Jarang Disadari, Ini 4 Fungsi Flywheel Mobil yang Bikin Mesin Halus dan Stabil
Flywheel Mobil. (Dok. Suzuki)
13:08
6 Januari 2026

Jarang Disadari, Ini 4 Fungsi Flywheel Mobil yang Bikin Mesin Halus dan Stabil

- Flywheel atau roda gila adalah salah satu komponen penting pada mesin mobil yang sering luput dari perhatian. Padahal, tanpa komponen ini, mesin tidak akan bisa menyala dengan mulus, berputar stabil, dan menyalurkan tenaga secara optimal ke roda.

Saat kamu menyalakan mobil, flywheel langsung bekerja bersama komponen lain untuk memastikan mesin hidup dengan baik. Perannya bukan hanya saat starter diputar, tetapi juga saat mesin sudah berjalan, tenaga disimpan, dan transmisi bekerja secara efisien.

Berikut 4 fungsi flywheel pada mobil yang perlu kamu pahami seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Membantu Memutar Mesin Saat Starter Dinyalakan

Ketika kamu memutar kunci kontak atau menekan tombol starter, mesin tidak langsung hidup begitu saja. Ada rangkaian proses awal yang terjadi, mulai dari suplai bahan bakar hingga pembakaran pertama di ruang mesin.

Pada momen ini, flywheel menjadi bagian pertama yang menerima putaran. Hal tersebut terjadi karena di bagian tepi flywheel terdapat ring gear yang saling terhubung dengan pinion gear milik starter motor. Saat starter aktif, pinion gear akan memutar ring gear pada flywheel sehingga poros engkol ikut berputar.

Putaran awal inilah yang memicu proses pembakaran di dalam mesin. Setelah pembakaran berlangsung dengan baik, mesin mulai menghasilkan tenaga sendiri dan mobil pun bisa dioperasikan secara normal.

2. Menyimpan Tenaga Mekanik agar Mesin Tetap Seimbang

Fungsi penting flywheel berikutnya adalah menyimpan energi mekanik atau yang dikenal sebagai momen inersia. Energi ini dihasilkan saat mesin melakukan langkah usaha, yaitu ketika pembakaran terjadi dan piston menghasilkan tenaga.

Flywheel berperan sebagai penyeimbang karena tenaga yang dihasilkan piston tidak selalu konstan. Dengan menyimpan sebagian energi mekanik tersebut, flywheel membantu menjaga agar putaran mesin tidak naik-turun secara ekstrem.

Energi yang tersimpan ini juga membantu poros engkol berputar secara stabil. Tanpa flywheel, mesin akan terasa kasar, mudah bergetar, dan tidak nyaman saat digunakan, terutama pada putaran rendah.

3. Menjadi Dudukan Komponen Kopling Mobil

Flywheel juga berfungsi sebagai tempat melekatnya komponen kopling. Pada mobil manual, flywheel menjadi bidang tumpu pelat kopling agar tenaga dari mesin dapat diteruskan ke transmisi.

Sementara pada mobil matic, kopling hadir dalam bentuk torque converter. Meski bentuk dan cara kerjanya berbeda, komponen ini tetap terhubung dengan flywheel agar dapat menyalurkan tenaga putar dari mesin ke sistem transmisi otomatis.

Torque converter bekerja dengan memanfaatkan fluida untuk mengubah energi putar menjadi energi tekan, lalu kembali menjadi energi putar. Flywheel memastikan komponen ini terikat kuat dan bekerja optimal saat mesin beroperasi.

4. Menjaga Putaran Mesin Tetap Stabil

Saat mesin hidup, proses pembakaran di setiap silinder tidak selalu berlangsung sempurna dan seimbang. Kondisi ini bisa membuat putaran mesin menjadi tidak stabil, terkadang terlalu cepat atau justru melambat.

Di sinilah flywheel berperan sebagai penyeimbang putaran. Dengan massa dan kemampuan menyimpan energi, flywheel mampu meredam fluktuasi tenaga dari piston sehingga putaran poros engkol tetap halus.

Semakin baik kondisi flywheel, semakin stabil pula kinerja mesin secara keseluruhan. Itulah sebabnya flywheel menjadi komponen penting yang harus dijaga agar mesin mobil tetap nyaman, awet, dan optimal saat digunakan.

 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah

Tag:  #jarang #disadari #fungsi #flywheel #mobil #yang #bikin #mesin #halus #stabil

KOMENTAR