Artemis II Resmi Meluncur, Manusia Kembali ke Bulan setelah 50 Tahun
Misi Artemis II lepas landas dari Landasan Peluncuran 39B di Pusat Luar Angkasa Kennedy di Cape Canaveral, Florida, pada 1 April 2026. Empat astronaut meluncur dengan roket NASA yang sangat besar pada 1 April dalam perjalanan yang telah lama dinantikan mengelilingi Bulan, penerbangan lintas bulan berawak pertama dalam lebih dari 50 tahun. (AFP/JIM WATSON)
18:06
2 April 2026

Artemis II Resmi Meluncur, Manusia Kembali ke Bulan setelah 50 Tahun

– Misi Artemis II resmi meluncur pada 1 April 2026, menandai kembalinya manusia ke ruang angkasa dalam (deep space), setelah lebih dari 50 tahun sejak program Apollo.

Peluncuran dilakukan dari Kennedy Space Center, Amerika Serikat (AS), menggunakan roket Space Launch System (SLS) yang membawa kapsul Orion berisi empat astronaut. Misi ini menjadi penerbangan berawak pertama dalam program Artemis milik NASA.

Administrator NASA, Jared Isaacman, pada Rabu mengatakan bahwa peluncuran astronaut dalam misi Artemis II merupakan “momen penting bagi negara dan bagi semua yang percaya pada eksplorasi.”

“Artemis II melanjutkan visi yang dicanangkan Presiden Donald J. Trump, yakni membawa manusia kembali ke Bulan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun, sekaligus membuka babak baru eksplorasi lunar setelah era Apollo,” ujar Isaacman dalam sebuah pernyataan, dikutip KompasTekno dari Fox News.

Empat astronaut yang terlibat dalam misi ini adalah Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta dua mission specialist yakni Christina Koch dan Jeremy Hansen dari Kanada.

Baca juga: NASA Longgarkan Aturan Gadget Astronot, iPhone Terbang ke Bulan

Komposisi kru ini mencatat sejarah baru karena mencakup perempuan pertama, astronaut kulit hitam pertama, serta astronaut non-Amerika pertama yang melakukan perjalanan ke sekitar Bulan.

Salah satu astronaut, Reid Wiseman, menyebut misi ini sebagai pengalaman yang sangat dinantikan.

“Kami siap untuk membawa manusia kembali menjelajahi ruang angkasa dalam dan melangkah lebih jauh dari yang pernah kami capai sebelumnya,” ujarnya dialam pernyataan resmi NASA.

Tidak mendarat di Bulan

Artemis II tidak akan mendarat di Bulan, melainkan melakukan perjalanan mengelilingi Bulan sebelum kembali ke Bumi. Misi ini diperkirakan berlangsung sekitar 10 hari, dengan tujuan utama menguji seluruh sistem kapsul Orion dalam kondisi nyata di luar orbit Bumi.

Selama misi, para astronaut akan menguji sistem pendukung kehidupan, navigasi, serta komunikasi jarak jauh, sekaligus melakukan uji kendali manual pesawat.

Empat astronaut yang terlibat dalam misi Artemis II: Reid Wiseman, Christina Koch, Victor Glover and Jeremy Hansen.NASA Empat astronaut yang terlibat dalam misi Artemis II: Reid Wiseman, Christina Koch, Victor Glover and Jeremy Hansen.Dalam perjalanan ini, kru akan menempuh jarak hingga sekitar 400.000 kilometer dari Bumi, menjadikannya salah satu perjalanan manusia terjauh dalam sejarah eksplorasi antariksa.

Misi ini juga dipandang sebagai langkah penting menuju target jangka panjang NASA untuk kembali mendaratkan manusia di Bulan.

Sejumlah pengamat menilai Artemis II sebagai fondasi krusial bagi masa depan eksplorasi antariksa. Ilmuwan NASA, Jacob Bleacher, menyebut misi ini sebagai langkah awal menuju pembangunan kehadiran manusia di Bulan.

Baca juga: 3 HP yang Pernah Dipakai Astronot di Luar Angkasa

“Artemis II adalah langkah pertama menuju jalur di mana kita akan mendarat di wilayah kutub selatan Bulan dan mulai membangun infrastruktur di sana,” ujarnya.

Namun, sejumlah ahli juga mengingatkan adanya risiko teknis yang tidak bisa diabaikan. Astrofisikawan Jonathan McDowell menyoroti bahwa margin kesalahan dalam misi ini sangat kecil, terutama saat proses kembali ke atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi.

Ia menyebut bahwa kesalahan kecil saja dapat berdampak besar pada keselamatan misi.

Fondasi krusial

Meski tidak melakukan pendaratan, Artemis II menjadi fondasi krusial untuk misi berikutnya, yaitu Artemis III yang ditargetkan akan membawa manusia kembali menginjakkan kaki di permukaan Bulan.

NASA ingin memastikan seluruh sistem benar-benar aman sebelum digunakan dalam misi pendaratan.

Peluncuran Artemis II sekaligus menandai dimulainya kembali era eksplorasi manusia ke luar orbit Bumi rendah, membuka jalan bagi pembangunan pangkalan di Bulan dan ambisi jangka panjang untuk mengirim manusia ke Mars.

Tag:  #artemis #resmi #meluncur #manusia #kembali #bulan #setelah #tahun

KOMENTAR