungan dari kebijakan moneter yang cenderung longgar, peluang harga emas terus menguat sepanjang 2026 masih terbuka lebar.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Harga Emas Meroket, Berpotensi Sentuh Rp4,2 Juta pada 2026

Tag:  #apakah #harga #emas #akan #terus #naik #sepanjang #2026

KOMENTAR