96 Ton Kopi Robusta Subang Diekspor ke Aljazair
Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono Lepas Ekspor kopi Robusta Asal Subang Sebanyak 96 ton, Ditandai dengan Pemecahan Kendi. (FOTO : KOMPAS.com / Ahya Nurdin (AHYA NURDIN )
18:24
17 Januari 2026

96 Ton Kopi Robusta Subang Diekspor ke Aljazair

– Sebanyak 96 ton atau lima kontainer kopi robusta asal Subang diekspor ke Aljazair, Sabtu (17/1/2026).

Pengiriman ini dilepas langsung Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono di gudang Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Desa Cisalak, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Ekspor tersebut menandai berlanjutnya pengiriman kopi Subang ke pasar Afrika Utara.

Aljazair menunjukkan minat tinggi terhadap kopi robusta dari wilayah Subang Selatan yang dikenal dengan nama Kopi Hofland.

Ferry menilai capaian ini menunjukkan koperasi mampu menembus pasar internasional secara berkelanjutan.

“Koperasi yang berlokasi di Cisalak Subang ini sudah beberapa kali ekspor kopi ke berbagai negara baik Asia, Eropa hingga Timur Tengah,” kata Ferry.

Menurut Ferry, ekspor kopi dari Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah berlangsung rutin setiap tahun.

“Hari ini saya melepas langsung ekspor kopi dari Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah ke Negara Aljazair sebanyak 5 kontainer atau 96 ton,” ujarnya.

Ia menyebut permintaan kopi di Aljazair terus meningkat, terutama untuk jenis robusta.

“Cita rasa kopi Indonesia yang khas menjadi faktor utama menarik minat masyarakat Aljazair,” kata Ferry.

Ia menambahkan, kopi arabika asal Indonesia masih masuk dalam jumlah terbatas ke pasar Aljazair.

Ferry berharap ekspor kopi nasional terus meningkat dan mampu bersaing dengan negara produsen besar di kawasan.

“Kalau dengan Vietnam kita masih kalah ekspornya, namun kita optimis ke depan kita bisa produksi kopi lebih banyak lagi dengan memanfaatkan lahan perhutanan sosial,” ucapnya.

Ketua Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah Miftahudin Shaf mengatakan nilai ekspor kopi ke Aljazair mencapai Rp 7,2 miliar, dengan harga Rp 75.000 per kilogram.

“Sebanyak 96 ton kopi robusta kita ekspor ke Aljazair hari ini,” kata Miftahudin.

Ia menyebut kopi robusta asal Subang sebelumnya juga diekspor ke China, Mesir, Arab Saudi, Dubai, Lebanon, serta sejumlah negara Eropa.

Subang dikenal sebagai penghasil nanas juga memiliki sentra kopi di wilayah selatan, meliputi Kecamatan Cisalak, Ciater, Kasomalang, hingga Tanjungsiang.

Wilayah ini menanam kopi robusta dan arabika yang sebagian besar diarahkan ke pasar ekspor.

Tag:  #kopi #robusta #subang #diekspor #aljazair

KOMENTAR