Indosat Gandeng Kemnaker dan Wadhwani, Siapkan 1 Juta Talenta Digital AI di Indonesia
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Unsplash]
10:16
22 Mei 2026

Indosat Gandeng Kemnaker dan Wadhwani, Siapkan 1 Juta Talenta Digital AI di Indonesia

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) resmi menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) dan Wadhwani Foundation, untuk mempercepat pengembangan talenta digital berbasis kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional yang dilakukan di Jakarta belum lama ini.

Melalui kerja sama ini, ketiga pihak menargetkan pemberdayaan 1 juta talenta digital dan 100 ribu wirausahawan Indonesia lewat pelatihan AI, keterampilan digital, hingga pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi.

Program tersebut akan dijalankan melalui integrasi platform SIAPKerja milik Kemnaker RI dengan platform AI Wadhwani Foundation, yakni JobReady dan Genie AI, serta dukungan konektivitas dan ekosistem digital dari Indosat.

Pelatihan nantinya diperluas ke 24 Balai Latihan Kerja (BLK) Kemnaker RI di berbagai daerah di Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, mengatakan transformasi dunia kerja akibat digitalisasi dan perkembangan teknologi saat ini berjalan sangat cepat, sehingga membutuhkan langkah konkret untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja nasional.

“Dunia kerja saat ini tengah mengalami transformasi yang sangat cepat akibat disrupsi teknologi, digitalisasi, dan perubahan kebutuhan industri yang menciptakan kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.

Menurut Yassierli, bonus demografi Indonesia dapat menjadi peluang besar jika didukung peningkatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Kesepahaman bersama ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui pendekatan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis teknologi,” katanya dalam keterangan resminya, Jumat (22/5/2026).

Sementara itu, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan kolaborasi ini menjadi bagian dari visi demokratisasi AI di Indonesia.

“AI bukan hanya tentang inovasi, tetapi tentang bagaimana teknologi dapat membuka lebih banyak peluang, menghadirkan pengalaman yang lebih relevan, dan menciptakan manfaat nyata bagi pelanggan serta generasi muda Indonesia,” ujar Vikram.

Ia menambahkan semangat #LebihBaikIndosat mendorong perusahaan terus memperluas akses teknologi digital yang inklusif bagi masyarakat.

Di sisi lain, President Wadhwani Entrepreneurship Meetul B. Patel menilai relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri menjadi faktor penting dalam mencetak tenaga kerja digital masa depan.

“Dengan integrasi ke SIAPKerja dan dukungan 24 BLK Kemnaker, kami bisa menjangkau jutaan anak muda di seluruh penjuru Indonesia secara terukur. Keterampilan yang dilatih adalah keterampilan yang benar-benar dicari dunia industri saat ini, bukan tren kemarin,” jelasnya.

Tak hanya untuk pencari kerja, program ini juga dirancang inklusif bagi penyandang disabilitas melalui modul pelatihan adaptif berbasis AI yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.

Dalam implementasinya, Kemnaker RI akan memperkuat kebijakan dan jaringan BLK nasional, Wadhwani Foundation menyediakan kurikulum dan platform pembelajaran AI, sementara Indosat mendukung konektivitas digital serta inkubasi bisnis bagi tenaga kerja mandiri.

Kolaborasi IOH x Kemenaker x Wadhwani. [Indosat] Kolaborasi IOH x Kemenaker x Wadhwani. [Indosat]

Program tersebut bahkan sudah mulai berjalan lewat Workshop Kewirausahaan berbasis AI yang digelar secara daring pada 10–14 Mei 2026.

Sebanyak 8.744 peserta dari lebih dari 20 daerah di Indonesia mengikuti pelatihan tersebut dan menghasilkan lebih dari 1.200 ide bisnis baru.

Dari program itu, diproyeksikan akan tercipta sekitar 3.000 hingga 5.000 lapangan kerja baru dalam beberapa tahun mendatang.

Peserta yang menyelesaikan pelatihan nantinya juga akan memperoleh sertifikat kolaboratif dari Kemnaker RI, Indosat, dan Wadhwani Foundation yang diakui secara nasional maupun global.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #indosat #gandeng #kemnaker #wadhwani #siapkan #juta #talenta #digital #indonesia

KOMENTAR