Danantara Borong Starlink untuk Pulihkan Internet di Aceh Pascabencana
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, ketika ditemui di Menara IDN HQ, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026)(KOMPAS.com/SUPARJO RAMALAN)
19:00
14 Januari 2026

Danantara Borong Starlink untuk Pulihkan Internet di Aceh Pascabencana

- Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) membeli banyak unit Starlink untuk memulihkan jaringan internet di Aceh, pasca banjir bandang yang melanda Aceh.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan pemulihan akses komunikasi menjadi kebutuhan mendesak saat jaringan seluler terputus.

“Dan yang lainnya, kita dorong untuk, ya kita banyak bantu beli Starlink sebenarnya kemarin-kemarin, supaya ada komunikasi bisa terjadi,” ujar Rosan saat menjadi pembicara dalam acara Semangat Awal Tahun 2026 yang digelar IDN Times, Rabu (14/1/2026).

Ia menegaskan, sejak bencana terjadi, Danantara langsung mengerahkan dukungan lintas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk penanganan di lapangan. Ketika akses komunikasi terputus, pemasangan Starlink dipercepat agar koordinasi penanganan dan distribusi bantuan berjalan kembali.

“Begitu terjadi bencana, kami langsung bergerak cepat. Dengan dukungan BUMN, kami turun langsung ke lapangan. Ketika jaringan komunikasi seperti handphone terputus, kami segera memasang Starlink agar komunikasi bisa kembali berjalan,” paparnya.

Selain pemulihan konektivitas, Danantara juga mengerahkan relawan BUMN untuk membantu pembersihan area terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera. Menurutnya, sekitar 1.000 relawan disiagakan secara bergantian untuk kegiatan bersih-bersih dan pemulihan awal.

“Kita punya relawan BUMN, di mana 1.000 orang selalu berada di sana secara bergantian. Terutama kita yang untuk membersihkan. Karena banyak kementerian saja minta kami bantu membersihkan. Karena kalau kementerian kan mesti ada anggarannya dulu. Kalau Danantara bisa menggerakkan seluruh BUMN yang ada,” beber Rosan.

Dari sisi pemulihan hunian, Danantara dijadwalkan menyerahkan 1.320 unit Hunian Danantara (Huntara) bagi korban banjir di Aceh. Sebelumnya, pada 8 Januari 2026, sebanyak 600 unit hunian telah diserahterimakan.

“Hanya dalam waktu 10 hari, kita membangun dan sudah serah terimakan 600 rumah. Tanggal 15 Januari kami serahkan lagi 1.320 hunian tetap, dari total target 15.000 unit yang dibangun dalam 3-4 bulan,” lanjutnya.

Untuk diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah mempercepat pembangunan rumah hunian sementara dan hunian tetap untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pada sektor permukiman, fokus utama diarahkan pada penanganan 49.296 rumah kategori Rusak Berat (RB) dengan target usulan pembangunan 27.575 unit Hunian Sementara (Huntara).

"Saat ini, sebanyak 4.280 unit Huntara sedang dalam tahap pengerjaan fisik," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu (14/1/2026).

Abdul Muhari mengatakan, dukungan dari Danantara menghasilkan sebanyak 200 unit hunian kepada masyarakat terdampak di sejumlah lokasi prioritas.

"Progres 100 persen juga telah tercapai di Blang Pandak, Kabupaten Pidie sebanyak 12 unit, serta di Kecamatan Pantee Bidari, Kabupaten Aceh Timur ada satu unit," tuturnya.

Di Sumatera Utara pembangunan huntap telah mencakup 648 unit. Sementara di Sumatera Barat, pembangunan hunian sementara dipercepat di Kabupaten Padang Pariaman.

"Pemerintah mengakselerasi pembangunan Hubtara Tahap I sebanyak 34 unit yang dipusatkan di Nagari Anduring, Kecamatan Asam Pulau," ucap Abdul.

Pembangunan tersebut mencakup 9 unit tipe couple sebanyak 18 unit hunian, lalu 3 unit tipe barak ada 15 unit hunian, serta satu unit hunian single.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga mempercepat penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) yang hingga kini telah disalurkan kepada 1.950 keluarga dari total 10.656 rekening yang disiapkan bagi warga terdampak.

Untuk mendukung seluruh aktivitas di lapangan, distribusi logistik terus dilakukan dengan total penyaluran mencapai 1.740,39 ton atau 99,86 persen dari logistik yang masuk, melalui jalur udara, laut, dan darat.

Tag:  #danantara #borong #starlink #untuk #pulihkan #internet #aceh #pascabencana

KOMENTAR