Dorong Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun Sepanjang 2025
Ilutrasi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).(Dok. Bank Mandiri)
19:24
9 Januari 2026

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun Sepanjang 2025

- Bank Mandiri terus menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan berkelanjutan dan memperkuat sektor produktif melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Program KUR menjadi sarana bagi bank berkode saham BMRI itu untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang menjadi pilar utama perekonomian nasional.

Langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Presiden Prabowo, khususnya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ketahanan ekonomi nasional.

Sepanjang 2025, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 40,99 triliun kepada 355.658 pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Dari sisi kualitas, portofolio KUR Bank Mandiri tetap terjaga di level optimal, dengan tingkat kredit bermasalah di bawah 1 persen.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, penyaluran KUR menjadi bukti nyata sinergi pemerintah, perbankan, dan sektor usaha dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.

Ia menegaskan bahwa dukungan KUR bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga pemberdayaan.

"Melalui akses modal yang lebih luas, kami ingin membantu pelaku UMKM memperkuat kapasitas produksi, memperluas lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing. Inilah wujud Sinergi Majukan Negeri yang kami jalankan secara berkelanjutan,” ujar Riduan dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (9/1/2026). 

Penyaluran KUR Bank Mandiri juga selaras dengan fokus pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan. Hal ini tercermin dari penyaluran KUR sepanjang 2025 yang didominasi sektor produksi sebesar 61,54 persen atau senilai Rp 25,13 triliun.

Adapun sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan nasional menyerap pembiayaan sebesar Rp 12,75 triliun atau setara 31,23 persen dari total penyaluran KUR Bank Mandiri.

Selanjutnya, penyaluran KUR pada sektor jasa produksi tercatat sebesar Rp 8,76 triliun atau 21,45 persen, sektor industri pengolahan Rp 3,03 triliun atau 7,43 persen, serta sektor perikanan Rp 562 miliar atau 1,38 persen.

“Melalui skema pembiayaan yang berkelanjutan ini, kami berkomitmen berperan aktif dalam mendorong pergerakan perekonomian nasional, khususnya pada sektor produksi,” kata Riduan.

Sebagai upaya menjaga kualitas penyaluran KUR, Bank Mandiri menerapkan pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem yang terintegrasi dengan nasabah turunan wholesale, khususnya pada sektor-sektor produksi unggulan di berbagai daerah.

Melalui strategi closed-loop, sinergi antara nasabah wholesale, pelaku UMKM, dan mitra usaha dalam satu rantai nilai dapat terus dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis.

Selain itu, Bank Mandiri juga konsisten melayani kebutuhan transaksi harian dan pembayaran angsuran debitur KUR melalui Mandiri Agen, yakni Agen Laku Pandai Mitra Bank Mandiri, yang tersebar di berbagai ekosistem bisnis pelaku UMKM.

Program tersebut berjalan beriringan dengan edukasi layanan keuangan dan literasi digital agar pelaku usaha dapat mengelola keuangan secara inklusif dan modern.

Akselerasi dukungan pemerintah di 2026

Ke depan, Bank Mandiri siap mendukung upaya pemerintah dalam mengakselerasi penyaluran KUR pada 2026. Komitmen ini diwujudkan dengan memperkuat strategi pembiayaan berbasis ekosistem lewat sinergi Mandiri Group yang terintegrasi.

Riduan optimistis, program yang digagas pemerintah dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja perseroan.

Dengan pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan penguatan sektor riil, Bank Mandiri diharapkan dapat terus meningkatkan daya saing, memperkuat fundamental usaha, serta tumbuh secara berkelanjutan sebagai bank nasional yang unggul.

“Melalui kolaborasi erat dengan pemerintah serta dukungan ekosistem yang terdigitalisasi, kami memastikan penyaluran KUR dapat dilakukan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelas Riduan.

Menurutnya, UMKM yang tangguh akan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan menjadi fondasi bagi ketahanan pangan serta kesejahteraan nasional.

Tag:  #dorong #ekonomi #kerakyatan #bank #mandiri #salurkan #triliun #sepanjang #2025

KOMENTAR