Purbaya Ungkap ''Bekingan'' yang Kawal Target Pajak 2026 Tercapai
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai acara pelantikan di Kanwil DJP Jakarta Utara, pada Kamis (22/1/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
09:48
23 Januari 2026

Purbaya Ungkap ''Bekingan'' yang Kawal Target Pajak 2026 Tercapai

- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa "pede" bahwa target penerimaan pajak 2026 akan capai target.

Purbaya menegaskan tidak ada praktik "backing" atau perlindungan dari pihak mana pun yang bisa menghambat kinerja pegawai pajak dalam mengumpulkan penerimaan pajak.

"Itu yang saya tegaskan tadi, kalau ada kasih tahu saya, saya beresin. Karena kita kan sudah enggak mau rugi pendapatan negara. Kita di-beking 100 persen oleh Presiden untuk mengamankan pendapatan dan fiskal,"ujar Purbaya kepada awak media di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Lebih jauh bendahara negara ini menjelaskan jika selama ini nama-nama yang disebut sebagai "backingan" hanya samar-samar dan belum pernah terdengar secara jelas.

Untuk itu Purbaya meminta masyarakat memberikan bukti atau informasi terkait pihak yang mendukung perilaku menghambat kinerja pegawai pajak. Nanti ia siap menindaklanjuti hal tersebut.

Mantan bos LPS ini juga menyebut bahwa ada hal yang berbeda dengan tahun sebelumnya ketika masih menjabat sebagai Menkeu baru, tahun ini ia tidak bisa menerima alasan ketidakcapaian target pajak.

"Kalau tahun lalu saya masih bisa bilang pendapatan pajak enggak tercapai karena saya masih baru. Tahun ini saya enggak bisa," tuturnya

Setoran pajak tertekan sepanjang 2025

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.Sekadar informasi, setoran pajak mengalami tekanan sepanjang 2025. Realisasi penerimaan tidak mencapai target. Shortfall tercatat Rp 271,7 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan penerimaan pajak mencapai Rp 1.917,6 triliun. Angka itu setara 87,6 persen dari target APBN 2025 sebesar Rp 2.189,3 triliun.

“Dibanding 2024, minus 0,7 persen dibawah 2024,” ujar Suahasil dalam Konferensi Pers APBN KiTa edisi Desember di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Tekanan terbesar terjadi pada semester I 2025. Penerimaan Pajak Penghasilan badan pada kuartal I turun sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut mulai membaik pada kuartal II. Pemulihan terlihat lebih kuat pada semester II.

Hingga September 2025, Setoran Penerimaan Bukan Pajak Merosot 19 Persen

Pola serupa muncul pada Pajak Penghasilan orang pribadi, Pajak Penghasilan Pasal 21, Pajak Penghasilan final, Pajak Penghasilan Pasal 22 dan 26, serta Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Awalnya penerimaan terkontraksi 4 persen. Tren kemudian berbalik tumbuh 8 persen dengan total setoran Rp 345,7 triliun.

"Semuanya begitu, di semester satu tekanannya cukup tinggi,” ucap Suahasil.

Tag:  #purbaya #ungkap #bekingan #yang #kawal #target #pajak #2026 #tercapai

KOMENTAR