Mesti Sabar Kalau Mau ke TN Komodo, Penutupan Diperpanjang sampai 1 Februari karena Alasan Ini
Ilustrasi komodo, spesies hewan endemik Indonesia(Dok. Shutterstock/Sergey Uryadnikov)
08:28
30 Januari 2026

Mesti Sabar Kalau Mau ke TN Komodo, Penutupan Diperpanjang sampai 1 Februari karena Alasan Ini

— Wisatawan yang ingin berkunjung ke Taman Nasional (TN) Komodo harus bersabar dan rajin mengecek info update buka-tutup destinasi ini.

Info terbaru, Otoritas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo kembali memperpanjang penutupan pelayaran kapal wisata menuju TN Komodo dan kawasan sekitarnya hingga 1 Februari 2026.

Alasannya karena adanya potensi cuaca ekstrem yang dinilai membahayakan keselamatan wisatawan.

Dipicu angin kencang dan gelombang tinggi

Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menjelaskan bahwa maklumat pelayaran dikeluarkan setelah pihaknya menerima laporan prakiraan cuaca Maritim BMKG per 26 Januari 2026.

Baca juga: Jangan Kecele Karena Akses ke TN Komodo Tutup Sementara, Ini Sebabnya

Data BMKG menunjukkan adanya potensi angin kencang serta gelombang tinggi di perairan Labuan Bajo dan sekitarnya.

"Maklumat itu dikeluarkan untuk menindaklanjuti informasi kecepatan angin dan tinggi gelombang dari prakiraan cuaca Maritim BMKG dan hasil pengamatan laut dari pos darat serta laporan kapal lainnya," ujar Stephanus dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).

Sebagai tindak lanjut, pelayanan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk seluruh kapal wisata, termasuk speed boat, ditutup sementara mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026. SPB hanya akan dibuka kembali setelah cuaca dinyatakan membaik oleh BMKG.

Instruksi untuk nakhoda kapal wisata TN Komodo

Dalam maklumat tersebut, KSOP meminta para nakhoda untuk:

  • Memastikan kelaiklautan kapal,
  • Berlindung di area aman ketika cuaca memburuk,
  • Memberitahukan kapal lain jika menemukan potensi bahaya,
  • Serta berlabuh atau mooring di lokasi terlindung dari gelombang tinggi dan arus kuat dengan mesin dalam kondisi standby.

Baca juga: Pink Beach di Pulau Komodo Jadi Pantai Terindah di Dunia 2025

KSOP juga menekankan agar para nakhoda tetap berkoordinasi dengan Syahbandar dan Basarnas apabila kondisi cuaca semakin memburuk.

TN Komodo sudah delapan kali tutup sejak akhir 2025

Penutupan pelayaran menuju TN Komodo bukan pertama kali terjadi. Sejak insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah pada 26 Desember 2025, penutupan telah dilakukan sebanyak delapan kali.

Berikut riwayat penutupan yang tercatat:

kapal wisata sedang berlabuh di Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Kompas.com/nansianus taris kapal wisata sedang berlabuh di Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

  • 29 Desember 2025
  • 2–6 Januari 2026
  • 5–8 Januari 2026
  • 12–15 Januari 2026
  • 14–20 Januari 2026
  • 20–27 Januari 2026
  • 27–29 Januari 2026
  • 29 Januari–1 Februari 2026 (penutupan terbaru)

Serangkaian penutupan ini menegaskan bahwa kondisi cuaca di perairan Labuan Bajo sedang tidak stabil sehingga memerlukan langkah pengamanan ekstra, terutama karena rute wisata TN Komodo didominasi aktivitas laut.

Keselamatan wisatawan jadi prioritas

KSOP menegaskan bahwa kebijakan penutupan bersifat antisipatif guna mencegah kecelakaan serupa di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Baca juga: Isu Ratusan Vila di Pulau Padar, Menhut: Tak Akan Ganggu Habitat Komodo

Wisatawan diimbau mengikuti informasi resmi sebelum merencanakan perjalanan ke TN Komodo dan memahami bahwa keselamatan menjadi prioritas utama.

Tag:  #mesti #sabar #kalau #komodo #penutupan #diperpanjang #sampai #februari #karena #alasan

KOMENTAR