Wamenaker Apresiasi Rencana KDM Beri Subsidi untuk Buruh Jabar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ditemui awak media di Gedung Pusat Kebudayaan, Jalan Naripan, Kota Bandung, Selasa (30/12/2025).(Kompas.com/Faqih Rohman Syafei)
19:52
9 Januari 2026

Wamenaker Apresiasi Rencana KDM Beri Subsidi untuk Buruh Jabar

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengapresiasi rencana Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi sejumlah subsidi bagi buruh.

Apresiasi itu disampaikan setelah dialog terkait upaya peningkatan kesejahteraan pekerja, baik melalui penetapan upah minimum maupun tunjangan tambahan.

Afriansyah menyebut pembahasan mencakup kebijakan Upah Minimum Provinsi Jawa Barat 2026 serta dukungan lain di luar skema pengupahan.

UMP Jawa Barat 2026 telah ditetapkan sebesar Rp 2.317.601. Angka itu naik 5,7 persen dibanding 2025.

“Ini harus kita junjung tinggi, kita sepakati, dan kita hargai, karena merupakan hasil dari proses perundingan dan kebersamaan yang dilakukan melalui pertemuan tripartit, serta melibatkan Dewan Pengupahan Nasional dan Dewan Pengupahan Provinsi,” kata Afriansyah, dikutip dari keterangan resmi, Jumat (9/1/2026).

Selain UMP, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan tunjangan tambahan bagi pekerja.

Program itu meliputi subsidi pendidikan gratis hingga tingkat SMA dan SMK serta fasilitas kredit perumahan bagi pekerja dan guru.

Afriansyah menilai kebijakan tersebut memberi dampak langsung bagi masyarakat. Dukungan di luar upah dinilai membantu memenuhi kebutuhan hidup pekerja secara lebih menyeluruh.

“Ini merupakan tambahan yang luar biasa di luar UMP. Tuntutan kesejahteraan pekerja dan guru tidak bisa hanya dilihat dari satu sektor saja, karena sektor lainnya juga telah dipenuhi,” ujar Afriansyah.

Ia juga menyebut komitmen Dedi Mulyadi dalam mendorong pertumbuhan industri di Jawa Barat. Pertumbuhan industri diharapkan menciptakan lapangan kerja yang memadai dan berkelanjutan.

Kementerian Ketenagakerjaan berharap kebijakan tersebut berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta besaran upah pekerja.

Sementara itu, Dedi Mulyadi mengakui upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih menghadapi tantangan besar. Peningkatan kesejahteraan warga dinilai belum merata di seluruh wilayah.

Berbagai insentif di luar UMP diharapkan membantu memenuhi kebutuhan hidup layak masyarakat.

Dedi juga berharap sektor industri di Jawa Barat terus berkembang agar warga tidak perlu mencari pekerjaan ke luar negeri.

“Ada garis kemiskinan yang cukup tinggi di Jawa Barat, terutama di wilayah yang masyarakatnya mayoritas buruh tani dan buruh nelayan. Karena itu, tidak ada jalan lain selain mendorong pertumbuhan industri,” tutur Dedi.

Tag:  #wamenaker #apresiasi #rencana #beri #subsidi #untuk #buruh #jabar

KOMENTAR