8 Tips Membeli iPhone Bekas agar Terhindar dari Blokir IMEI dan iCloud
-
Hindari harga murah yang tidak masuk akal demi menghindari barang curian.
-
Cek fitur True Tone dan riwayat servis untuk memastikan keaslian komponen.
-
Pastikan iCloud kosong dan sinyal aktif untuk menghindari blokir IMEI permanen.
Beli iPhone bekas memang jadi solusi jitu buat Anda yang ingin tampil gaya dengan budget miring.
Apalagi, iPhone dikenal punya umur panjang dan dukungan update software yang paling lama di industri HP.
Tapi hati-hati, banyak iPhone bekas yang dijual merupakan hasil rekondisi atau barang curian.
Karena itu dilansir dari lama resmi Apple, berikut ini tips lengkap membeli iPhone bekas agar tak tertipu.
1. Jangan Tergiur Harga Murah
Hukum pertama beli barang elektronik bekas adalah jangan mudah tergiur harga murah yang tak masuk akal.
Sebab, iPhone bekas yang dijual sangat murah di bawah pasaran bisa jadi hasil curian, rusak mesin, atau kena blokir IMEI.
Perbesariphone 13 (Daniel Romero di Unsplash)Karena itu, selalu cek harga bekas iPhone di pasaran sebelum membelinya.
2. Cek Fisik dan Layar
Jangan cuma lihat bodinya yang mulus, Anda juga perlu cek langsung setiap sudut bodi iPhone bekas yang ingin dibeli. Pastikan tidak ada dead pixel atau garis.
Cek pula fitur True Tone di pengaturan. Jika True Tone tidak ada, besar kemungkinan layarnya sudah pernah diganti dengan yang abal-abal.
Tekan tombol volume, power, dan silent switch untuk memastikan semuanya masih empuk dan berfungsi.
Pastikan pula konektor bersih dan bisa mengisi daya dengan lancar.
3. Cek Masalah Tersembunyi di Pengaturan
Masuklah ke menu Pengaturan, Umum dan pilih menu Mengenai untuk melihat "Riwayat Komponen dan Servis", khususnya bila Anda hendak membeli iPhone bekas iOS 15.2 ke atas.
Bila ditemukan keterangan komponen Apple asli, artinya komponen pernah diganti tapi di tempat resmi.
Bila ditemukan keterangan komponen tidak dikenal, artinya komponen sudah pernah diganti di tempat servis tidak resmi atau menggunakan suku cadang palsu.
4. Wajib Cek Kondisi Baterai
Baterai adalah nyawa iPhone, keran itu Anda perlu memeriksa kondisinya dengan cara masuk ke Pengaturan, pilih Baterai, dan pilih menu Kesehatan Baterai.
Carilah iPhone bekas yang persentasenya baterainya masih di atas 80 persen atau 85 persen.
Jika muncul tulisan "Service", artinya baterai sudah bocor dan harus segera diganti.
5. Pastikan iCloud Sudah Kosong
Hal terpenting, jangan pernah beli iPhone yang iCloud-nya masih tersangkut Apple ID orang lain.
Pastikan fitur Find My iPhone sudah mati (OFF).
Jika layar menampilkan tulisan "iPhone Locked to Owner", langsung batalkan pembelian.
Tanpa password pemilik lama, iPhone itu tidak bisa digunakan.
6. Tes Semua Fungsi Fitur
Jangan buru-buru bayar, luangkan waktu 10-15 menit untuk tes beberapa hal ini.
- Kamera: Cek fokus, zoom, dan coba rekam video.
- Audio: Buka aplikasi Voice Memo, rekam suaramu dan dengarkan untuk memastikan mikrofon dan speaker tidak pecah.
- Sensor: Tes Face ID atau Touch ID karena biaya servisnya mahal jika rusak.
- Jaringan: Pasang kartu SIM dan pastikan sinyal keluar serta tidak tertulis "Tiada Layanan" (akibat blokir IMEI).
7. Cek Indikator Kemasukan Air (LCI)
Anda juga bisa mengecek slot kartu SIM untuk melihat indikator LCI. Bila berwarna putih atau perak berarti iPhone bekas tersebut masih aman.
Bila indikator berwarna merah, berarti ponsel pernah tercebur atau kemasukan air.
8. Utamakan COD
Jika membeli dari perorangan, sangat disarankan untuk transaksi secara langsung atau COD.
Dengan bertemu langsung, Anda bisa memegang fisik barang dan mengetes semua poin di atas.
Jika membeli online, pastikan tokonya tepercaya dan memiliki kebijakan pengembalian barang (refund) jika unit yang datang tidak sesuai deskripsi.
Tag: #tips #membeli #iphone #bekas #agar #terhindar #dari #blokir #imei #icloud