Pesona Hong Kong di Mata Para Investor
– Di tengah dinamika perekonomian global akibat ketegangan geopolitik, Hong Kong tetap mempertahankan reputasinya sebagai kota ramah investor.
Kota ini mengandalkan keunggulan yang telah lama dimiliki, yakni kepastian hukum, efisiensi regulasi, dan kualitas hidup.
Kombinasi ini menjadikan Hong Kong tidak hanya sebagai pusat ekonomi internasional, tetapi juga sebagai tempat tinggal jangka panjang bagi banyak pemimpin bisnis keluarga dari berbagai negara.
Pendiri Crown Worldwide Group James E Thompson mengatakan, pihaknya mulai menjalankan bisnis logistik pada 1970. Dalam beberapa tahun, Crown membuka banyak kantor baru di Asia.
“Saya menyadari betapa praktis dan menguntungkan menjadikan Hong Kong sebagai pusat hukum dan keuangan kami di Asia. Saya pun turut pindah ke Hong Kong untuk mengelola grup perusahaan pada 1978 dan menetap di sana sejak saat itu,” ujar Thompson dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Senin (19/1/2026).
Saat melakukan ekspansi bisnis ke berbagai negara lain, ia sering menemui hambatan tersembunyi atau kesulitan dalam mendirikan ataupun menjalankan bisnis.
Namun, Hong Kong berbeda. Kota ini, lanjutnya, terbuka bagi semua investor. Otoritas Hong Kong memperlakukan para investor secara adil tanpa memandang kewarganegaraan.
Selain itu, bahasa Inggris juga digunakan secara luas, hal ini menjadi keuntungan besar bagi perusahaan multinasional.
“Sebagai basis regional dan bahkan global, kami belum menemukan tempat yang lebih baik untuk beroperasi. Karena itu, kami akan terus menempatkan kantor pusat global kami di Hong Kong,” terang Thompson.
Kepastian dan keamanan
Dengan menerapkan "One Country, Two Systems” atau “Satu Negara, Dua Sistem" secara kokoh, Hong Kong mempertahankan sistem hukumnya sendiri yang berbasis common law.
Di wilayah administratif khusus ini, kekuasaan yudisial beroperasi secara independen dan transparan.
Hong Kong juga mempertahankan sistem imigrasi, moneter, fiskal, dan perpajakan yang mandiri.
Hal itu memberikan keyakinan bagi pengusaha dan investor global untuk menjalankan operasi bisnis jangka panjang di Hong Kong berkat perlindungan dan kepastian hukum yang kuat.
Kerangka kerja yang transparan dan terukur tersebut telah diakui dunia. Hal ini memperkuat reputasi Hong Kong sebagai tempat kontrak dihormati, sengketa diselesaikan secara adil, dan perencanaan jangka panjang dapat diwujudkan.
Bagi keluarga yang mencari kepastian untuk masa kini dan generasi mendatang, konsistensi ini sangat berharga.
Kepastian dan transparansi hukum serta regulasi ini menjadi daya tarik utama bagi kalangan high-nett-worth-individuals (HNWIs) yang ingin melindungi dan mengembangkan kekayaan mereka di lingkungan yang stabil dalam jangka panjang.
Selain perlindungan hukum, kehidupan sehari-hari di Hong Kong juga sangat aman. Kota ini secara konsisten masuk dalam daftar kota teraman di dunia dengan tingkat kejahatan kekerasan yang rendah dan tingkat kepercayaan publik yang tinggi terhadap penegak hukum dan layanan publik.
Warga setempat sering menyoroti rasa aman yang dirasakan saat tinggal di kota. Anak-anak dapat berjalan kaki ke sekolah tanpa pendamping, transportasi umum tepat waktu dan andal, serta kehidupan masyarakat yang tertib dan efisien.
Selain perlindungan hukum, Hong Kong dikenal aman untuk kehidupan sehari-hari. Kota ini konsisten masuk jajaran kota teraman di dunia dengan tingkat kejahatan rendah dan kepercayaan publik tinggi terhadap aparat dan layanan publik.
“Tingkat kejahatan yang rendah dan keamanan Hong Kong secara menyeluruh telah menjadi keuntungan besar ketimbang dengan kota-kota besar lain di dunia. Hal ini memungkinkan warga untuk menjalani kehidupan mereka dengan rasa aman,” kata Thompson.
Berdasarkan data dari Kepolisian Hong Kong, kota ini mencatat 1.259 kasus kriminal per 100.000 penduduk pada 2024.
Angka tersebut jauh lebih rendah ketimbang New York, Amerika Serikat (3.066 kasus per 100.000 penduduk) dan London, Inggris (10.580 kasus per 100.000 penduduk).
Lingkungan hidup yang berkualitas untuk keluarga
Thompson menegaskan bahwa ia sangat merekomendasikan Hong Kong sebagai tempat tinggal bagi koleganya.
“Hampir semua teman saya yang datang ke sini untuk kepentingan bisnis menyukai hidup di sini dan merasa berat hati saat harus pindah tugas. Sekolah-sekolah unggulan untuk anak-anak, kegiatan rekreasi yang seru, kuliner yang lezat, dan banyak tempat untuk bertemu teman. Menurut saya, (Hong Kong) hampir tidak memiliki kekurangan,” kata Thompson.
Penilaiannya tersebut sangat beralasan. Riset dari Astons, sebuah firma investasi imigrasi global, menempatkan Hong Kong di antara 10 kota teratas dengan kualitas hidup terbaik di dunia pada 2025.
Penilaian Astons menunjukkan bahwa Hong Kong tetap menjadi salah satu kawasan perkotaan teraman di Asia dengan layanan kesehatan berkualitas tinggi, meskipun memiliki kepadatan penduduk yang cukup padat.
Akses pendidikan merupakan faktor kunci lain. Hong Kong memiliki 54 sekolah internasional dan 22 lembaga pendidikan tinggi yang memberikan gelar.
Pada tingkat pendidikan tinggi, Hong Kong tak tertandingi di Asia dengan lima universitas masuk dalam peringkat 100 terbaik dunia.
Faktor lain yang berkontribusi pada kualitas hidup yang tinggi di Hong Kong adalah ketersediaan beragam aktivitas rekreasi sepanjang tahun. Di Hong Kong, setiap musim menawarkan pengalaman unik.
Sebagai contoh, pada musim panas dengan suhu berkisar antara 31–33 derajat Celcius, aktivitas yang dapat dilakukan meliputi menyelam, berkayak, dan wisata kapal pesiar (yacht). Pada musim gugur, warga dapat menikmati pemandangan daun berguguran di Gunung Tai Tong.
Hong Kong juga menawarkan banyak jalur hiking. Ditambah lagi, terdapat banyak pusat perbelanjaan dan tempat hiburan yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki.
Letak geografis yang strategis juga menjadi nilai tambah. Hong Kong berdekatan dengan kota-kota besar Asia, seperti Shanghai dan Beijing di China, Bangkok (Thailand), dan Singapura. Semua kota ini dapat dijangkau dalam penerbangan komersial empat jam.
Penerbangan antara Hong Kong dan Indonesia pun hanya memakan waktu sekitar empat jam dengan penerbangan harian tersedia.
New CIES: jalur resmi untuk menjadi penduduk Hong Kong
Dengan tujuan memberikan kesempatan bagi HNWI dari seluruh dunia untuk menetap dan tinggal di kota ini, Pemerintah Hong Kong meluncurkan New Capital Investment Entrant Scheme (New CIES).
Program tersebut dirancang sebagai jalur investasi bagi investor global yang menginginkan hak tinggal atau residensi.
Melalui skema ini, para investor dapat menjadi bagian dari ekosistem keuangan Hong Kong tanpa prosedur imigrasi yang rumit.
Agar dapat memenuhi syarat, pemohon harus membuktikan memiliki aset bersih minimal 30 juta dollar Hong Kong atau setara Rp 64 miliar selama enam bulan sebelum mengajukan permohonan.
Investor juga harus berkomitmen untuk berinvestasi minimal 30 juta Hong Kong ke dalam berbagai pilihan aset investasi yang diizinkan
Setelah mendapatkan persetujuan resmi, investor dapat membawa pasangan dan anak di bawah 18 tahun untuk tinggal di Hong Kong. Program ini juga membuka jalan menuju status penduduk tetap (permanent residency), asalkan investasi tersebut terus dipertahankan sesuai ketentuan.
Bagi investor yang mencari akses regional, perlindungan hukum yang kuat, serta lingkungan hidup yang ramah keluarga, Hong Kong menawarkan perpaduan langka antara peluang dan kepastian yang kini lebih mudah diakses melalui New CIES.