5 Daerah Ini Bakal Disulap Jadi Pusat Wisata Baru di Sekitar Borobudur
KOMPAS.COM - Kawasan wisata di sekitar Candi Borobudur bersiap memasuki babak baru.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tengah menyiapkan pengembangan kawasan aglomerasi wisata yang menghubungkan lima daerah penyangga untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Langkah ini diharapkan mampu memperluas manfaat ekonomi pariwisata sekaligus membuat wisatawan betah menjelajahi lebih banyak destinasi di sekitar Borobudur.
Alih-alih menjadikan Borobudur sebagai destinasi tunggal, pemerintah ingin menjadikannya sebagai pusat atau hub wisata yang terhubung dengan berbagai destinasi unggulan di wilayah sekitarnya.
Mengutip dari Jatengprov.go.id, pada (6/6/26) Konsep ini dinilai mampu mendistribusikan kunjungan wisatawan secara lebih merata ke berbagai daerah penyangga.
Baca juga: Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata ke depan tidak hanya berfokus pada Borobudur semata.
Wisatawan yang datang ke kawasan warisan dunia tersebut nantinya akan diarahkan untuk mengunjungi sejumlah destinasi lain yang saling terkoneksi.
“Kita siapkan sekarang agar tahun 2027 tinggal pelaksanaan. Infrastruktur menuju destinasi wisata juga harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Luthfi juga meminta pemerintah kabupaten/ kota memperbanyak penyelenggaraan event sebagai daya tarik wisatawan. Menurutnya, kalender event yang ada saat ini masih perlu ditingkatkan, baik dari sisi jumlah maupun skala kegiatan.
“Kalau setahun baru 100 event, itu masih kurang. Tambah lagi. Pariwisata ini sektor yang tidak mengenal resesi,” tegasnya.
Baca juga: Jelang Libur Sekolah, Menpar Tinjau Candi Prambanan dan Stasiun Tugu Yogyakarta
Konsep tersebut terinspirasi dari sejumlah negara tujuan wisata dunia yang telah berhasil menghubungkan berbagai objek wisata dalam satu jaringan perjalanan.
Dengan demikian, dampak ekonomi dari kunjungan wisatawan tidak hanya dirasakan oleh satu daerah, tetapi juga wilayah di sekitarnya.
Berikut lima daerah yang diproyeksikan menjadi penopang utama pengembangan wisata Borobudur:
1. Kabupaten Magelang
Sebagai lokasi berdirinya Candi Borobudur, Kabupaten Magelang akan tetap menjadi pusat utama pengembangan kawasan. Selain Borobudur, wilayah ini juga memiliki beragam desa wisata dan destinasi alam yang berpotensi menarik lebih banyak wisatawan.
2. Kota Magelang
Kota Magelang akan berperan sebagai salah satu pintu masuk wisata sekaligus pusat layanan pendukung bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Borobudur dan sekitarnya.
3. Kabupaten Purworejo
Purworejo diproyeksikan menjadi bagian penting dalam jalur wisata terintegrasi. Kawasan ini memiliki sejumlah potensi wisata alam dan budaya yang dapat melengkapi pengalaman wisatawan saat berkunjung ke Borobudur.
Baca juga: Serunya Aktivitas Outdoor di Atsiri Glamping Tawangmangu, Bisa Main ke Candi
4. Kabupaten Kebumen
Kebumen dikenal memiliki destinasi pantai dan kawasan geopark yang menarik. Pemerintah menilai potensi tersebut dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang datang ke Borobudur sehingga lama tinggal wisatawan di Jawa Tengah dapat meningkat.
5. Kabupaten Temanggung
Temanggung juga masuk dalam kawasan aglomerasi wisata yang dikenal dengan sebutan Keburejo-Gelangmanggung. Wilayah ini memiliki potensi wisata alam pegunungan serta desa wisata yang terus dikembangkan.
Baca juga: Restorasi Candi Dipercepat untuk Majukan Pariwisata Budaya Indonesia
Desa Wisata Jadi Kunci Pengembangan
Selain membangun konektivitas antardaerah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menaruh perhatian besar pada pengembangan desa wisata. Setiap daerah telah menyiapkan target pengembangan desa wisata baru untuk memperkuat ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.
Kabupaten Magelang menargetkan pengembangan 50 desa wisata, Purworejo 45 desa wisata, Kebumen 35 desa wisata, Temanggung 30 desa wisata, dan Kota Magelang 5 desa wisata. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lebih banyak pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata di tingkat lokal.
Baca juga: Libur Akhir Tahun, 30.000 Wisatawan Diprediksi Kunjungi Candi Borobudur
Baca juga: Unik, Ada Unsur Yunani Kuno di Relief Candi Pawon
Tag: #daerah #bakal #disulap #jadi #pusat #wisata #baru #sekitar #borobudur