Alasan Muhammad Toha Tinggalkan Persita Tangerang ke DPMM FC Brunei Darussalam
Langkah mengejutkan diambil bek sayap andalan Persita Tangerang, Muhammad Toha, yang resmi hijrah ke luar negeri. Pemain sepak bola berpengalaman ini memilih bergabung dengan klub asal Brunei Darussalam, DPMM FC.
Keputusan besar tersebut diambil setelah sang pemain mengabdi selama sembilan musim berturut-turut di Tangerang. Kepergian ini menandai babak baru dalam karier profesional sepak bola sang pemain bertahan.
Toha mengungkapkan bahwa ambisi pribadi untuk meningkatkan kualitas diri menjadi alasan utama di balik kepindahannya. Ia ingin menguji kemampuannya di atmosfer kompetisi yang berbeda di luar Indonesia.
Kapten Persita Tangerang Muhammad Toha. (HO/Persitafc.com)"Saya ingin sama-sama menaikkan level permainan. Lebih dari itu, saya ingin Persita bisa lebih baik lagi di masa mendatang," kata Toha.
Pemain yang dikenal disiplin ini juga berharap bisa menjadi teladan yang baik di klub barunya nanti. Ia ingin menularkan profesionalisme sepak bola kepada para pemain yang lebih muda di sana.
"Saya ingin mencari pengalaman baru di luar sana dan semoga saya bisa mempertahankan karakter permainan, attitude, dan gaya hidup. Saya harus bisa memberi contoh buat pemain lain. Terutama pemain muda," kata dia.
Kapten Persita Tangerang Muhammad Toha. (HO/Persitafc.com)Loyalitas Toha bersama tim berjuluk Pendekar Cisadane memang sudah tidak perlu diragukan lagi oleh publik. Dirinya tercatat telah membela panji Persita Tangerang sejak tahun 2017 silam.
Selama hampir satu dekade, kontribusinya sangat nyata dengan membukukan lebih dari 200 penampilan kompetitif. Angka tersebut menegaskan statusnya sebagai salah satu ikon modern bagi klub kebanggaan Tangerang.
Pada kompetisi musim 2025/2026, peran sentral sang pemain di atas lapangan hijau tetap tidak tergantikan. Ia sukses mengemas 30 pertandingan penting di bawah arahan strategi taktis pelatih Carlos Pena.
Keberadaan suporter setia di tribun penonton selalu menjadi bahan bakar motivasi terbesar bagi sang bek sayap. Komunitas pendukung sepak bola di Tangerang dinilai memiliki militansi yang sangat luar biasa.
"Senang dan bangga bisa bermain lebih dari 200 pertandingan untuk Persita, saya bersyukur selalu atas kesempatan ini. Saya berharap Persita Fans tak lelah untuk terus mendukung dan membela tim ini," ujar Toha.
Ia menyadari bahwa dinamika performa sebuah klub sepak bola sering kali mengalami pasang surut. Namun, kehadiran suporter diyakini mampu menjadi penyelamat tim di masa-masa sulit kompetisi.
"Terkadang dalam sepak bola ada kondisi dan situasi yang kurang baik, namun dengan dukungan kalian tim ini akan terus berkembang dan menjadi kebanggaan Tangerang," katanya.
Sesaat setelah pengumuman resmi berpisah, manajemen Persita Tangerang langsung melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada sang pemain. Pihak klub sangat menghargai jasa besar yang telah diberikan selama ini.
Manajemen menilai dedikasi tinggi serta jiwa kepemimpinan Toha di dalam ruang ganti adalah warisan berharga. Karakter kuat tersebut akan menjadi contoh penting bagi generasi penerus Pendekar Cisadane.
Perpindahan Muhammad Toha ke DPMM FC menjadi kehilangan besar bagi kedalaman skuad Persita Tangerang menjelang musim baru. Konsistensinya di lini belakang selama ini menjadikannya figur kapten yang sulit tergantikan.
Di sisi lain, DPMM FC merupakan klub tangguh asal Brunei Darussalam yang kerap berkompetisi di kasta tertinggi Liga Singapura. Kehadiran Toha diharapkan mampu mendongkrak performa lini pertahanan klub berjuluk Tebuan tersebut.
Tag: #alasan #muhammad #toha #tinggalkan #persita #tangerang #dpmm #brunei #darussalam