Amran soal Penyelundupan 133 Ton Bawang Bombay: Harus Dihukum Seberat-beratnya
- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, meminta para terduga pelaku penyelundupan bawang bombay ilegal di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, harus dihukum seberat-beratnya.
Menurut Amran, impor bawang bombay ilegal itu merupakan bentuk pengkhianatan kepada bangsa Indonesia.
“Harus dihukum seberat-beratnya,” kata Amran di Kantor Kementerian (Kementan), Jakarta, Senin (12/1/2026).
Menurut Amran, dampak impor bawang bombay ilegal itu bisa sangat berbahaya karena berpotensi membawa penyakit yang berbahaya terhadap tanaman di Indonesia.
Amran lantas menyinggung kasus wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang merusak ekosistem peternakan di tanah air beberapa tahun lalu.
Peristiwa itu terjadi gara-gara terdapat binatang ternak impor ilegal.
“Ingat? Penyakit Mulut dan Kuku. Itu 6 juta kita hilang populasi. 6 juta kali 2 itu Rp 120 triliun. Kita hitung kemarin totalnya Rp 135 triliun kehilangan rakyat karena ada masuk ilegal,” ujar Amran.
Ternak maupun tanaman yang diimpor secara ilegal tidak melalui pemeriksaan di Badan Karantina dan Bea Cukai di pelabuhan.
Padahal, pemeriksaan itu dilakukan salah satunya untuk menjaga penyebaran penyakit dari wilayah maupun negara lain.
“Menyebar, nggak bisa kita tahan. Kerugian negara Rp 130 triliun. Itu yang tidak dibayangkan orang,” tutur Amran.
“Kemarin bawang bombay yang masuk berpenyakit. Dan itu dicek di lab Surabaya, termasuk yang kemarin di Semarang,” tambahnya.
Sebelumnya, Amran meninjau langsung ribuan karung bawang bombay selundupan di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.
Produk pertanian dari luar negeri itu tanpa dokumen resmi, tidak membayar pajak, dan berpotensi membawa penyakit tanaman.
“Pajak-pajaknya tidak masuk, nyelundup masuk, merusak ekosistem kita karena ada bakteri dibawa, penyakit, dan seterusnya,” kata Amran dalam keterangan resminya, Sabtu (10/1/2026).
Di Semarang, sebanyak 6.172 karung dengan total 133,5 ton bawang bombay.
“Bukan soal tonnya. Satu ton dengan seribu ton sama kalau bawa penyakit. Satu kilo dengan satu juta kilo sama. Dampaknya besar, karena ini menyangkut psikologi dan semangat petani,” kata Amran.
Tag: #amran #soal #penyelundupan #bawang #bombay #harus #dihukum #seberat #beratnya