Wajah Baru Antara Heritage Center, Tetap Asli meski Direvitalisasi
Galeri Antara Heritage Center, Sabtu (7/2/2026)(Kompas.com/Sandiago Ferdian)
05:07
9 Februari 2026

Wajah Baru Antara Heritage Center, Tetap Asli meski Direvitalisasi

– Kantor Berita Antara telah merampungkan revitalisasi terhadap kompleks gedung bersejarahnya di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Kawasan yang kini mengusung nama Antara Heritage Center (AHC) tersebut menjadi saksi perjalanan panjang jurnalistik Indonesia sejak awal abad ke-20.

Kompleks ini berdiri di atas lahan yang pembangunannya dimulai pada 1 April 1917 oleh Dominique Berretty.

Baca juga: Naskah Proklamasi Disiarkan Pertama Kali ke Dunia dari Sini, Seperti Apa Isinya?

Secara arsitektural, AHC terdiri dari tiga bangunan utama yang sarat nilai sejarah: bekas Kantor Berita Domei (era pendudukan Jepang), Gedung Adam Malik (dahulunya kuil Sikh India), dan Gedung Griya Aneta (bekas kantor berita Belanda).

Menjaga keaslian cagar budaya kelas A

Mengingat statusnya sebagai Cagar Budaya Kelas A, proses revitalisasi dilakukan dengan ketat.

Selain itu, pengelola memastikan tidak ada perubahan pada struktur maupun bentuk asli bangunan.

Galeri Antara Heritage Center, Sabtu (7/2/2026)Kompas.com/Sandiago Ferdian Galeri Antara Heritage Center, Sabtu (7/2/2026)

“Tidak ada perbedaan (bentuk), karena kita tidak boleh mengubah. Harus tetap dikembalikan seperti semula, hanya memperbaiki,” ujar Sofia Prameswari dari Antara Heritage Center, saat ditemui Kompas.com di lokasi, Sabtu (7/2/2026).

Detail keaslian material juga dipertahankan, termasuk penggunaan semen khusus yang diimpor dari Belanda.

Baca juga: Mesin Tik Naskah Proklamasi Sayuti Melik, Ada Di mana Sekarang?

Satu-satunya penambahan signifikan ialah fasilitas AC yang dipasang dengan teknik khusus tanpa merusak dinding asli, sementara plafon tinggi tetap dipertahankan untuk sirkulasi udara khas bangunan zaman Belanda.

Dari galeri foto ke ruang publik

Jika sebelumnya lokasi ini lebih dikenal sebagai Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA), kini AHC memperluas fungsinya.

Selain menjadi museum sejarah Antara, gedung ini mencakup ruang direksi, Lobi Adam Malik, dan ruang pameran seni yang dapat diakses publik.

Ruang Kerja Adam Malik di Antara Heritage Center, Sabtu (7/2/2026)Kompas.com/Sandiago Ferdian Ruang Kerja Adam Malik di Antara Heritage Center, Sabtu (7/2/2026)

Masyarakat yang ingin memanfaatkan ruang-ruang di AHC dapat mengikuti mekanisme yang telah disediakan pengelola.

Meski hadir dengan tampilan lebih segar dan estetis, fungsi utama Antara sebagai kantor berita nasional tidak berubah.

Baca juga: Naskah Asli Proklamasi Nyaris Terbuang, Inilah Sosok yang menyelamatkannya

Di bawah koordinasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Antara tetap beroperasi sebagai produsen konten, dengan sekitar 1.500 konten per hari yang disuplai ke berbagai media di seluruh Indonesia.

Tag:  #wajah #baru #antara #heritage #center #tetap #asli #meski #direvitalisasi

KOMENTAR