Elon Musk Semakin Tajir, Kekayaannya Tembus Rp 13.000 Triliun
– Elon Musk semakin mendekati status orang terkaya dunia dengan nilai kekayaan hampir 800 miliar dollar AS atau setara Rp 13.527 triliun (asumsi kurs Rp 16.909 per dollar AS).
Lonjakan tersebut terjadi setelah xAI Holdings, perusahaan kecerdasan buatan milik Musk, mendapatkan pendanaan baru sebesar 20 miliar dollar AS dengan valuasi mencapai 250 miliar dollar AS.
Pendanaan terbaru ini membuat valuasi xAI meningkat dua kali lipat dibandingkan valuasi saat penggabungan dengan perusahaan media sosial X (dulu Twitter) yang bernilai 113 miliar dollar AS pada Maret 2025.
Dengan kepemilikan 49 persen di xAI Holdings, nilai saham Musk di perusahaan tersebut naik sebesar 62 miliar dollar AS menjadi 122 miliar dollar AS.
Menurut Forbes Real-Time Billionaires List, Minggu (18/1/2026), kekayaan Elon Musk kini mencapai rekor 780 miliar dollar AS, setara Rp 13.193 triliun, menjadikannya orang terkaya di dunia.
Investor Besar di xAI
Selain Musk, sejumlah investor besar juga mendapatkan keuntungan dari kenaikan valuasi xAI.
Pangeran Alwaleed Bin Talal Alsaud, salah satu investor awal Twitter dari Arab Saudi, memiliki 1,6 persen saham di xAI yang kini bernilai 4 miliar dollar AS (sekitar Rp 67,6 triliun). Hal ini menaikkan total kekayaannya menjadi 19,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 328 triliun.
Pendiri Twitter Jack Dorsey dan pendiri Oracle Larry Ellison juga memiliki saham masing-masing sebesar 0,8 persen di xAI.
Saham tersebut kini bernilai 2,1 miliar dollar AS (sekitar Rp 35,5 triliun), sehingga kekayaan Dorsey menjadi 6 miliar dollar AS (Rp 101,5 triliun) dan Ellison 241 miliar dollar AS (Rp 4.074 triliun).
Logo xAI.
Pengeluaran xAI di Tengah Persaingan AI
xAI termasuk salah satu perusahaan yang mengeluarkan biaya besar dalam persaingan kecerdasan buatan. Dalam sembilan bulan pertama 2024, perusahaan membakar dana sebesar 7,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 132 triliun.
Produk chatbot mereka, Grok, sempat mendapat sorotan karena memunculkan gambar palsu yang kontroversial dan memicu gugatan hukum dari Ashley St. Clair, ibu dari salah satu anak Musk.
Rekor Kekayaan Elon Musk Tahun 2025
Tahun lalu, kekayaan Elon Musk naik signifikan. Pada Oktober 2025, kekayaannya lebih 500 miliar dollar AS (Rp 8.454 triliun) setelah saham Tesla naik hampir dua kali lipat.
Kemudian pada 15 Desember, Musk menjadi orang pertama yang memiliki kekayaan 600 miliar dollar AS (Rp 10.145 triliun) usai valuasi SpaceX naik menjadi 800 miliar dollar AS (Rp 13.527 triliun).
Empat hari kemudian, kekayaan Elon Musk bertambah menjadi 700 miliar dollar AS (Rp 11.836 triliun) setelah pengadilan Delaware mengesahkan opsi saham Tesla senilai 126 miliar dollar AS (Rp 2.131 triliun).
Tesla menjadi aset terbesar kedua Musk setelah SpaceX. Musk memiliki 42 persen saham SpaceX yang bernilai 336 miliar dollar AS (Rp 5.684 triliun).
Selain itu, ia memegang 12 persen saham Tesla dengan nilai total mencapai 307 miliar dollar AS (Rp 5.190 triliun).
Belum lagi paket kompensasi Tesla senilai hingga 1 triliun dollar AS (Rp 16.909 triliun) yang akan diterima jika perusahaan memenuhi target ambisius pertumbuhan pasar dalam sepuluh tahun ke depan.
Elon Musk semakin mendekati status orang terkaya dunia dengan nilai kekayaan hampir 800 miliar dollar AS atau setara Rp 13.527 triliun (asumsi kurs Rp 16.909 per dollar AS).
Perbandingan dengan Miliarder Lain
Kekayaan Elon Musk kini unggul 510 miliar dollar AS (Rp 8.621 triliun) dibanding Larry Page, pendiri Google, yang memiliki kekayaan 270 miliar dollar AS (Rp 4.565 triliun).
Hanya Larry Ellison yang pernah mencapai kekayaan 400 miliar dollar AS (Rp 6.764 triliun), namun saat ini kekayaannya menurun drastis dan posisinya turun ke urutan kelima dalam daftar Forbes Real-Time Billionaires.
Nilai saham Musk di xAI saja lebih besar daripada total kekayaan Michael Bloomberg, orang terkaya ke-16 dunia, yang diperkirakan mencapai 109 miliar dollar AS (Rp 1.843 triliun).
Tag: #elon #musk #semakin #tajir #kekayaannya #tembus #13000 #triliun