GPU Ini Laku 30.000 Unit dalam 48 Jam, Meski Kalah dari Nvidia Lawas
GPU LX 7G100 buatan Lisuan Tech ludes dipesan sebanyak 30.000 unit hanya dalam kurun waktu 48 jam sejak peluncurannya.(Lisuan Tech)
11:03
28 Mei 2026

GPU Ini Laku 30.000 Unit dalam 48 Jam, Meski Kalah dari Nvidia Lawas

- Sebuah pencapaian yang mengejutkan baru saja terjadi di pasar komponen komputer China. Produsen kartu grafis (GPU) pendatang baru asal China, Lisuan Tech, sukses menjual habis stok GPU gaming teranyar mereka dalam waktu yang sangat singkat.

Kartu grafis bernama LX 7G100 buatan Lisuan Tech ludes dipesan sebanyak 30.000 unit hanya dalam kurun waktu 48 jam sejak peluncurannya.

Yang menarik, rekor penjualan ini berhasil diraih meskipun kartu grafis tersebut mencatatkan hasil benchmark yang terbilang biasa saja, bahkan gagal memenuhi target performa klaim pemasarannya.

Fenomena ini seolah membuktikan bahwa antusiasme konsumen lokal China terhadap produk teknologi dalam negeri nyatanya sukses mengalahkan pertimbangan rasio performa dan harga perangkat itu sendiri.

Di pasar China, Lisuan Tech membanderol LX 7G100 dengan harga eceran yang disarankan (MSRP) sebesar 485 dollar AS (sekitar Rp 8,5 juta).

Dengan terjualnya 30.000 unit pada fase pre-order kloter pertama, startup yang didirikan oleh mantan staf S3 Graphics pada 2021 ini diperkirakan berhasil meraup pendapatan kotor lebih dari 14,55 juta dollar AS atau setara dengan Rp 250 miliar.

Angka tersebut menjadi tonggak sejarah bagi sebuah perusahaan pendatang baru di tengah industri GPU yang selama ini didominasi oleh dua raksasa, Nvidia dan AMD.

Baca juga: Nvidia Temukan Tambang Cuan Baru Rp 3,4 Kuadriliun, Bukan dari GPU

Kesuksesan ini juga meroketkan pamor merek Lisuan Tech. Di platform e-commerce raksasa China, JD.com, perusahaan ini langsung melesat menduduki peringkat keenam untuk penjualan kartu grafis, hanya terpaut tipis di belakang merek-merek mapan sekelas Asus, Gigabyte, dan MSI.

GPU LX 7G100 buatan Lisuan Tech ludes dipesan sebanyak 30.000 unit hanya dalam kurun waktu 48 jam sejak peluncurannya.Lisuan Tech GPU LX 7G100 buatan Lisuan Tech ludes dipesan sebanyak 30.000 unit hanya dalam kurun waktu 48 jam sejak peluncurannya.

Strategi jitu

Untuk memaksimalkan momentum dan membangun hype, Lisuan Tech meniru langkah yang kerap dilakukan Nvidia, yakni dengan merilis unit terbatas bernama "Founders Edition" untuk LX 7G100 ini.

Edisi eksklusif ini hanya diproduksi sebanyak 1.000 unit. Spesialnya, setiap kartu grafis diberi nomor seri unik dan dibubuhkan tanda tangan asli secara langsung oleh co-founder sekaligus co-CEO Lisuan Tech, Xuan Yifang.

Strategi ini nyatanya sangat jitu. Kloter pertama edisi khusus ini terjual habis dalam sekejap. Mengingat tingginya permintaan, perusahaan telah menjadwalkan perilisan unit gelombang kedua yang siap dikirim pada tanggal 18 Juni 2026 mendatang.

Baca juga: China Pamer GPU Gaming Lokal, Performa Sudah Dekati RTX 3060

GPU LX 7G100 buatan Lisuan Tech ludes dipesan sebanyak 30.000 unit hanya dalam kurun waktu 48 jam sejak peluncurannya.Lisuan Tech GPU LX 7G100 buatan Lisuan Tech ludes dipesan sebanyak 30.000 unit hanya dalam kurun waktu 48 jam sejak peluncurannya.

Performa setara RTX 3060, harga setara RTX 5060 Ti

Ironisnya, kesuksesan ini rupanya tidak berbanding lurus dengan kualitas performa perangkat kerasnya.

Berikut adalah rangkuman dari hasil benchmark independen LX 7G100, seperti dihimpun KompasTekno dari Tom's Hardware.

  • Performa jauh, dalam kampanye pemasarannya, Lisuan Tech sering memosisikan LX 7G100 sebagai pesaing GeForce RTX 4060. Namun, performa terbukti hanya setara dengan Nvidia GeForce RTX 3060 lawas. Artinya, ia tertinggal satu generasi dari target awalnya, dan jauh tertinggal dua generasi di belakang lini terbaru RTX 5060.
  • Harga kemahalan, dengan harga 485 dollar AS, banderol kartu grafis China ini dinilai overpriced karena dipatok setara dengan harga Nvidia GeForce RTX 5060 Ti yang memiliki spesifikasi jauh lebih mumpuni.
  • Belum dukung Ray Tracing, kartu grafis generasi pertama ini juga dilaporkan tidak memiliki dukungan fitur pelacakan cahaya mumpuni, yang rencananya baru akan disematkan pada arsitektur generasi keduanya kelak.

Meski babak belur di sektor angka benchmark, LX 7G100 tetap memiliki kebanggaan tersendiri.

Perangkat keras ini mencetak sejarah sebagai kartu grafis level konsumen pertama asal China yang sukses mengantongi sertifikasi driver Microsoft WHQL.

Hal ini membuatnya diakui memiliki tingkat kecocokan (out-of-the-box compatibility) yang sangat stabil untuk menjalankan game-game AAA modern sejak hari pertama peluncuran.

Ludesnya puluhan ribu unit GPU ini pada akhirnya menjadi bukti nyata betapa tingginya kesediaan konsumen China untuk merogoh kocek dalam-dalam demi mendukung ekosistem teknologi domestik dan memutus ketergantungan dari dominasi Amerika Serikat.

Baca juga: Anak Magang Dipaksa Serahkan Hadiah Nvidia RTX 5060, Akhirnya Pilih Resign

GPU LX 7G100 buatan Lisuan Tech ludes dipesan sebanyak 30.000 unit hanya dalam kurun waktu 48 jam sejak peluncurannya.Lisuan Tech GPU LX 7G100 buatan Lisuan Tech ludes dipesan sebanyak 30.000 unit hanya dalam kurun waktu 48 jam sejak peluncurannya.

Tag:  #laku #30000 #unit #dalam #meski #kalah #dari #nvidia #lawas

KOMENTAR