Kapan Biasanya Harga Tiket Pesawat ke Jepang Murah? Ini 4 Bulan yang Perlu Diperhatikan
- Jepang masih menjadi salah satu destinasi luar negeri paling favorit bagi wisatawan Indonesia. Perpaduan budaya tradisional dan modern membuat Negeri Sakura selalu punya daya tarik tersendiri.
Transportasi publik yang rapi, kuliner khas mendunia, hingga pemandangan alam empat musim jadi alasan kuat banyak orang.
Namun, di balik pesonanya, satu hal yang sering jadi pertimbangan utama adalah harga tiket pesawat yang relatif mahal dibanding negara Asia lain.
Meski begitu, tiket pesawat ke Jepang tidak selalu mahal sepanjang tahun. Jika merencanakan dengan tepat dan memilih waktu keberangkatan cermat, harga bisa jauh lebih bersahabat.
Musim perjalanan (travel season) sangat memengaruhi fluktuasi harga. Jumlah wisatawan, cuaca, dan kalender libur di Jepang serta Indonesia berpengaruh besar.
Untuk kamu yang ingin menekan anggaran liburan ke Jepang, berikut panduan bulan yang biasanya menawarkan harga tiket lebih murah beserta alasan dan hal yang perlu diperhatikan.
1. Januari – Februari: Periode Low Season Setelah Tahun Baru
Bulan Januari dan Februari sering disebut waktu ideal untuk mencari tiket pesawat murah ke Jepang. Setelah euforia liburan Tahun Baru, jumlah wisatawan menurun cukup signifikan.
Maskapai dan pelaku pariwisata menyesuaikan harga untuk menarik minat pelancong tetap tinggi.
Dari sisi cuaca, Jepang sedang berada di musim dingin. Suhu bisa turun di bawah nol derajat, terutama di wilayah utara seperti Hokkaido.
Banyak wisatawan menganggap musim dingin menawarkan pengalaman berbeda. Mulai dari salju, festival musim dingin, hingga kesempatan bermain ski.
Keuntungan bepergian di periode ini adalah biaya akomodasi cenderung lebih rendah dan destinasi wisata tidak terlalu padat. Kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto terasa lebih lengang jika dibanding musim liburan.
Jika kamu tidak keberatan udara dingin dan ingin liburan dengan suasana tenang, Januari–Februari jadi waktu yang sangat layak dipertimbangkan.
2. Awal Juni: Transisi Musim Panas dan Musim Hujan Ringan
Awal Juni sering terlewat oleh wisatawan, padahal menawarkan harga tiket cukup kompetitif. Periode ini menandai awal musim panas sekaligus musim hujan ringan atau tsuyu di Jepang.
Banyak orang khawatir hujan, padahal intensitasnya masih ringan dan tidak turun sepanjang hari. Suhu udara juga masih cukup nyaman, belum panas puncak seperti Juli dan Agustus.
Jumlah wisatawan turun, sehingga maskapai biasanya memberikan harga tiket lebih ramah kantong. Tempat wisata juga bisa dinikmati tanpa antrean panjang.
Bagi wisatawan yang fleksibel dan tidak mengejar cuaca sempurna, awal Juni sangat strategis untuk berkunjung ke Jepang dengan anggaran lebih hemat.
3. September: Murah dan Nyaman, Tapi Perlu Antisipasi Cuaca
September dikenal sebagai bulan 'ramah kantong' untuk terbang ke Jepang. Setelah puncak liburan musim panas di Agustus, arus wisatawan mulai menurun.
Kondisi ini menurunkan harga tiket pesawat dan akomodasi secara signifikan.
Dari sisi cuaca, September juga masa transisi menuju musim gugur. Suhu mulai menurun dan terasa lebih sejuk dibanding musim panas.
Namun, ada risiko potensi topan. Beberapa wilayah Jepang bisa terkena badai tropis dalam periode ini.
Dengan perencanaan matang, termasuk memantau prakiraan cuaca dan asuransi perjalanan, September tetap menarik bagi wisatawan yang ingin hemat biaya.
Suasana kota mulai kembali normal dan tidak seramai musim liburan, menjadi keuntungan lain bulan ini.
4. Oktober – Awal November: Indah, Harga Mulai Naik Tapi Masih Masuk Akal
Oktober hingga awal November bukanlah periode termurah. Namun, ini waktu bagus bagi wisatawan mencari keseimbangan harga dan pengalaman.
Musim gugur Jepang terkenal dengan keindahan dedaunan merah dan kuning (koyo). Ini menjadi daya tarik utama wisatawan dunia.
Harga tiket pesawat memang mulai naik dibanding September, tapi masih lebih terjangkau dibanding puncak liburan akhir tahun atau musim sakura.
Cuaca sejuk, langit cerah, dan pemandangan alam memukau membuat periode ini "worth it" meski harganya sedikit lebih mahal.
Jika tujuan utama adalah menikmati alam Jepang tanpa lonjakan harga ekstrem, Oktober hingga awal November adalah kompromi terbaik.
Bulan yang Sebaiknya Dihindari Jika Mencari Tiket Murah
Beberapa periode dikenal sebagai musim termahal terbang ke Jepang. Desember hingga awal Januari adalah puncak liburan akhir tahun bagi wisatawan internasional dan warga Jepang.
Harga tiket pesawat dan hotel melonjak tajam dan sering habis jauh-jauh hari.
Musim semi atau sakura pada akhir Maret hingga April juga termasuk periode dengan harga tinggi. Permintaan perjalanan naik drastis karena popularitas bunga sakura.
Tiket murah jadi sangat sulit ditemukan pada periode ini.
Mengerti pola ini membantu wisatawan merencanakan liburan ke Jepang lebih cerdas dan hemat. Liburan ke Jepang tidak harus mahal jika waktu keberangkatan dipilih tepat dan perencanaan dini dilakukan.
Tag: #kapan #biasanya #harga #tiket #pesawat #jepang #murah #bulan #yang #perlu #diperhatikan