Sedang Tren, Dinas Pariwisata Sumbar Bidik Pasar Sport Tourism
Peserta kategori Little Heroes Sprint berlomba penuh semangat di ajang PIK Nite Run 2025.(KOMPAS.com/HOTRIA MARIANA)
18:07
5 November 2025

Sedang Tren, Dinas Pariwisata Sumbar Bidik Pasar Sport Tourism

Sumatera Barat dikenal akan keindahan alam dan budayanya, serta kuliner khas yang identik dengan penggunaan santan, seperti rendang dan gulai.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Lila Yanwar, juga menyoroti tingginya minat sport tourism di Sumatera Barat.

"Sekarang yang booming adalah sport tourism. Orang-orang lagi hobi running," kata Lila saat ditemui Kompas.com di tengah Table Top Networking Familiarization Trip Kementerian Pariwisata RI bersama Travel Agent Malaysia ke Sumatera Barat, Kamis (30/10/2025).

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Lila Yanwar, saat ditemui Kompas.com di Bandara Internasional Minangkabau usai menyambut peserta Familiarization Trip Kementerian Pariwisata RI bersama Travel Agent Malaysia ke Sumatera Barat, Senin (27/10/2025).Kompas.com/Krisda Tiofani Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Lila Yanwar, saat ditemui Kompas.com di Bandara Internasional Minangkabau usai menyambut peserta Familiarization Trip Kementerian Pariwisata RI bersama Travel Agent Malaysia ke Sumatera Barat, Senin (27/10/2025)."Kalau ada marathon, kemudian digabungkan dengan destinasi sebagai view (latar), biasanya langsung banyak peminat," sambung dia.

Dalam tahun ini, Sumatera Barat telah menggelar beberapa kali aktivitas lari di dekat tempat wisata, seperti Blue Ocean Minang Run 2025 di pesisir Pantai Padang dan Police Women Run 2025 di Jam Gadang Bukittinggi.

Sejumlah kegiatan lari juga tengah disiapkan yaitu Minang Geopark Run 2025 pada 30 November dan Padang City Trail 2025 pada 23 November.

"Sekarang kami sedang coba menggabungkan event budaya dengan sport tourism yang ada. Enggak cuma running, kami juga mau menghidupkan olahraga climbing," jelas Lila.

Meski tren sport tourism tampak menjanjikan, sejauh ini, mantan Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat itu mengatakan, belum bisa memastikan seberapa besar jumlah peminat sport tourism di Sumatera Barat.

Termasuk persentase kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) dalam aktivitas wisata minat khusus ini.

Ketua Asita DPD Sumatera Barat, Darmawi, menyampaikan, jumlah kunjungan turis asing ke Sumatera Barat naik sekitar 30 persen pada 2025.

Sebaliknya, kunjungan wisnus ke Sumatera Barat justru menurun hingga 50 persen pada 2025, menyusul kebijakan efisiensi yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Asita DPD Sumatera Barat, Darmawi, saat ditemui Kompas.com di tengah Table Top Networking Familiarization Trip Kementerian Pariwisata RI bersama Travel Agent Malaysia ke Sumatera Barat, Kamis (30/10/2025).Kompas.com/Krisda Tiofani Ketua Asita DPD Sumatera Barat, Darmawi, saat ditemui Kompas.com di tengah Table Top Networking Familiarization Trip Kementerian Pariwisata RI bersama Travel Agent Malaysia ke Sumatera Barat, Kamis (30/10/2025).

"Kami berharap pada tahun 2026 ada penambahan penerbangan langsung (direct flight) dari beberapa negara, termasuk Singapura," kata Darmawi saat ditemui dalam kesempatan yang sama.

Sebab bukan hanya olahraga lari dan panjat tebing, Sumatera Barat juga digemari karena pesona Kepulauan Mentawai.

Menurut Darmawi, banyak turis asing asal Eropa yang sengaja terbang ke Sumatera Barat demi menikmati ombak surfing di Mentawai.

"Turis Australia banyak yang minat ke sini, potensi Mentawai sangat tinggi. Sayangnya, aksesibilitas ke sana belum ada," ungkap dia.

Ombak di Mentawai disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia, membuat banyak peselancar ingin mencoba gelombang di Kepulauan Mentawai.

Untuk tiba di Mentawai, mayoritas turis asing mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, lalu melanjutkan jalur darat menggunakan feri selama empat jam.

"Di sana sudah ada bandara. Saya meyakini kalau saja ada empat penerbangan setiap hari, pasti akan penuh penumpang," pungkas dia.

Selain turis Australia, Darmawi juga menyoroti kunjungan turis asal Malaysia, Singapura, dan Thailand yang gemar ke Malaysia.

Tag:  #sedang #tren #dinas #pariwisata #sumbar #bidik #pasar #sport #tourism

KOMENTAR