Banjir Rendam Rel Pekalongan, KAI Ajukan Rekayasa Cuaca
Foto udara suasana jalur rel kereta api terendam banjir di sekitar Stasiun Pekalongan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026). Berdasarkan data PT KAI Daop IV Semarang, hujan lebat yang terjadi sejak Jumat (16/1) sore menyebabkan sejumlah ruas rel kereta api jalur Stasiun Pekalongan-Sragi terendam banjir dengan ketinggian sekitar 9-20 centimeter di atas bantalan rel, yang berimbas sejumlah perjalanan terganggu atau tidak dapat melintas dari arah Semarang-Jakarta maupun sebal
09:36
19 Januari 2026

Banjir Rendam Rel Pekalongan, KAI Ajukan Rekayasa Cuaca

– PT Kereta Api Indonesia (Persero) meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melakukan rekayasa cuaca untuk mengurangi curah hujan di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyebut prakiraan cuaca ekstrem berlangsung hingga 21 Januari. Hujan berintensitas tinggi memicu jebolnya tanggul sungai dan menyebabkan luapan air merendam lintasan rel di Pekalongan.

“Perlu saya garis bawahi juga, kami telah koordinasi dengan BMKG dan cuaca ekstrem ini akan sampai tanggal 21. Tanggal 21 ini tentunya ini kejar-kejaran dengan operation recovery kami di lapangan pada saat ini,” kata Bobby dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (19/1/2026).

Direktur Utama KAI Service Ririn Widi Astutik mengatakan permintaan rekayasa cuaca sudah disampaikan kepada BMKG. KAI berharap hujan di kawasan terdampak bisa dialihkan.

“Kita sudah berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait, BMKG gitu ya. Katakanlah di apa namanya petak Pekalongan-Sragi gitu ya, apakah memungkinkan gitu ya curah hujannya ini akan digeser,” ujar Ririn.

Koordinasi juga dilakukan dengan kementerian dan lembaga lain untuk penanganan banjir. Persoalan tanggul jebol masuk dalam kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum serta pemerintah daerah setempat.

“Ini nanti yang akan diupayakan dan besok pun Pak Dirut juga masih berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait kaitan dengan pemulihan jangka pendeknya, pun demikian untuk pemulihan jangka panjangnya seperti itu,” kata Ririn.

Akibat banjir, KAI membatalkan 82 perjalanan kereta penumpang dan 16 kereta barang. Sebanyak 76 perjalanan lain mengalami keterlambatan. Banjir merendam jalur kereta di Kabupaten Pekalongan setelah air sungai meluap dan tanggul jebol.

Genangan air sulit surut karena air laut sedang pasang sehingga aliran ke hilir terhambat.

“Keterlambatan dan tentunya pembatalan 82 kereta yang memang harus kami lakukan untuk menjamin safety keselamatan,” kata Bobby.

Tag:  #banjir #rendam #pekalongan #ajukan #rekayasa #cuaca

KOMENTAR