Pasang Aki yang Benar, Banyak Diremehkan Akhirnya Mobil Terbakar
- Tanpa adanya dukungan aki yang baik, mobil tidak akan dapat dinyalakan dan berbagai sistem elektronik seperti lampu, audio, AC, hingga sistem keselamatan pun tidak dapat berfungsi secara optimal. Maka kondisi aki yang prima menjadi penentu utama dalam menjaga kenyamanan dan performa berkendara.
Meskipun peran aki begitu penting, masih banyak pemilik kendaraan yang belum memahami prosedur yang tepat dalam melepas dan memasang aki mobil. Kesalahan dalam proses ini tidak hanya dapat merusak aki itu sendiri, tetapi juga berisiko menyebabkan korsleting listrik dan bahkan membahayakan keselamatan pengguna.
Berikut cara melepas aki mobil yang benar dan cara pasang aki mobil dengan aman
Sebelum Anda memasang aki mobil, pastikan terlebih dahulu bahwa aki yang akan digunakan berada dalam kondisi prima, tidak mengalami kebocoran, dan sesuai dengan spesifikasi kendaraan.
Selain itu, terminal aki harus bersih dari korosi agar sambungan listrik dapat berfungsi secara optimal.
1. Pasang Aki dengan Posisi yang Benar
Letakkan aki pada tray atau tempat aki yang telah disediakan di ruang mesin. Pastikan posisi aki sesuai dengan polaritas kabel dan tidak terbalik. Aki juga harus terpasang secara kokoh agar tidak bergeser atau bergetar saat kendaraan dijalankan. Aki yang tidak terpasang dengan stabil bisa merusak dudukan atau bahkan memicu kebocoran cairan elektrolit.
2. Pasang Kabel Positif (Plus) Terlebih Dahulu
Kabel positif, biasanya ditandai dengan warna merah ke terminal positif (+) pada aki. Pastikan sambungan kencang dan tidak longgar. Menyambungkan kabel positif terlebih dahulu merupakan langkah penting untuk mencegah hubungan arus pendek selama proses pemasangan berlangsung.
3. Pasang Kabel Negatif (Minus)
Setelah kabel positif terpasang dengan aman, sambungkan kabel negatif (berwarna hitam) ke terminal negatif (-). Pastikan sambungan ini juga terpasang erat agar arus listrik mengalir dengan stabil ke seluruh sistem kendaraan. Pemasangan yang tidak rapat dapat mengganggu sistem pengisian daya dan menyebabkan aki cepat lemah.
4. Periksa Kembali Semua Koneksi
Langkah terakhir dalam proses pemasangan adalah melakukan pengecekan ulang terhadap seluruh sambungan kabel. Pastikan tidak ada kabel yang longgar, korosi pada terminal, atau kabel yang bersentuhan langsung dengan bagian logam kendaraan. Pemeriksaan akhir ini penting untuk menghindari risiko korsleting dan memastikan seluruh sistem kelistrikan bekerja normal setelah aki dipasang.
Tag: #pasang #yang #benar #banyak #diremehkan #akhirnya #mobil #terbakar