IHSG Menguat 0,16 Persen di Sesi I, Sempat Cetak Rekor 9.100
– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mempertahankan penguatan hingga penutupan perdagangan sesi I, Kamis (15/1/2026). IHSG ditutup naik 14,25 poin atau 0,16 persen ke level 9.046,83.
IHSG menguat dibandingkan posisi pembukaan di level 9.032,58. Sepanjang sesi pertama, indeks bergerak di zona hijau dan sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level 9.100,82.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), volume perdagangan saham mencapai 30,55 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp16,81 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2,15 juta kali.
Adapun pergerakan saham menunjukkan 351 saham menguat, 327 saham melemah, dan 122 saham bergerak stagnan.
Saham Perbankan Jadi Penopang IHSG
Penguatan IHSG pada sesi I ditopang saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat 3,10 persen atau naik 150 poin ke level Rp4.990 per saham.
Sementara itu, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatatkan penguatan tertinggi di antara bank-bank besar, naik 180 poin atau 4,13 persen ke posisi Rp4.540 per saham.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 90 poin atau 2,42 persen ke level Rp3.810 per saham. Adapun saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 100 poin atau 1,25 persen ke posisi Rp8.100 per saham.
Saham-saham perbankan tersebut menjadi penggerak utama indeks pada perdagangan sesi pertama.
Di sisi lain, penguatan IHSG tertahan oleh pelemahan sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham BREN turun 1,81 persen, AMMN melemah 1,23 persen, dan TLKM terkoreksi 1,09 persen sehingga menjadi pemberat pergerakan indeks.
Mayoritas Sektor Bergerak di Zona Merah
Meski IHSG menguat, mayoritas sektor saham bergerak di zona merah. Sektor industrial turun 2,20 persen, sektor bahan baku melemah 1,09 persen, sektor infrastruktur terkoreksi 0,95 persen, sektor energi turun 0,41 persen, sektor transportasi melemah 0,13 persen, dan sektor non-siklikal turun tipis 0,01 persen.
Sementara itu, sejumlah sektor mencatatkan penguatan, antara lain sektor siklikal yang naik 1,56 persen, sektor keuangan menguat 0,91 persen, sektor teknologi naik 0,62 persen, sektor properti meningkat 0,30 persen, dan sektor kesehatan bertambah 0,27 persen.
Lonjakan IHSG pada sesi pertama perdagangan terjadi di tengah kondisi pasar global yang cenderung mengalami koreksi.
Tag: #ihsg #menguat #persen #sesi #sempat #cetak #rekor #9100