Akhir Kisah Guardiola dan Man City, 20 Trofi, Tak Ada yang Abadi
Pep Guardiola memberi instruksi dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Newcastle United vs Manchester City di St James' Park di Newcastle-upon-Tyne, timur laut Inggris pada 22 November 2025. (Foto oleh Oli SCARFF / AFP) (AFP/OLI SCARFF)
19:18
22 Mei 2026

Akhir Kisah Guardiola dan Man City, 20 Trofi, Tak Ada yang Abadi

Pep Guardiola dipastikan berpisah dengan Man City akhir musim ini setelah berjalan bersama selama 10 tahun dan merasakan manis 20 trofi. 

Situs resmi Manchester City mengonfirmasi kepergian Pep Guardiola dari kursi pelatih pada Jumat (22/5/2026), menjelang laga penutup Liga Inggris 2025-2026.

Artinya, laga pekan ke-38 Liga Inggris 2025-2026 Man City vs Aston Villa, Minggu (24/5/2026) akan jadi kesempatan Pep Guardiola mengucapkan selamat tinggal kepada publik Stadion Etihad.

"Jangan tanya alasan kepergian saya," ucap Pep Guardiola di situs resmi Manchester City, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Pep Guardiola Resmi Berpisah dari Manchester City

"Tidak ada alasan, tetapi jauh di lubuk hati saya, saya tahu ini sudah saatnya," ucap pelatih asal Santpedor, Spanyol, tersebut.

Pep Guardiola datang ke Man City pada 2016. Setelah itu, sisanya adalah legenda.

Sebanyak 20 trofi diraih Pep Guardiola bersama Man City, termasuk gelar terbaru di ajang Piala FA 2025-2026.

Salah satu momen paling gemilang Guardiola selama membesut Man City muncul pada 2022-2023, kala dirinya berhasil mengantar tim meraih treble.

Man City jadi tim kedua Inggris yang mampu memenangi Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions dalam satu musim sekaligus setelah Man United pada 1999.

"Tidak ada yang abadi, jika ada, saya pasti sudah di sini. Yang abadi adalah perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta yang saya miliki untuk Manchester City," ujar Pep Guardiola.

“Ini adalah kota yang dibangun dari kerja keras. Dari jerih payah. Anda bisa melihatnya dari warna batu batanya. Dari orang-orang yang datang lebih awal dan pulang lebih larut." 

“Kami bekerja. Kami menderita. Kami berjuang. Dan kami melakukan semuanya dengan cara kami sendiri. Cara kami,” tutur eks pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen tersebut.

Enzo Maresca digadang-gadang jadi kandidat terkuat pengganti Guardiola di Man City.

Maresca sangat memahami lingkungan Man City. Sebab, ia pernah jadi asisten Guardiola pada 2022 dan menukangi tim U21 Man City musim 2020-2021.

Setelah itu, Maresca membawa Leicester promosi ke Premier League pada 2023-2024, lalu mengantar Chelsea juara Conference League 2024-2025 dan Piala Dunia Klub 2025.

Tag:  #akhir #kisah #guardiola #city #trofi #yang #abadi

KOMENTAR