Ledakan Investor Ritel Dorong Simplifikasi Akses Rekening Saham
Ilustrasi saham. Membangun kekayaan dari pasar saham bukan soal keberuntungan. Investor sukses memiliki tujuh kebiasaan yang mereka lakukan secara konsisten dan terbukti menghasilkan dalam jangka panjang.(PIXABAY/SERGEI TOKMAKOV)
10:32
3 Januari 2026

Ledakan Investor Ritel Dorong Simplifikasi Akses Rekening Saham

– Lonjakan jumlah investor ritel di pasar modal Indonesia kian menegaskan pergeseran perilaku keuangan masyarakat, terutama generasi muda, yang kini melihat investasi saham sebagai bagian dari keseharian finansial.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan, jumlah investor saham mencapai 8.461.938 Single Investor Identification (SID) hingga akhir 2025, meningkat 32,6 persen dibandingkan akhir 2024 yang tercatat 6.381.444 SID.

Kenaikan tersebut turut mendorong total investor pasar modal menembus 20 juta SID. Pertumbuhan ini tidak hanya mencerminkan meningkatnya literasi finansial, tetapi juga perubahan demografi investor.

Kustodian Sentral Efek Indonesia mencatat, mayoritas investor baru berasal dari kelompok usia 25 hingga 35 tahun, yang identik dengan kebutuhan layanan serba cepat, digital, dan praktis.

Di tengah tren itu, layanan perbankan digital dan sekuritas berlomba menyederhanakan akses investasi. Salah satunya melalui integrasi pembukaan dan pengelolaan Rekening Dana Nasabah (RDN) secara digital yang terhubung langsung dengan aplikasi transaksi saham.

Head of Digital Business BCA Digital, Edwin Tirta, mengatakan hambatan utama investor pemula selama ini terletak pada kompleksitas administrasi dan proses pendanaan yang terpisah.

“Data menunjukkan bahwa hambatan terbesar bagi investor pemula adalah kompleksitas administrasi dan proses top up dana yang terpisah-pisah. Kami hadir untuk simplifikasi kerumitan tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, dikutip Sabtu (3/1/2026).

Menurut Edwin, pendekatan digital tersebut ditujukan agar investor dapat lebih fokus pada strategi investasi ketimbang prosedur teknis.

“Supaya Sobatblu fokus pada visi dan strategi berinvestasi, bukan ribetnya prosedur. Karena itu, user experience dibuat sesimpel mungkin,” kata dia.

Dari sisi sekuritas, integrasi layanan juga dinilai mempercepat proses investor memulai transaksi.

Head of Product Services Development BCA Sekuritas, Devi Susanti, menyebut kolaborasi pembukaan Rekening Efek dengan RDN digital dirancang agar investor dapat langsung bertransaksi kapan saja dan di mana saja.

“Integrasi ini membantu investor lebih fokus pada tujuan investasinya, bukan pada kerumitan prosesnya,” ujarnya.

Dengan meningkatnya basis investor ritel dan dominasi generasi muda, penyederhanaan akses pembukaan rekening dan transparansi pengelolaan dana menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan pasar modal nasional.

Tag:  #ledakan #investor #ritel #dorong #simplifikasi #akses #rekening #saham

KOMENTAR