Kemenkeu Tunggu PP DHE untuk Terbitkan SBN Valas di Pasar Domestik
Ilustrasi SBN valas(DOK. Shutterstock/SomYuZu)
20:44
26 Januari 2026

Kemenkeu Tunggu PP DHE untuk Terbitkan SBN Valas di Pasar Domestik

- Kementerian Keuangan masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) terkait Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) sebelum merealisasikan rencana penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) dengan denominasi dollar Amerika Serikat (AS) di pasar domestik.

Plt Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, Novi Puspita Wardani, mengatakan, rencana tersebut akan diumumkan setelah regulasi pendukungnya rampung.

“Yang pasar domestik itu nunggu nanti aja. Pada saat nanti akan kita umumkan kok, itu dalam rangka DHE SDA. Kita nunggu peraturannya juga,” kata Novi dalam media briefing di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Novi menjelaskan, pemerintah akan menyampaikan secara terbuka jadwal dan mekanisme penerbitan SBN valas domestik setelah PP DHE SDA diterbitkan.

Menurutnya, skema yang disiapkan kurang lebih akan serupa dengan penerbitan SBN valas domestik yang pernah dilakukan pemerintah pada 2022.

Saat ditanya mengenai waktu pelaksanaannya, Novi belum memberikan kepastian.

Namun, ia membuka peluang realisasi penerbitan tersebut dilakukan dalam tahun ini, bergantung pada kesiapan regulasi.

Novi menegaskan, penerbitan SBN valas domestik baru dapat dilakukan setelah PP DHE SDA resmi keluar.

Regulasi tersebut menjadi landasan utama kebijakan agar instrumen tersebut sejalan dengan penguatan pengelolaan devisa hasil ekspor.

Terkait strategi penerbitan, Novi menyampaikan bahwa pemerintah memiliki fleksibilitas dalam menentukan waktu penarikan pembiayaan, baik dengan pendekatan front loading maupun back loading.

Ia menambahkan, jika risiko ke depan dinilai cukup berat, pemerintah berpeluang memilih strategi front loading, terutama dengan mempertimbangkan kondisi likuiditas yang saat ini dinilai masih memadai.

“Sebenernya bisa fleksibel, bisa front loading atau back loading. Tapi kalau lihat dari sisi faktor risiko ke depan, itu tergantung dari pandangan pimpinan,” ujarnya.

Tag:  #kemenkeu #tunggu #untuk #terbitkan #valas #pasar #domestik

KOMENTAR