Analisis Wayne Rooney soal VAR Gol West Ham vs Arsenal: Jelas Ini...
Intervensi teknologi VAR menjadi penyelamat krusial bagi ambisi Arsenal merengkuh gelar juara saat menghadapi perlawanan sengit West Ham.
Keputusan wasit menganulir gol penyama kedudukan di menit akhir memastikan tim asuhan Mikel Arteta menjauh dari kejaran Manchester City.
Dikutip dari BBC, bagi West Ham, kegagalan meraih poin ini semakin menenggelamkan mereka di peringkat ke-18 klasemen sementara Premier League.
Arsenal bisa pastikan gelar juara Liga Inggris pada 19 Mei mendatang dengan dua syarat yang harus terpenuhi. (Instagram/@arsenal)Wayne Rooney secara terbuka memberikan apresiasi terhadap kinerja wasit video yang dinilai sangat jeli melihat pelanggaran.
Legenda Manchester United tersebut menegaskan bahwa perlindungan terhadap kiper di area kotak penalti adalah aturan yang mutlak.
Gol telat Callum Wilson sempat menghidupkan harapan tim tamu sebelum akhirnya dianulir secara dramatis lewat tinjauan layar.
Pemeriksaan ulang menunjukkan adanya kontak fisik ilegal dari Pablo terhadap penjaga gawang Arsenal, David Raya.
Legenda Arsenal, Arsene Wenger buka suara soal mantan klubnya yang sukses melaju ke final Liga Champions setelah menyingkirkan Atletico Madrid. [Istimewa]Berkat kemenangan satu bola tersebut, tim Meriam London kini mengantongi keunggulan lima poin yang sangat berharga.
Di sisi lain, West Ham tertahan di zona merah dan tertinggal satu angka di bawah Tottenham Hotspur.
Rooney menganggap kontroversi ini pasti memicu perdebatan panas di kalangan pendukung klub rival yang berkepentingan.
"Ini adalah pelanggaran yang jelas," tegas Rooney saat berbicara di acara Wayne Rooney Show.
"Anda jelas akan mendapati banyak orang mengatakan gol itu seharusnya sah karena kontroversial, dan mungkin semua pemain, staf, penggemar [Manchester] City akan mengatakan itu seharusnya sah. Lalu Anda akan mendapati semua penggemar, pemain, staf Tottenham mengatakan itu seharusnya tidak sah, dan tentu saja para penggemar Arsenal dan sebagainya," tambahnya.
"Tapi itu jelas pelanggaran. Saya pikir Anda bisa melihat dengan jelas lengan menghalangi wajahnya dan itu memengaruhi dia untuk menjangkau bola. Jadi saya pikir itu adalah keputusan yang tepat," jelas Rooney.
"Ini adalah satu momen di mana saya benar-benar berpikir VAR telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam pertandingan yang begitu penting," pujinya.
Meski setuju dengan keputusan tersebut, Rooney mengakui adanya hak istimewa yang terlalu besar bagi seorang kiper.
"Saya pikir di mana VAR konsisten dan wasit konsisten - dan saya membencinya - adalah jika Anda mendekati kiper, itu dianggap pelanggaran," cetusnya.
"Anda mendekat sedikit saja ke kiper dan wasit memberikan pelanggaran. Sepanjang karier saya sebagai pemain, saya tidak menyukai penjaga gawang karena alasan itu. Saya pikir karena mereka bisa melompat dengan tangan sehingga punya keuntungan besar, dan biasanya mereka keluar dengan lutut dan pul sepatu menempel di punggung Anda dan hal-hal semacam itu," kenangnya.
"Namun, sudah konsisten dengan penjaga gawang bahwa jika Anda mendekati mereka, mereka biasanya mendapatkan tendangan bebas," tutupnya.
Pertandingan ini menjadi bukti bagaimana detail kecil di lapangan dapat mengubah peta persaingan juara musim ini.
Ketegangan di papan bawah juga semakin memuncak seiring menipisnya sisa laga untuk keluar dari zona degradasi.
Arsenal tengah bersaing ketat dengan Manchester City untuk memperebutkan trofi Premier League, di mana setiap poin sangat menentukan.
Pertandingan melawan West Ham menjadi sorotan karena adanya gol kontroversial di masa injury time yang dianulir oleh VAR.
Keputusan ini memicu debat luas mengenai objektivitas teknologi VAR dan perlindungan berlebih terhadap kiper dalam sepak bola modern.