Di Balik Kecanggihan AI, Ada Peran Penting Produsen Micin dan Dudukan Toilet
Ilustrasi chip AI. (Shutterstock)
09:27
23 Februari 2026

Di Balik Kecanggihan AI, Ada Peran Penting Produsen Micin dan Dudukan Toilet

 - Nvida dan OpenAI mungkin jadi beberapa nama beken ketika membahas soal kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI).

Namun, pernahkah terlintas bahwa Ajinomoto, produsen bumbu penyedap makanan, serta Toto, perusahaan pembuat dudukan toilet juga punya peran penting terhadap perkembangan AI?

Kedua perusahaan asal Jepang itu punya peran berbeda di rantai pasokan industri semikonduktor.

Ajinomoto, yang dikenal sebagai peracik monosodium glutamate (MSG) merupakan penyuplai krusial industri semikonduktor.

Baca juga: Meta Pilih Setia dengan Nvidia, Borong Jutaan Chip AI

Produsen micin ini sudah puluhan tahun melakukan riset di bidang kimia asam amino. Portofolio ini menjadi modal Ajinomoto mengembangkan Ajinomoto Build-up Film (ABF), yakni material isolator khusus yang digunakan alam pengemasan semikonduktor canggih.

Sebenarnya, ABF bukan bagian dari chip silikon yang mengotaki AI. Material ini digunakan pada substrate, yakni lapisan atau papan penghubung, yang membawa sinyal listrik dan daya dari chip AI ke motherboard atau sistem lain.

Ilustrasi detail komponen substrate ABF buatan Ajinomoto yang digunakan pada chip.Ajinomoto Ilustrasi detail komponen substrate ABF buatan Ajinomoto yang digunakan pada chip.

Tanpa substrate, chip yang dipakai pada server AI, pusat data, hingga GPU gaming tidak akan bisa berfungsi.

Saat terjadi kelangkaan chip global tahun 2020-2021 lalu, keterbatasan kapasitas produksi substrate canggih seperti yang dibuat Ajinomoto, juga turut menjadi hambatan utama di rantai pasokan.

Penjelasan tentang ABF lebih lanjut bisa disimak di laman resmi Ajinomoto berikut.

Selain Ajinomoto, ada pula Toto yang dikenal sebagai produsen alat mandi premium.

Selain membuat produk sanitasi seperti dudukan toilet, Toto juga memproduksi komponen keramik presisi untuk peralatan semikonduktor.

Baca juga: Bea Cukai China Dikabarkan Blokir Impor Chip AI Nvidia H200

Keramik ini dibuat melalui proses sintering, yakni pemanasan material pada suhu sangat tinggi untuk menghasilkan komponen yang padat, tahan lama, dan tahan kontaminasi.

Nah, dalam proses sinterig tadi menghasilkan keramik dengan tingkat kemurnian yang sangat tinggi.

Keramik ultra-murni ini digunakan pada peralatan yang menangani wafer silikon di cleanroom.

Jadi, saat chip dibuat, wafer silikon atau lembaran tispis untuk dasar chip, diproses di ruangan super bersih (cleanroom).

Di ruangan ini, jumlah partikel debu di udara dikontrol sangat ketat, bahkan disebut jauh lebih bersih daripada ruang operasi di rumah sakit.

Nah, peralatan yang menangani wafer silikon, seperti robot handler, dudukan wafer, dan sebagainya, menggunakan komponen keramik ultra-murni buatan Toto tadi.

Keramik ultra-murni sangat diperlukan, karena struktur transistor pada chip, dibuat super kecil (skala nanometer).

Satu partikel debu mikrokopis saja, bisa menyebabkan masalah, seperti menggores wafer, menggangu pola sirkuit, atau paling fatal pembuatan wafer yang gagal total.

Jika tidak super-murni, keramik bisa saja mengandung jejak logam atau zat kimia dan bisa bereaksi saat terkena suhu atau bahan kimia tertentu.

Baca juga: Nvidia Siap Kirim 80.000 Chip AI Canggih H200 ke China

Selain Toto, beberapa perusahaan Jepang lain juga disebut berperan penting dalam rantai pasok hulu industri semikonduktor, seperti Shin-Etsu Chemical dan Tokyo Electron, sebagaimana KompasTekno rangkum dari India Today.

Perusahaan-perusahaan itu, termasuk Ajinomoto dan Toto, memang tidak secara langsung merancang chip AI seperti Nvidia, membuat data center, atau merancang model AI.

Namun, mereka membuat material dan komponen khusus yang menjadi fondasi krusial agar komputasi modern bisa berjalan lancar.

Tag:  #balik #kecanggihan #peran #penting #produsen #micin #dudukan #toilet

KOMENTAR