5 Rekomendasi Wisata Alam di Purbalingga untuk Libur Lebaran
- Libur Lebaran menjadi momen yang tepat untuk menikmati keindahan wisata alam bersama keluarga.
Kabupaten Purbalingga di Jawa Tengah menawarkan beragam destinasi alam yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari air terjun, perbukitan, hingga kawasan hutan yang asri.
Selain menyuguhkan pemandangan menenangkan, sejumlah lokasi ini juga cocok menjadi pilihan untuk melepas penat setelah aktivitas sehari-hari sekaligus mengisi waktu liburan panjang.
5 wisata alam di Purbalingga
Berikut rekomendasi lima wisata alam di Purbalingga yang cocok dikunjungi untuk mengisi momen liburan bersama keluarga:
1. D’Las Lembah Asri Serang
D’Las Lembah Asri Serang berada di Jalan Raya Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah. Kawasan ini terletak di lereng Gunung Slamet sehingga menawarkan suasana sejuk dan pemandangan alam yang asri.
Tempat wisata bernama Desa Wisata Lembah Asri Serang di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
Dari pusat Kota Purbalingga, perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam dengan kendaraan pribadi. Akses jalan sudah beraspal dan cukup lebar sehingga mudah dilalui motor, mobil, hingga bus wisata.
D’Las Lembah Asri dikenal sebagai wisata keluarga dengan wahana lengkap, antara lain: Dino Land (replika dinosaurus interaktif), kolam renang anak dan dewasa, mini zoo, sepeda air, ATV dan jeep wisata (off-road), flying fox dan high rope, rainbow slide dan playground.
Baca juga: Lembah Asri Serang, Sepotong Surga di Kaki Gunung Slamet
Ada pula kereta wisata, berkuda, taman bunga & taman kelinci, petik stroberi, taman salju dan area piknik hutan pinus.
Untuk menikmati berbagai wahana tersebut, pengunjung perlu membeli tiket masuk utama: Rp10.000 per orang, Parkir: Rp 2.000 (motor) dan Rp 5.000 (mobil), dan tiket wahana mulai Rp5.000 hingga Rp350.000 tergantung jenis aktivitas
Harga tersebut tergolong terjangkau, dengan sistem bayar terpisah untuk setiap wahana yang ingin dicoba.
2. Situ Tirta Marta
Situ Tirta Marta terletak di Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari, Purbalingga, Jawa Tengah. Akses menuju lokasi cukup mudah dijangkau kendaraan roda dua maupun roda empat dengan jarak sekitar 7–8 km (kurang-lebih 15–20 menit) dari Alun-Alun Purbalingga.
Situ Tirta Marta menawarkan wisata air alami dengan berbagai aktivitas menarik seperti kolam alami dengan air sangat jernih dari mata air Gunung Slamet, spot foto underwater lengkap dengan properti unik, river tubing (susur sungai menggunakan ban), area santai dan warung makanan.
Untuk menikmati suasana alami dengan pepohonan rindang di Situ Tirta Marta, pengunjung cukup merogok kocek sekitar Rp 5.000 – Rp 7.000 per orang untuk tiket masuk dan parkir motor Rp 2.000, mobil Rp 5.000. Harga sewa ban untuk river tubing juga sangat terjangkau sekitar Rp 5.000.
3. Goa Lawa
Goa Lawa Purbalingga merupakan destinasi wisata alam yang berada di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, di lereng Gunung Slamet. Lokasinya berjarak sekitar 24 km dari pusat Purbalingga dan dapat ditempuh dalam waktu 30–40 menit dengan akses jalan yang cukup baik.
Sekitar 250 siswa MTs dan komunitas di Purbalingga, Jawa Tengah menggelar upacara bendera memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di dalam obyek wisata Goa Lawa, Jumat (17/8/2018).
Objek wisata ini menawarkan pengalaman menyusuri gua alami dengan stalaktit dan stalagmit yang indah, dilengkapi pencahayaan warna-warni. Selain itu, tersedia wahana seperti caving, outbound, dan camping. Fasilitasnya pun lengkap, mulai dari area parkir, toilet, hingga mushala.
Baca juga: Uniknya Peragaan Busana di Goa Lawa Purbalingga
Harga tiket masuk tergolong terjangkau, yakni sekitar Rp 20.000 pada hari biasa dan Rp25.000 saat akhir pekan. Dengan keunikan gua lava dan suasana sejuk pegunungan, Goa Lawa cocok menjadi pilihan wisata alam sekaligus petualangan singkat.
4. Curug Karang
Curug Karang Karangmoncol merupakan destinasi wisata alam yang terletak di Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga. Berada di kawasan perbukitan yang masih alami, curug ini menawarkan suasana sejuk dan jauh dari keramaian.
Untuk mencapai lokasi, pengunjung dapat menempuh perjalanan sekitar 1–1,5 jam dari pusat kota Purbalingga.
Rute yang dilalui umumnya menuju Kecamatan Karangmoncol, kemudian dilanjutkan ke desa setempat dan trekking ringan menuju lokasi air terjun. Akses jalan cukup baik hingga area parkir, namun perjalanan akhir harus ditempuh dengan berjalan kaki.
Baca juga: 5 Wisata Edukasi Anak di Purbalingga: Akuarium Raksasa hingga Goa Lava
Curug ini menyuguhkan keindahan air terjun alami dengan aliran jernih dan bebatuan khas yang eksotis. Aktivitas yang bisa dilakukan antara lain bermain air, menikmati panorama, dan berfoto. Fasilitas yang tersedia masih sederhana, seperti area parkir, warung kecil, dan tempat istirahat.
Harga tiket masuk tergolong sangat terjangkau, berkisar Rp5.000–Rp10.000 per orang. Dengan keindahan alam yang masih asri dan suasana yang tenang, Curug Karang Karangmoncol cocok menjadi pilihan wisata bagi pecinta alam yang ingin mencari ketenangan.
5. Pendakian Gunung Slamet
Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah yang menjadi destinasi favorit para pendaki. Salah satu jalur pendakian yang populer berada di wilayah Purbalingga, tepatnya melalui Basecamp Bambangan di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja.
Puncak Gunung Slamet, Jawa Tengah.
Akses menuju basecamp cukup mudah dijangkau. Dari pusat Kota Purbalingga, perjalanan memakan waktu sekitar 1–1,5 jam menuju Desa Kutabawa.
Rute yang ditempuh umumnya melalui jalur Purbalingga–Karangreja hingga sampai di basecamp Bambangan. Jalan sudah beraspal, meski menanjak di beberapa titik.
Pendakian Gunung Slamet menawarkan pengalaman petualangan alam yang menantang, mulai dari hutan lebat, padang edelweiss, hingga pemandangan kawah aktif di puncak. Aktivitas utama tentu saja trekking/pendakian, dengan beberapa pos peristirahatan dan area camping di sepanjang jalur.
Baca juga: Imbas Banjir Bandang, Jalur Pendakian Gunung Slamet Kembali Dibuka Pekan Depan
Fasilitas di basecamp memadai, seperti area parkir, toilet, warung makan, serta penyewaan perlengkapan pendakian dan jasa porter. Untuk melakukan pendakian, pengunjung dikenakan simaksi (surat izin masuk) sekitar Rp 35.000 per orang, belum termasuk biaya parkir dan perlengkapan.
Dengan panorama alam yang luar biasa dan jalur yang menantang, pendakian Gunung Slamet menjadi pilihan tepat bagi pecinta alam yang ingin merasakan sensasi petualangan di gunung tertinggi di Jawa Tengah.
Demikianlah rekomendasi lima wisata alam di Purbalingga yang cocok dikunjungi untuk mengisi momen liburan bersama keluarga.
Tag: #rekomendasi #wisata #alam #purbalingga #untuk #libur #lebaran