Antisipasi Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Turis dari 4 Negara
Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta tuntas direvitalisasi, diresmikan pada 12 November 2025(InJourney Airports)
10:07
12 Mei 2026

Antisipasi Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Turis dari 4 Negara

Empat negara masuk radar pengawasan ekstra untuk mengantisipasi Hantavirus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten. Empat negara yang dimaksud adalah Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama.

Berdasarkan keterangan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, keempat negara tersebut teridentifikasi memiliki kasus Hantavirus. 

"Jadi itu ada empat negara yang kami melakukan pengetatan ekstra kalau ada flight yang direct ke Soekarno-Hatta," kata Kepala BBKK Bandara Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: Kapal Pesiar MV Hondius, Titik Awal Wabah Hantavirus yang Sebabkan 3 Orang Meninggal

Pengetatan pengawasan terhadap penumpang internasional dari empat negara itu dilakukan melalui beberapa tahapan.

Mulai dari pengisian deklarasi kesehatan melalui aplikasi Satu Sehat hingga pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal scanner.

“Pertama melalui pengisian aplikasi Satu Sehat. Dari situ kita nanti akan tahu risiko daripada pesawat itu, ada orang berisiko atau tidak,” ujar Naning.

Selanjutnya, akan ada pengamatan tanda dan gejala melalui thermal scanner dan observasi visual.

Baca juga: Kenapa Kapal Pesiar Rentan Jadi Lokasi Penyebaran Virus seperti Hantavirus?

Ilustrasi virus.Freepik/wirestock Ilustrasi virus.

Naning menjelaskan, jika dari dua cara tersebut ditemukan penumpang dengan tanda dan gejala yang mengarah pada Hantavirus, petugas akan melakukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter.

“Kalau dari pemeriksaan memang yang bersangkutan itu probable, maka kami rujuk ke rumah sakit pusat infeksi untuk melakukan penanganan lebih lanjut,” ujar dia.

Pihaknya juga telah menyiapkan ambulans khusus penyakit menular untuk proses rujukan pasien.

"Karena orang yang kita bawa ini, yang mau kita rujuk ini adalah orang dengan penyakit menular," jelas dia.

Baca juga: Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Mewah, 3 Orang Dilaporkan Meninggal

Apa itu Hantavirus dan bagaimana penularannya?

Hantavirus merupakan kelompok virus yang biasa menyebar dari hewan pengerat, seperti mencit dan tikus, melalui feses, air liur, atau urinnya.

Gejala awal terkena hantavirus meliputi kelelahan, demam, dan nyeri otot, sakit kepala, pusing, menggigil, dan masalah perut pada beberapa pasien.

Penyakit ini jarang menular antar-manusia. Bila seseorang terkena hantavirus, korban dapat mengalami penyakit pernapasan yang parah.

Meskipun begitu, pihak BBKK Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan tetap waspada dan mengantisipasi agar tidak masuk ke Indonesia.

"Di ambulans penyakit menular ada sistem dekontaminasi sehingga virus, bakteri, atau kuman yang berasal dari orang yang masuk di dalam ambulans yang kita curigai tadi, itu nanti bisa didekontaminasi sehingga tidak terjadi penularan dari orang ke orang lain," pungkasnya.

Baca juga: Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta akan Naik, Apa Alasannya?

Tag:  #antisipasi #hantavirus #bandara #soetta #perketat #kedatangan #turis #dari #negara

KOMENTAR